PALI | tintamerah.co -, Transformasi kesehatan di Bumi Serepat Serasan bukan sekadar isapan jempol. Pasca tuntasnya pembangunan Gedung A, RSUD Talang Ubi kini tancap gas mempersiapkan diri naik kelas menjadi rumah sakit Tipe B. Fokus utamanya tidak main-main: menghadirkan layanan Hemodialisa (HD) atau cuci darah untuk mengakhiri penderitaan warga PALI yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah.
Hal ini ditegaskan oleh Direktur RSUD Talang Ubi, dr. Ronald Aprinaldi, dalam wawancara eksklusif di ruang kerjanya, Jumat (24/4/2026). Ia mengungkapkan bahwa peningkatan status ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Asgianto yang menginginkan standar pelayanan medis di PALI setara dengan kota-kota besar.
Menjawab Kebutuhan Vital: Layanan Cuci Darah
Salah satu poin krusial dalam pengembangan ini adalah kehadiran unit cuci darah. Selama ini, banyak warga PALI yang terpaksa dirujuk ke Prabumulih hingga Muara Enim untuk mendapatkan layanan HD.
“Bapak Bupati Asgianto sangat konsen soal ini. Beliau menginginkan ada pelayanan tambahan khusus HD (cuci darah). Kami sedang memproses legalitas dan kerjasamanya. Insya Allah, target paling cepat awal tahun 2027 sudah bisa dinikmati masyarakat,” ujar dr. Ronald dengan tegas.
Persiapan SDM pun telah berjalan matang. Saat ini, dokter spesialis penyakit dalam sedang menjalani pelatihan fellowship di RS Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang dan dijadwalkan kembali pada Juni mendatang. Begitu pula dengan dokter umum dan perawat yang tengah dipersiapkan agar saat unit HD dibuka, seluruh instrumen pendukung sudah siap 100 persen.
Penguatan Layanan KJSU dan Spesialis
Peningkatan ke Tipe B juga membawa konsekuensi pada kelengkapan layanan spesialis. RSUD Talang Ubi kini membidik layanan KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Urologi).
“Pimpinan terus mendorong penambahan dokter spesialis saraf, THT, hingga jiwa. Meskipun tidak bisa serta-merta karena harus menyesuaikan dengan keuangan daerah, namun progresnya nyata. Jika layanan stroke dan jantung ada, maka dokter spesialis pendukungnya pun wajib tersedia,” tambahnya.
Saat ini, kekuatan medis RSUD Talang Ubi didukung oleh sekitar 60 dokter, baik umum maupun spesialis, yang siap memberikan pelayanan prima bagi masyarakat.
Kesinambungan Pembangunan
Langkah besar ini merupakan kelanjutan dari komitmen Pemerintah Kabupaten PALI. Sebagaimana dilaporkan tintamerah.co sebelumnya, Bupati Asgianto telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 32 Miliar untuk memuluskan transisi RSUD Talang Ubi menjadi Tipe C. Upaya ini juga sejalan dengan rencana besar menjadikan rumah sakit ini sebagai “mercusuar kesehatan” di Sumatera Selatan, bahkan hingga target Tipe B di masa depan.
Groundbreaking yang akan melibatkan Kementerian Kesehatan beberapa bulan kedepan kini mulai menampakkan hasil nyata melalui wajah baru gedung rumah sakit yang lebih representatif dan modern.
“Kami minta doa dan dukungan masyarakat. Efisiensi dan tantangan yang ada tidak kami jadikan alasan. Fokus kami adalah pelayanan maksimal,” pungkas dr. Ronald.
Penulis: Alber Irawan | Editor: Efran















