Matangkan Hilirisasi Pengelolaan Sabut Kelapa di Muba

Senin, 24 Oktober 2022 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Sriwijayaterkini.co.id – Tanpa mengulur waktu, setelah melakukan kunjungan kerja PT. Mahligai Indococo Fiber (MIF) di Lampung Selatan. Penjabat (Pj) Bupati Muba H Apriyadi MSi menerima Pengurus Koperasi Unicon Muba Indonesia untuk membahas lebih lanjut, terkait dengan produk hilirisasi dari Kelapa.

“Kabupaten Muba khususnya di Kecamatan Lalan telah memiliki KUD Kelapa yang bernama Unicon Muba Indonesia. Untuk lokasi dan bangunannya sudah siap. Jadi, sekarang mari kita matangkan sehubungan dengan sarana dan prasarananya,”ungkap Apriyadi saat di Ruang Rapat Kantor Perwakilan Muba di Palembang, Rabu (14/9/2022).

Pj Bupati Muba juga mengatakan,
pengelolaan sabut kelapa orientasi ekspor sebagai lokomotif hilirisasi kelapa. Tentunya mampu menghidupkan perekonomian petani kelapa.

BACA JUGA  Permudah Masyarakat Dapatkan Layanan Kesehatan, PTBA Bangun Posyandu dan Balai Masyarakat

“Namun, perlu saya ingatkan manajemen organisasi ini harus bisa berjalan dengan baik, agar bisa menghasilkan output sesuai dengan apa yang diharapkan. Utamakan transparansi, agar kerja dan usaha kita untuk mensejahterakan para petani bisa terwujud,”terangnya.

Sementara, Penanggung Jawab Koperasi Unicon Muba Indonesia Nanang Taat menyampaikan, selama ini sabut kelapa hanya jadi limbah dan belum bisa dimanfaatkan. “Dengan adanya hilirisasi kelapa mengelolah sabut kepala menjadi produk cocofiber yaitu, jok mobil, sofa, keset kaki, spring bed, vas bunga dan matras. Sementara, cocopeat digunakan untuk media tanam. Semoga semua yang direncanakan ini mampu berjalan dengan baik dan lancar,”ujarnya.

Lanjutnya, pendirian koperasi Unicon Muba merupakan pengembangan usaha dari para petani kelapa yang pada awalnya sebatas usaha perdagangan kelapa. “Jadi ini menjadi harapan dari para Petani kelapa agar bisa semakin sejahtera. Karena, bahan baku nya berlimpah di Muba, kepastian jaminan pasar, padat karya, limbah yang belum di manfaatkan serta teknologi sederhana,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Setelah Jaranan Kini Majelis Taklim, PSI PALI Kian Membumi Bersama Heri Amalindo di Momentum 1 Muharram
Hentakkan Bumi Serepat Serasan, Jaranan Restu Budoyo Bersatu Dukung Penuh PSI PALI di Momentum 1 Muharram!
Segel Gas LPG 3Kg Rusak Beredar di PALI, Disperindag: Konsumen Berhak Menolak!
Elpiji 3Kg Langka dan Mahal di PALI, Kadisperindag Ida Martini: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!”
Disperindag PALI “Tumpul” Hadapi Mafia: Rakyat Menjerit, Gas Melon Tetap Mencekik
“Mandul” Dituding Publik, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Akan Ragu Gandeng APH
Refleksi 1 Muharam 1448 H: Firdaus Hasbullah Serukan ‘Hijrah’ sebagai Energi Perubahan PALI
Ketua DPRD PALI Percayakan Efran Nahkodai FKS: “Justru Pengalaman Wartawan Jadi Modal Strategis”

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:04 WIB

Setelah Jaranan Kini Majelis Taklim, PSI PALI Kian Membumi Bersama Heri Amalindo di Momentum 1 Muharram

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:15 WIB

Hentakkan Bumi Serepat Serasan, Jaranan Restu Budoyo Bersatu Dukung Penuh PSI PALI di Momentum 1 Muharram!

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:21 WIB

Segel Gas LPG 3Kg Rusak Beredar di PALI, Disperindag: Konsumen Berhak Menolak!

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:17 WIB

Elpiji 3Kg Langka dan Mahal di PALI, Kadisperindag Ida Martini: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!”

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:56 WIB

Disperindag PALI “Tumpul” Hadapi Mafia: Rakyat Menjerit, Gas Melon Tetap Mencekik

Berita Terbaru