PALI | Tintamerah.co.id -, Kepolisian Resor (Polres) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan akan membangun saranah ibadah umat muslim yang diberi nama Masjid Assaidiyah. Bangunan berukuran 20 meter persegi itu akan dibangun dengan menelan dana senilai 3,6 Milliar rupiah.
Pimpinan Proyek pembangunan Masjid Jamik Assaidiyah, Almarizan mengatakan pihaknya akan membangun Masjid di Mapolres PALI atas bantuan dari pengusaha asal PALI.
“Untuk warga atas sumbangan dari H. Saidi,” kata Almarijan kepada Tintamerah.co.id di, Jumat (25/11/22).
Selain donasi dari H. Saidi pembangunan Masjid Jamik Assaidiyah, Almarijan menyebut pemerintah kabupaten PALI memberikan dana hibah senilai 500 juta rupiah.
Selain itu, Almarijan berujar, atas kesepakatan bersama Polres PALI memberikan bantuan biaya upah tenaga kerja pembangunan Masjid senilai 350 juta rupiah.
Lebih lanjut Almarijan menuturkan, pihaknya akan menyelesaikan pembangunan lebih kurang enam bulan. Oleh sebab itu, Almarijan mengharapkan dukungan dari semua pihak agar pembangunan Masjid selesai sesuai dengan yang direncanakan.
“Minta bantuan dengan masyarakat sekeliling, minta dukungannya supaya pekerjaan ini selesai sukses, lancar dan aman,” tutup Almarizan.
Diwaktu terpisah, Kapolres PALI, AKBP Efrannedy, SIK., MAP mengatakan sejak berdiri pada tahun 2019 Mapolres PALI dan lingkungan disekitar pemukiman warga belum memiliki sarana ibadah.
“Jadi Alhamdulillah kita ini sudah berdiri 2019 akhir fasilitas ibadah khususnya masjid ini belum ada dilingkungan Polres,” kata Kapolres kepada Tintamerah.co.id, Jumat (30/11/22).
Menurut Kapolres, saat ini pihaknya yang beragama muslim kesulitan untuk beribadah karena letak Masjid cukup jauh dari lingkungan Mapolres PALI.
“Jadi personil kita ini cukup jauh kalau mau beribadah terutama sholat Jumat,” ujar Kapolres.
Lokasi pembangunan Masjid Polres PALI akan dibangun tepat berhadapan dengan gedung Rumah Sakit Umum Daerah Talang Ubi, jadi kata Kapolres, akan banyak warga yang membutuhkan tempat ibadah ini.
Kapolres menyebut semula pihaknya akan membangun Masjid tersebut sesuai kapasitas personil yang ada di Polres PALI. Namun pihaknya terkejut atas bantuan H. Saidi memberikan bantuan bangunan diluar dari yang rencanakannya.
“Sehubungan dengan salah satu pengusaha asli disini namun tinggal di Bandung Pak H. Saidi rupanya beliau terketuk hatinya melihat situasi ini dan memberikan bantuan kepada kita berupa pembangunan Masjid cukup besar cukup megah yang jauh diatas bayangan kita. Awalnya kita hanya untuk personil kita saja tetapi alhamdulillah dengan masjid yang besar ini bisa dimanfaatkan oleh warga diseputaran Polres PALI,” terang Kapolres.
Menurut Kapolres, pihaknya menyiapkan lahan tanah milik negara yang dipakai kepolisisan negara Republik Indonesia khususnya Polres PALI dan bantuan swadaya personil senilai 350 juta rupiah.
“Sedangkan yang lain-lain putra daerah dari PALI sangat mensupport seluruh material, beliau menyanggupi pembangunan ini dari titik nol sampai selesai beliau bertanggung jawab,” ungkap Kapolres.
Kapolres menyatakan besok akan melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Jamik Assaidiyah. Pihaknya akan mengundang Forkopimda kabupaten PALI, Bupati PALI, DPRD PALI, tokoh agama, tokoh masyarakat yang ada diseputar Handayani Mulia.
“Kita laksanakan peletakan batu pertama, kita minta doa membantu kelancaran dan keberkahan pembangunan Masjid ini,” ucap Kapolres.
Kapolres berpesan jika pembangunan Masjid tersebut sudah selesai dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga yang ada di kabupaten PALI khususnya seluruh personil Polres PALI bisa melaksanakan aktivitas ibadah dan kegiatan – kegiatan sosial lainnya. (ej@)















