Menagih Janji “Partisipasi Semesta”: Catatan Keras Firdaus Hasbullah untuk Pendidikan PALI

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, SH., MH., menegaskan bahwa pendidikan di PALI adalah tanggung jawab kolektif. Ia mendesak perusahaan migas, tambang, dan perkebunan untuk aktif menekan angka putus sekolah serta mengajak orang tua melawan tren pernikahan dini demi melahirkan pemimpin masa depan dari Bumi Serepat Serasan. (Foto:Dok/FH)

Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, SH., MH., menegaskan bahwa pendidikan di PALI adalah tanggung jawab kolektif. Ia mendesak perusahaan migas, tambang, dan perkebunan untuk aktif menekan angka putus sekolah serta mengajak orang tua melawan tren pernikahan dini demi melahirkan pemimpin masa depan dari Bumi Serepat Serasan. (Foto:Dok/FH)

PALI | tintamerah.co -, Di balik megahnya gedung perkantoran dan deru mesin industri ekstrakstif di Bumi Serepat Serasan, sebuah peringatan keras ditiupkan dari kursi pimpinan DPRD PALI. Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, SH., MH., tidak sekadar memberikan ucapan seremonial pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Ia melempar “bom” pengingat bahwa masa depan PALI sedang dipertaruhkan di ruang-ruang kelas.

Guru: Akar dari Segala Profesi

Dengan nada yang bergetar penuh apresiasi, Firdaus mengawali pernyatannya dengan menempatkan guru di singgasana tertinggi pembangunan. Dari pelosok Talang Ubi hingga ujung Penukal Utara, ia menegaskan bahwa tanpa sentuhan tangan guru, struktur kekuasaan dan profesionalisme di PALI tidak akan pernah ada.

BACA JUGA  Tim Gabungan Pemkab PALI Tertibkan PKL Pasar Inpres Kecamatan Talang Ubi

“Tanpa guru, tidak ada Bupati, tidak ada anggota dewan, tidak ada dokter,” cetus Firdaus lugas dalam pernyataan resmi yang diterima tintamerah.co, Sabtu (2/5/2026).

Baginya, guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang seringkali terlupakan dalam hingar-bingar politik, namun menjadi penentu utama kualitas sumber daya manusia.

Menyentil “Raksasa” di Tanah PALI

Namun, Firdaus tidak berhenti pada pujian. Ia menukik tajam pada realita sosial. Mengusung tema “Partisipasi Semesta”, ia menegaskan bahwa beban pendidikan tidak boleh hanya ditumpukan pada pundak guru.

Ia secara spesifik “menyentil” entitas besar yang mengeruk kekayaan alam di PALI—perusahaan migas, batubara, hingga perkebunan sawit. Menurutnya, sangat memalukan jika di tengah kekayaan alam yang melimpah, angka putus sekolah di PALI masih menjadi momok yang nyata.

BACA JUGA  Direktur RSUD Talang Ubi Sebut Bupati Asgianto Siapkan Karpet Merah Beasiswa Dokter Spesialis

“Malu kita kalau angka putus sekolah di PALI masih tinggi. Pendidikan itu tugas semesta. Orang tua hingga korporasi wajib turun tangan, bukan cuma jadi penonton,” tegasnya.

Perang Melawan Pernikahan Dini

Lebih jauh, Firdaus menyoroti isu krusial yang sering merenggut masa depan anak-anak di daerah: Pernikahan Dini. Ia meminta orang tua untuk tidak hanya “menitipkan” anak di sekolah, tapi aktif mengawasi pergaulan dan memastikan pendidikan tuntas.

Dengan mengutip falsafah Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani, Firdaus mengajak seluruh elemen masyarakat PALI untuk kembali ke khittah pendidikan yang diajarkan Ki Hajar Dewantara. Menjadi teladan, pemberi semangat, dan pendorong.

BACA JUGA  Polsek Tanah Abang Ikuti Safari Ramadhan di Masjid Al-Firdaus

Mimpi Besar dari Bumi Serepat Serasan

Harapan Firdaus tidak tanggung-tanggung. Ia bermimpi PALI bukan hanya sekadar daerah penghasil komoditas, tapi “pabrik” intelek. Ia ingin melihat anak-anak dari desa terkecil di PALI kelak duduk di kursi menteri, menjadi gubernur, atau ilmuwan kelas dunia.

“PALI Cemerlang bukan sekadar slogan. Ini adalah jalan menuju Indonesia Emas,” tutupnya dengan tegas.

 

Penulis: Efran | Editor: Imron Supriyadi

Berita Terkait

Dibalik Terobosan Sumur Minyak Pertamina: Ikhtiar Ekologis Bupati Asgianto Menepis Konflik dan Menjamin Masa Depan Sosial PALI
Proyeksi Dampak Lingkungan dan Dongkrak PAD, Aryansyah: Pengelolaan Sumur Minyak Pertamina Adalah Langkah Visioner Bupati Asgianto Untuk Masa Depan PALI
Gebrakan Pajak Daerah PALI Lampaui Target: Sentuhan Dingin Aryansyah Buktikan Visi Hebat Bupati Asgianto Bukan Isapan Jempol
Jaminan Transparansi dan Ajakan Berdikari: Kadis Sosial PALI Beberkan Strategi Jawab Tantangan Sosial 2026
Dinsos PALI All Out: Perkuat Jaring Pengaman, Siaga Bencana, dan Benteng Perlindungan Kelompok Rentan
Bidik Kemiskinan Ekstrem: Dinsos PALI Siap Tempel Stiker KPM Pasca-Pemutakhiran Data Tunggal dan Pacu Kemandirian Ekonomi
Bidik Kesejahteraan Merata, Dinsos PALI Perkuat Jaminan Sosial dan Akurasi Data di Tahun 2026
Menembus Batas Transparansi: FKS PALI Gandeng PGRI Wujudkan Pendidikan Bebas Alergi Kritik

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:54 WIB

Dibalik Terobosan Sumur Minyak Pertamina: Ikhtiar Ekologis Bupati Asgianto Menepis Konflik dan Menjamin Masa Depan Sosial PALI

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:48 WIB

Proyeksi Dampak Lingkungan dan Dongkrak PAD, Aryansyah: Pengelolaan Sumur Minyak Pertamina Adalah Langkah Visioner Bupati Asgianto Untuk Masa Depan PALI

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:36 WIB

Gebrakan Pajak Daerah PALI Lampaui Target: Sentuhan Dingin Aryansyah Buktikan Visi Hebat Bupati Asgianto Bukan Isapan Jempol

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:21 WIB

Jaminan Transparansi dan Ajakan Berdikari: Kadis Sosial PALI Beberkan Strategi Jawab Tantangan Sosial 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:33 WIB

Bidik Kemiskinan Ekstrem: Dinsos PALI Siap Tempel Stiker KPM Pasca-Pemutakhiran Data Tunggal dan Pacu Kemandirian Ekonomi

Berita Terbaru