PALI | tintamerah.co -, Pelaksanaan Pasar Ramadhan di Desa Sukamaju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, tahun ini terasa sangat berbeda. Kehadiran gedung baru Koperasi Desa Merah Putih menjadi magnet baru bagi warga sekaligus memberikan angin segar bagi para pelaku Usaha Kecil Mandiri (UKM) setempat.
Ketua UKM Sukamaju, Unarto, menyatakan bahwa perpindahan lokasi ke gedung baru ini membawa perubahan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, aspek kenyamanan dan keamanan menjadi keunggulan utama yang dirasakan baik oleh pedagang maupun pembeli.
Fasilitas Mumpuni, Bebas Gangguan Cuaca
Jika tahun-tahun sebelumnya pedagang harus berjualan di lokasi terbuka dengan sarana seadanya, kini gedung Koperasi Desa Merah Putih menawarkan fasilitas yang jauh lebih layak. Unarto menekankan bahwa kebersihan dan keamanan gedung membuat para pedagang bisa berjualan dengan lebih tenang.
“Alhamdulillah, dengan adanya gedung baru ini suasana lebih nyaman. Yang jelas para pedagang lebih tenang karena kondisi tempatnya sudah bersih dan aman dari segala gangguan,” ujar Unarto saat ditemui tintamerah.co di lokasi pasar, Rabu (4/3/2026).
Fasilitas fisik gedung seperti atap yang kokoh, lantai yang bersih, serta pencahayaan yang memadai terbukti menjadi solusi atas kendala cuaca yang sering menghantui pasar tradisional.
“Sangat membantu sekali. Yang jelas kami tidak kepanasan lagi, dan saat hujan pun kami tidak kehujanan. Aktivitas jual-beli tetap berjalan lancar tanpa terganggu cuaca,” tambahnya.
Pusat Ekonomi dan Kemudahan Logistik Ramadhan
Bagi para pelaku UKM, gedung ini bukan sekadar tempat bernaung, melainkan etalase untuk memajukan produk lokal. Unarto menilai keberadaan gedung koperasi ini mempermudah warga dalam memenuhi kebutuhan sahur dan buka puasa tanpa harus mencari jauh ke luar desa.
“Ini sangat membantu kami para pelaku UKM. Di gedung Koperasi Desa Merah Putih ini, kita dapat menjual apapun hasil usaha kita selama ini. Kami juga bisa mengajak warga untuk berbelanja di sini, sehingga perputaran ekonomi tetap di desa kita sendiri,” jelasnya optimis.
Harapan untuk Masa Depan Ekonomi Desa
Menutup perbincangan, Unarto berharap fungsi gedung ini tidak hanya terbatas pada momentum Ramadhan saja. Ia memimpikan gedung Koperasi Desa Merah Putih menjadi pilar utama stabilitas ekonomi warga Desa Sukamaju secara berkelanjutan.
“Harapan kami, semoga gedung ini terus membantu ekonomi masyarakat dan mempermudah warga dalam berbelanja kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan lainnya di masa mendatang,” pungkasnya.
Dengan fasilitas yang representatif dan semangat gotong royong para pelaku UKM, Desa Sukamaju kini memiliki standar baru dalam pengelolaan pasar desa yang modern namun tetap merakyat.
Editor: Efran















