PALI | tintamerah.co -, Gebrakan pembangunan di sektor kesehatan yang diwujudkan oleh Bupati PALI, Asgianto, kian menunjukkan hasil yang konkret dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Setelah sebelumnya sukses memperkuat lini pelayanan dengan mendatangkan belasan dokter spesialis dan memindahkan operasional ke gedung baru yang megah serta representatif, kini RSUD Talang Ubi kembali menorehkan lompatan besar lewat standarisasi dan kelengkapan fasilitas ruang rawat inap pasien.
Berdasarkan data resmi terbaru mengenai peta kekuatan fasilitas rawat inap, RSUD Talang Ubi kini telah memiliki total 73 Tempat Tidur (TT) yang tersebar secara proporsional di berbagai klaster spesialisasi medis. Langkah progresif ini menjadi bukti sahih bahwa visi Bupati Asgianto untuk menjadikan RSUD Talang Ubi sebagai “mercusuar kesehatan” di Sumatra Selatan bukan sekadar isapan jempol, melainkan sebuah komitmen yang dieksekusi dengan presisi.
Fasilitas Kamar yang Semakin Lengkap dan Modern
Modernisasi fasilitas ini terlihat dari penyediaan ruang perawatan yang sangat spesifik dan komprehensif. Berdasarkan rincian terbaru, kapasitas 73 tempat tidur tersebut mencakup:
- Ruang Penyakit Dalam (PDL Neuro 1 sampai 7): Dialokasikan sebanyak 17 tempat tidur kelas III untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan perawatan penyakit dalam dan saraf.
- Ruang Perawatan Anak (1 sampai 4): Dilengkapi dengan 13 tempat tidur yang memadukan fasilitas Kelas II dan Kelas III demi kenyamanan pasien anak.
- Klaster Bedah dan Kebidanan (Obgyn): Masing-masing diperkuat dengan 8 tempat tidur untuk ruang bedah dan 9 tempat tidur untuk ruang kebidanan.
- Instalasi Rawat Intensif yang Mumpuni: Guna menangani kondisi kritis, rumah sakit kebanggaan masyarakat PALI ini telah dilengkapi dengan 4 tempat tidur ICU (Perawatan Intensif Dewasa), 2 tempat tidur NICU (Perawatan Intensif Neonatal), serta 2 tempat tidur PICU (Perawatan Intensif Anak).
- Kamar Spesifik & Isolasi: Tersedia ruang VIP, Kelas I, Perinatologi (Bayi Baru Lahir Berisiko Tinggi Sedang), hingga ruang Isolasi Airborne dan Isolasi Kontak yang sangat representatif.
Kelengkapan fasilitas ini secara otomatis menjawab tantangan pemenuhan sarana prasarana dalam rangka akselerasi RSUD Talang Ubi menuju Rumah Sakit Tipe B, sebagaimana yang sempat dilaporkan secara berseri oleh media ini sebelumnya.
Himbauan Direktur RSUD Talang Ubi: “Rumah Sakit Kebanggaan Kita Bersama”
Direktur RSUD Talang Ubi, dr. Ronald Aprinaldi, saat dikonfirmasi tintamerah.co di ruang kerjanya, Jumat (24/4/2026) mengenai perkembangan signifikan ini memberikan apresiasi yang tinggi atas kepemimpinan Bupati Asgianto yang menaruh perhatian luar biasa pada sektor kesehatan. Dr. Ronald juga menyampaikan pesan mendalam dan penuh kehangatan kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
“Kepada masyarakat PALI yang kami cintai, kini berobat tidak perlu jauh-jauh lagi keluar daerah. RSUD Talang Ubi sudah dilengkapi dengan dokter spesialis dan pelayanan yang semakin lengkap,” ujar dr. Ronald penuh optimisme.
Ia juga menegaskan bahwa dengan kedekatan geografis dan kemudahan akses yang ditawarkan saat ini, masyarakat tidak perlu ragu terhadap mutu pelayanan yang diberikan.
“Lebih dekat, lebih mudah, dan tetap berkualitas. Mari berobat di RSUD Talang Ubi — rumah sakit kebanggaan kita bersama,” pungkasnya hangat.
Menuju Mercusuar Kesehatan Sumsel
Catatan keberhasilan ini melengkapi rangkaian laporan tintamerah.co terdahulu. Transformasi RSUD Talang Ubi bermula dari keputusan strategis Bupati Asgianto yang merelokasi rumah sakit ke lokasi baru yang jauh dari kebisingan kota, menjadikannya lingkungan yang sangat ideal dan representatif untuk proses penyembuhan pasien.
Gebrakan tersebut kemudian disusul dengan pemenuhan belasan dokter spesialis, mulai dari dokter spesialis penyakit dalam, anak, bedah, kandungan, hingga spesialisasi penunjang lainnya. Kini, dengan diperkuat oleh rincian ketat 73 tempat tidur yang terstruktur dari kelas reguler hingga instalasi intensif tingkat tinggi (ICU/NICU/PICU), RSUD Talang Ubi benar-benar telah siap naik kelas.
Masyarakat PALI kini boleh menepuk dada dengan bangga. Di bawah nakhoda Bupati Asgianto, jaminan kesehatan yang berkualitas, murah, dan dekat bukan lagi sekadar impian di atas kertas, melainkan realitas yang nyata berdiri tegak di Bumi Serepat Serasan.
Penulis: Alber Irawan | Editor: Efran















