PALI | tintamerah.co -, Di tengah hiruk-pikuk deru mesin pembangunan dan geliat UMKM yang tak pernah tidur di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, sebuah pesan lembut namun tegas merasuk ke sanubari. Menjelang fajar 1 Syawal 1447 Hijriah, Dinas Koperasi dan UKM (DINKOPUKM) Kabupaten PALI tidak sekadar melempar formalitas ucapan selamat, melainkan sebuah ajakan untuk melakukan revolusi spiritual.
Kembali ke Titik Nol: Hati yang Bening
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten PALI, Rohman, S.Pd., M.Pd., tampil dengan sorot mata yang penuh optimisme dan keteduhan. Melalui pesan resminya, ia menekankan bahwa Idul Fitri adalah momentum krusial untuk melakukan “audit” terhadap batin.
“Di hari fitri yang suci, kita kembali pada hati yang bersih, jiwa yang bening,” tulisnya dalam pesan yang sarat akan makna mendalam dalam sebuah pamflet ucapan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H yang tersebar diberbagai platform sosial media.
Bagi Rohman, esensi kemenangan setelah sebulan penuh menempa diri bukan terletak pada kemeriahan perayaan, melainkan pada keberanian untuk menanggalkan ego dan kembali pada fitrah kemanusiaan yang tulus.
Doa sebagai Energi Perubahan
Lebih dari sekadar kata-kata, narasi yang diusung DINKOPUKM PALI kali ini menyentuh aspek vertikal antara manusia dan Sang Pencipta. Harapan yang dipanjatkan bukan hanya untuk keselamatan diri, namun sebagai upaya mengetuk pintu langit demi turunnya rahmat dan ampunan bagi seluruh elemen masyarakat di Bumi Serepat Serasan.
Langkah yang dipenuhi ridho Ilahi menjadi visi utama. Dalam konteks pemberdayaan ekonomi, pesan ini menyiratkan bahwa setiap usaha, setiap keringat para pelaku UMKM, dan setiap kebijakan yang diambil haruslah berlandaskan keberkahan agar mampu menghasilkan dampak yang tidak terhenti pada angka-angka statistik, melainkan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Sinergi dalam Maaf: Taqabbalallahu Minna Wa Minkum
Ketegasan sikap DINKOPUKM PALI terlihat dari cara mereka memposisikan diri sebagai pelayan masyarakat. Kalimat “Mohon maaf lahir dan batin” bukan sekadar pelengkap kalimat. Ia adalah pengakuan atas kerendahan hati bahwa dalam membangun ekonomi kerakyatan, sinergi dan saling memaafkan adalah fondasi yang tak tergantikan.
Pamflet yang didominasi warna hijau emerald dan aksen emas ini bukan sekadar desain visual. Ia melambangkan kemakmuran dan kemuliaan yang ingin dicapai Kabupaten PALI di masa depan—sebuah masa depan di mana ekonomi tumbuh dari hati yang bersih dan kolaborasi yang jujur.
Refleksi Kemenangan
Idul Fitri 1447 Hijriah di bawah naungan DINKOPUKM PALI adalah tentang harapan. Harapan agar setiap langkah kaki kita, baik dalam kehidupan sosial maupun dalam memutar roda ekonomi, selalu berada dalam bimbingan-Nya.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mari melangkah dengan jiwa yang baru, untuk PALI yang lebih diberkahi.
Laporan: Efran | Editor: tintamerah.co















