Bapenda PALI Bidik Potensi Pajak Lapangan Golf Pertamina, Targetkan Rp2-3 Miliar PAD Baru per Tahun

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamflet resmi Bapenda PALI saat melakukan koordinasi penetapan objek pajak khusus Lapangan Golf Pertamina Pendopo. Sektor baru ini dikejar guna memenuhi target pemenuhan dan peningkatan pendapatan asli daerah. (Foto: Dok/tangkapan layar instagram Bapenda PALI)

Pamflet resmi Bapenda PALI saat melakukan koordinasi penetapan objek pajak khusus Lapangan Golf Pertamina Pendopo. Sektor baru ini dikejar guna memenuhi target pemenuhan dan peningkatan pendapatan asli daerah. (Foto: Dok/tangkapan layar instagram Bapenda PALI)

PALI | tintamerah.co -, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan terus bergerak agresif membongkar dan memaksimalkan seluruh potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang selama ini mengendap. Salah satu gebrakan strategis teranyar yang tengah digarap serius adalah membidik sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dari objek khusus lapangan Golf milik PT Pertamina EP Pendopo Field.

Selama bertahun-tahun, aset premium berupa lapangan golf tersebut sama sekali belum pernah menyumbang kontribusi bagi PAD PALI. Langkah berani ini ditegaskan langsung oleh Plt. Kepala Bapenda PALI, Dr. Aryansyah, saat ditemui secara eksklusif di ruang kerjanya, Kamis (7/5/2026).

Menurut Aryansyah, momentum emas ini berhasil direalisasikan pada tahun anggaran 2026 setelah jajaran Bapenda PALI melakukan koordinasi intensif dan diplomasi regulasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta manajemen PT Pertamina. Hasilnya positif, payung hukum dan persetujuan pengenaan pajak akhirnya resmi dikantongi.

BACA JUGA  Kapolres PALI Hadiri Giat Pelantikan PPS Se-Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir

“Semenjak tahun 2026 ini, kita berkoordinasi ketat dengan Kementerian ESDM dan Pertamina. Karena lapangan golf itu secara regulasi merupakan fasilitas support (pendukung), bukan fasilitas inti dari kegiatan operasional hulu migas, maka objek tersebut sah secara hukum untuk dikenakan pajak. Alhamdulillah, Kementerian ESDM dan pihak Pertamina sudah memberikan persetujuan resmi,” ujar Dr. Aryansyah dengan nada tegas dan optimis.

Bergerak cepat pasca-persetujuan tersebut, Bapenda PALI langsung menerjunkan tim teknis ke lapangan untuk melakukan pengukuran luasan resmi. Proses pengukuran ini dilakukan secara transparan dengan didampingi langsung oleh pihak manajemen PT Pertamina EP Pendopo Field. Saat ini, proses administrasi telah memasuki tahapan krusial, yaitu penentuan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) untuk menghitung besaran PBB-P2 yang wajib disetorkan.

Aryansyah memproyeksikan, jika seluruh proses evaluasi dan perhitungan variabel parameter selesai tepat waktu, kas daerah Kabupaten PALI akan menerima suntikan dana segar bernilai miliaran rupiah pada pertengahan tahun ini.

BACA JUGA  Kapolsek Penukal Utara Melalui Bhabinkamtibmas Menghadiri Musrenbangdes tahun 2024

“Saat ini tim sedang melakukan evaluasi dan perhitungan. Mudah-mudahan di bulan Mei atau Juni ini, hasilnya sudah bisa kita dapatkan agar langsung dimasukkan sebagai pendapatan daerah. Asumsi kasar awal kita, setoran PBB-P2 dari lapangan Pertamina Pendopo ini bisa menyumbang sekitar Rp2 hingga Rp3 miliar per tahunnya. Dana ini dibayarkan langsung oleh Pertamina ke kas daerah kita, karena itu adalah aset mereka,” tambahnya.

Tidak hanya berhenti di lapangan golf, Bapenda PALI di bawah komando Aryansyah dipastikan bakal terus ‘berburu’ potensi pajak di sektor-sektor lain yang selama ini belum tergarap optimal atau terhambat tunggakan. Salah satu yang menjadi bidikan utama berikutnya adalah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), khususnya dari korporasi atau perusahaan yang melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan pabrik baru di wilayah bumi Serepat Serasan.

Strategi ofensif dan inklusif dalam mengejar potensi pajak ini terbukti membuahkan hasil yang sangat signifikan. Berdasarkan data perbandingan kuartal, terjadi lonjakan pertumbuhan penerimaan pajak daerah yang sangat tajam secara Year-on-Year (YoY) sebesar 29 persen.

BACA JUGA  213 Anggota PPS Resmi Dilantik Berasal Dari 71 Desa dan Kelurahan

“Kerja keras seluruh tim mulai menunjukkan angka yang berbicara. Terjadi peningkatan penerimaan yang sangat signifikan hampir 29 persen jika membandingkan posisi April 2025 terhadap April 2026. Di mana pada April 2025 realisasi kita berada di angka Rp16 miliar, dan per April 2026 ini melesat tajam menembus angka Rp25 miliar. Kami tidak akan mengendurkan komitmen ini demi pemenuhan target pembangunan daerah,” pungkas Dr. Aryansyah mengakhiri wawancara.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Wabup PALI Iwan Tuaji: Pancasila Jangan Cuma Jadi Hiasan Dinding Kantor dan Buku Sejarah!
Membumikan Pancasila di Bumi Serepat Serasan: Kaban Kesbangpol PALI Ajak ASN dan Pemuda Jadi Agen Perdamaian
Raih Gelar Magister Hukum di Tengah Kesibukan Wakil Rakyat, Muhammad Budi Hoiru Tegaskan Komitmen Kawal Regulasi PALI
Hari Lahir Pancasila, Firdaus Hasbullah Bakar Semangat Generasi Muda: Rawat Nilai Kebangsaan, Jangan Hanya Jadi Slogan!
Jeritan Warga Ring 1 Diabaikan! APMAB Kutuk Sikap Eksklusif Pertamina Field Adera, Desak DPRD PALI Jangan Mandul!
Respons Cepat Bencana, Pemkab PALI Kirim Bantuan Pangan untuk Korban Kebakaran Mesin Cuci
Lilin di Atas Mesin Cuci Hanguskan Rumah Warga, Camat dan Lurah Talang Ubi Timur Tinjau Langsung Lokasi Bencana
Kutukan atau Berkah? Wabup PALI Iwan Tuaji Menggelegar di Pengabuan Timur: “Jangan Pernah Lawan Orang Tua, Itu Sumber Utama Ridho Allah!”

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:11 WIB

Wabup PALI Iwan Tuaji: Pancasila Jangan Cuma Jadi Hiasan Dinding Kantor dan Buku Sejarah!

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:54 WIB

Membumikan Pancasila di Bumi Serepat Serasan: Kaban Kesbangpol PALI Ajak ASN dan Pemuda Jadi Agen Perdamaian

Senin, 1 Juni 2026 - 08:35 WIB

Raih Gelar Magister Hukum di Tengah Kesibukan Wakil Rakyat, Muhammad Budi Hoiru Tegaskan Komitmen Kawal Regulasi PALI

Senin, 1 Juni 2026 - 08:14 WIB

Hari Lahir Pancasila, Firdaus Hasbullah Bakar Semangat Generasi Muda: Rawat Nilai Kebangsaan, Jangan Hanya Jadi Slogan!

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:42 WIB

Jeritan Warga Ring 1 Diabaikan! APMAB Kutuk Sikap Eksklusif Pertamina Field Adera, Desak DPRD PALI Jangan Mandul!

Berita Terbaru