Layangkan Sanggahan, 4 Calkades Lebung Harapkan Tindak Lanjut dari Pihak yang Berkompeten

Senin, 22 November 2021 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin | Tintamerah.co.id – Lagi dan lagi, kali ini Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Banyuasin Tahun 2021 kembali memunculkan permasalahan. Kali ini, 4 calon Kepala Desa Lebung Kecamatan Rantau Bayur menyanggah hasil Keputusan Pilkades di desanya pada Rabu (17/11/2021) minggu lalu.

Ke empat calon Kades tersebut yaitu calon Nomor urut 1 Rama Rasima, nomor urut 2 Jon Heru, nomor urut 3 Dadang Sri Wahyu dan calon nomor urut 4 H Dencik. Mereka telah melayang surat sanggahan tersebut kepada Panitia, BPD Desa Lebung, Camat Rantau Bayur, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Polres Banyuasin dan beberapa pihak terkait.

Mewakili 4 calon kades, H Dencik mengatakan, Pilkades Desa Lebung tidak berjalan dengan sebagaimana mestinya seperti yang tercantum pada tata tertib panitia dan Perbup Banyuasin nomor 15 tahun 2017. Ketua BPD sejak awal pencalonan ikut andil dalam proses berjalannya Pilkades dan tidak ada transparansi panitia dalam proses Pilkades.

BACA JUGA  Puluhan Siswa/Siswi RA Mutiara Bunda Melaksanakan Wisuda

“Tolong di cek ulang keabsahan administrasi dan ijazah salah satu calon Kades. Apalagi Ketua Panitia sembunyi disaat masa sanggah Pilkades dan alat komunikasi dimatikan sehingga menimbulkan kerugian bagi kami,” jelasnya.

Untuk masalah alat e-voting, Kata Dencik, beberapa komputer mengalami masalah dan salah satu alat juga telah dibuka sebelum pelaksanaan Pilkades di rumah salah satu perangkat desa dan panitia.

“Beberapa komputer yang mengalami error menyebabkan pemilihan dipending sejenak, namun komputer yang error berisi suara lebih banyak dibandingkan dengan komputer yang tidak eror. Kemudian hasil (Print Out) suara bilik No 6 tidak sesuai dengan tanggal hari pemilihan,” jelasnya.

Dalam proses pemilihan pun, lanjut Dencik, terjadi kekacauan, pemilih yang memilih tidak sebagaimana mestinya dan banyak pemilih yang tidak memilih dikarenakan tidak teraturnya proses Pilkades.

BACA JUGA  Dipimpin Presiden, Kasrem 044/Gapo Turut Serta Tanam Mangrove Nasional Serentak

Ada juga masalah undangan dikumpulkan serentak di panitia dan dipanggil tidak sesuai aturan. Kemudian tidak ada pemberitahuan jumlah undangan yang dibagikan seperti undangan hadir tidak hadir dan undangan yang tidak memilih.

“Kami ingin transparansi dan kejelasan dalam hal ini. Kiranya pihak-pihak yang berkompeten dapat menindaklanjuti hal ini sesuai dengan undang – undang atau aturan yang berlaku,” tegasnya.
(Denny)

Berita Terkait

PALI Kian Tercekik: Bukan Sekadar Langka dan Mahal, Tabung Gas 3 Kg Diduga “Disunat”
“Dinas Perindag PALI ‘Teriak’ ke Pertamina: Laporan ke Call Center 135 Cuma Angin Lalu!”
“Cuci Tangan” di Atas Penderitaan Rakyat PALI: Kala Pertamina Patra Niaga Bicara Normatif, Emak-Emak Menjerit di Bawah Harga Mencekik
Kuota 5.129 Tabung Gas Melon Per Hari di PALI Langka dan Mahal, H. Husni Thamrin Meradang: Rakyat Menjerit, Kalian Tidur?!
Skandal Pengurasan Gas Melon Terbongkar: Pangkalan di Pendopo Diduga “Jual” Hak Rakyat PALI ke Luar Daerah, Pimpinan DPRD Meradang!
Setelah Jaranan Kini Majelis Taklim, PSI PALI Kian Membumi Bersama Heri Amalindo di Momentum 1 Muharram
Hentakkan Bumi Serepat Serasan, Jaranan Restu Budoyo Bersatu Dukung Penuh PSI PALI di Momentum 1 Muharram!
Segel Gas LPG 3Kg Rusak Beredar di PALI, Disperindag: Konsumen Berhak Menolak!

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:40 WIB

PALI Kian Tercekik: Bukan Sekadar Langka dan Mahal, Tabung Gas 3 Kg Diduga “Disunat”

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:50 WIB

“Dinas Perindag PALI ‘Teriak’ ke Pertamina: Laporan ke Call Center 135 Cuma Angin Lalu!”

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:39 WIB

“Cuci Tangan” di Atas Penderitaan Rakyat PALI: Kala Pertamina Patra Niaga Bicara Normatif, Emak-Emak Menjerit di Bawah Harga Mencekik

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

Kuota 5.129 Tabung Gas Melon Per Hari di PALI Langka dan Mahal, H. Husni Thamrin Meradang: Rakyat Menjerit, Kalian Tidur?!

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:36 WIB

Skandal Pengurasan Gas Melon Terbongkar: Pangkalan di Pendopo Diduga “Jual” Hak Rakyat PALI ke Luar Daerah, Pimpinan DPRD Meradang!

Berita Terbaru