Dituding Rangkap Jabatan dan ‘Makan Uang Negara’, Guru P3K SMKN 2 Penukal Elika Suseni Sampaikan Hak Jawab

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung SMK Negeri 2 Penukal di Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, tempat Elika Suseni mengajar. Elika memberikan klarifikasi resmi membantah tudingan miring terkait rangkap jabatan dirinya sebagai Guru P3K sekaligus anggota BPD. (Foto: Dok/Alber Irawan)

Gedung SMK Negeri 2 Penukal di Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, tempat Elika Suseni mengajar. Elika memberikan klarifikasi resmi membantah tudingan miring terkait rangkap jabatan dirinya sebagai Guru P3K sekaligus anggota BPD. (Foto: Dok/Alber Irawan)

PALI | tintamerah.co -, Terkait pemberitaan yang beredar mengenai tudingan rangkap jabatan dan polemik hukum terhadap seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di SMK Negeri 2 Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Suamtera Selatan, yang bersangkutan akhirnya angkat bicara.

Elika Suseni menyampaikan hak jawab dan sanggahan resmi kepada tintamerah.co, Sabtu (16/5/2026) guna mengklarifikasi pemberitaan sebelumnya yang menyebut dirinya kebal hukum, menantang aturan, serta merangkap jabatan sebagai P3K sekaligus anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Dalam surat sanggahan tertulisnya, Elika menegaskan sejumlah poin penting untuk meluruskan informasi yang dinilainya tidak berdasar aturan hukum yang berlaku:

Bantahan Terhadap Tudingan Menantang Aturan

Elika membantah keras kutipan di dalam berita yang menyatakan bahwa dirinya bersikap arogan dan mengeluarkan kalimat tantangan berupa, “Siapapun yang bisa membuat saya berhenti, silahkan mencoba”. “Terhadap tulisan tersebut saya menyatakan menolak, karena saya tidak pernah mengucapkan kalimat seperti tersebut di atas,” tegas Elika dalam keterangan tertulisnya. Ia juga memastikan selalu melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai P3K dengan baik sesuai Surat Keputusan (SK) yang dimilikinya.

BACA JUGA  Pertamina Pendopo EP Asset 2 Gelar Kegiatan Tanam Bibit Pohon dan Pembuatan Lubang Biopori Diseputaran Komperta

UU ASN Tidak Melarang P3K Rangkap Jabatan BPD

Mengenai tuduhan bahwa posisinya melanggar Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Elika memberikan penjelasan hukum. Menurutnya, undang-undang tersebut sama sekali tidak mengatur larangan bagi P3K untuk merangkap sebagai anggota BPD. “Yang dilarang di dalam aturan adalah jika anggota BPD merangkap jabatan dengan perangkat desa, bukan dengan P3K,” sanggahnya. Hal ini diperkuat dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 49 Tahun 2018 tentang Manajemen P3K yang juga tidak memuat aturan larangan rangkap jabatan serupa.

Penjelasan Mengenai UU Desa dan Permendagri

Meluruskan klaim yang menyebutkan ASN aktif tidak boleh menjadi anggota BPD berdasarkan UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa, Elika membeberkan isi Pasal 64 huruf d, e, dan f. Berdasarkan pasal tersebut, larangan merangkap jabatan bagi anggota BPD hanya berlaku untuk posisi Kepala Desa, Perangkat Desa, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota, serta jabatan lain yang ditentukan peraturan perundang-undangan. “Dari uraian pasal tersebut, dapat disimpulkan bahwa tidak ada larangan bagi P3K rangkap jadi BPD,” urainya.

BACA JUGA  Polsek Talang Ubi Melaksanakan Kegiatan KRYD Razia Terpadu

Hal senada juga disampaikannya terkait Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 110 Tahun 2016 tentang BPD. Merujuk pada Pasal 26 huruf d, e, dan f di peraturan tersebut, ketentuan larangan yang ada juga tidak memuat klausul larangan bagi BPD diisi oleh unsur ASN (PNS maupun P3K).

Kesimpulan

Menutup hak jawabnya, Elika Suseni menegaskan bahwa statusnya yang menjalankan tugas sebagai Guru P3K sekaligus anggota BPD sepenuhnya sah dan tidak melanggar regulasi mana pun yang berlaku di Republik Indonesia.

“Berdasarkan aturan yang berlaku, baik UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa maupun Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 tentang BPD, tidak ada larangan bagi ASN/P3K untuk merangkap jabatan sebagai anggota BPD,” pungkasnya.

BACA JUGA  Polsek Penukal Abab Laksanakan KRYD Dalam Pencegahan Ganguan Kamtibmas

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru