Anggota DPRD PALI Darmadi Suhaimi Sebut Pabrik Sawit PT Aburahmi Tanpa Izin Adalah “Korban”

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP di Ruang Rapat Paripurna DPRD PALI, Senin (10/8/2026), di mana Anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Darmadi Suhaimi, menyampaikan pandangan kontroversialnya terkait polemik perizinan PT Aburahmi. Tampak pimpinan sidang dan anggota dewan lain menyimak pernyataan yang menyebut perusahaan tersebut sebagai

Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP di Ruang Rapat Paripurna DPRD PALI, Senin (10/8/2026), di mana Anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Darmadi Suhaimi, menyampaikan pandangan kontroversialnya terkait polemik perizinan PT Aburahmi. Tampak pimpinan sidang dan anggota dewan lain menyimak pernyataan yang menyebut perusahaan tersebut sebagai "korban" di tengah gelombang desakan penyegelan dari berbagai pihak dan eksekutif. (Foto: Dok/Istimewah)

PALI | tintamerah.co -, Ruang Rapat Paripurna DPRD PALI, Senin (10/8/2026), menjadi saksi bisu betapa tajamnya perbedaan pandangan terkait operasional PT Aburahmi. Di tengah gelombang desakan publik dan temuan nyata pelanggaran regulasi, Anggota DPRD PALI dari Fraksi Golkar, Darmadi Suhaimi, justru mengeluarkan pernyataan kontroversial yang menyebut perusahaan sawit tersebut sebagai “korban”.

Gelombang Protes dan Desakan Penegakan Hukum

Polemik PT Aburahmi sejatinya telah memicu kemarahan publik. Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, desakan agar perusahaan ini segera ditindak terus mengalir. Firdaus Hasbullah telah lebih dulu angkat bicara, menantang Satpol PP untuk segera bertindak tegas dengan menyegel pabrik yang beroperasi tanpa izin tersebut.

Tak hanya itu, Forum Pemuda Peduli (FPR) PALI secara lugas menuntut agar negara tidak menjadi pecundang di hadapan korporasi nakal. Suara keras juga datang dari Ketua LSM Serampuh yang menilai wibawa pemerintah telah diinjak-injak, seraya mendesak penghentian operasional secara paksa tanpa kompromi. Senada dengan itu, PGK PALI menegaskan bahwa sanksi administratif berupa penutupan sementara tidaklah cukup, melainkan harus dibarengi dengan ketegasan hukum yang memberikan efek jera.

BACA JUGA  Kapolda Sumsel Bersama Bhayangkari Kunker ke Kabupaten PALI

Fakta Lapangan: Borok PT Aburahmi Terbongkar

Kenekatan PT Aburahmi beroperasi tanpa izin lengkap telah dibongkar habis dalam sidak gabungan lintas OPD pada Selasa (4/8/2026). DPMPTSP PALI secara transparan membeberkan bahwa perusahaan belum mengantongi izin operasional. Lebih jauh, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat perusahaan melakukan uji coba mesin secara sepihak tanpa prosedur pelaporan yang benar.

Tindakan “kucing-kucingan” ini membuat geram banyak pihak. Disnaker PALI bahkan sempat meluapkan kemarahannya saat sidak, menilai perusahaan telah mengabaikan standar ketenagakerjaan. Sementara Kadishub PALI, Kartika Sari, mengecam keras tindakan perusahaan yang dianggap menebar bahaya dan secara terang-terangan mengangkangi aturan. Dari sektor fiskal, Bapenda PALI menegaskan bahwa kepatuhan pajak adalah harga mati yang tidak bisa ditawar, terlepas dari apa pun dalih pihak perusahaan.

BACA JUGA  Pj Bupati PALI Hadiri Rapat Paripurna Istimewa HUT PALI ke-8

Intervensi Politik dan Kontroversi “Sang Korban”

Di tengah desakan dari Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, yang memerintahkan agar pabrik disegel jika belum berizin, pernyataan Darmadi Suhaimi justru menjadi anomali. Meskipun mengakui pabrik tersebut berlokasi di desa kelahirannya, Darmadi justru melimpahkan kesalahan kepada instansi pemerintah.

“Ya jangan melempar seperti itu karena ini mulanya dari sana, dari Dinas Lingkungan Hidup semuanya. Semuanya. Aburahmi jadi korban,” tegas Darmadi dalam RDP tersebut.

Darmadi yang mengaku mendapatkan banyak telepon dari berbagai pihak sebelum RDP berlangsung, bersikeras bahwa investasi melalui OSS seharusnya mempermudah izin. Ia bahkan mengklaim bahwa posisi PT Aburahmi saat ini adalah pihak yang terzalimi oleh sistem birokrasi, sebuah pernyataan yang langsung memicu perdebatan panjang di ruang sidang.

BACA JUGA  Musedsus Muara Dua Tetapkan Indeks Desa

Uji Nyali Kewibawaan Pemerintah

Pernyataan Darmadi Suhaimi yang secara terbuka membela perusahaan di tengah bukti pelanggaran nyata, kini menempatkan pemerintah daerah di persimpangan jalan. Publik PALI kini menanti, apakah hukum akan benar-benar ditegakkan tanpa kompromi, atau justru melempem di hadapan intervensi kekuatan politik yang menyebut pelanggar aturan sebagai “korban”.

Kini bola panas berada di tangan Pemkab PALI. Tantangan dari berbagai elemen masyarakat dan LSM agar Bupati Asgianto segera mengambil tindakan tegas menyegel pabrik, menjadi ujian sesungguhnya bagi marwah hukum di Bumi Serepat Serasan.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru