Wabup PALI Sebut Tenaga Pendidik Harus Bersyukur dengan Profesi Guru

Selasa, 22 Oktober 2024 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati PALI saat menyematkan Tanjak dan Syal kepada narasumber FGD Disdik PALI
(Dok/Elsa Susanto)

Wakil Bupati PALI saat menyematkan Tanjak dan Syal kepada narasumber FGD Disdik PALI (Dok/Elsa Susanto)

PALI | Tintamerah.co.id -, Wakil Bupati (Wabup) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan H. Soemarjono berpesan kepada tanaga pendidik sekolah di kabupaten PALI agar mensyukuri profesi seorang guru.

“Iya, bersyukur dengan profesi guru. Oh iya. Ya memang begitu, saya selalu pesan kepada rekan-rekan guru, jangan pernah menyesal jadi seorang guru. Kita harus bersyukur, berterima kasih Allah memberikan amanah kita sebagai seorang guru,” kata Wabup saat menghadiri Focus Group Discussion (FDG) Peran Pers dalam Dunia Pendikan “Jangan Takut dengan Wartawan” yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten PALI melalui Event Organizer Ahlam Creation di Pendopoan Rumah Dinas Bupati PALI, Selasa (15/10/24).

Menurut mantan Kepala Sekolah SMA YKPP Pendopo itu, guru merupakan profesi yang sangat mulia karena dari hari ke hari waktu ke waktu pekerjaannya senantiasa mengajarkan kebaikan.

“Profesi guru itu profesi yang mulia kan dari hari ke hari waktu ke waktu guru selalu mendorong mengajak berbuat baik, kan pekerjaan yang bagus,” jelas Wabup.

Menurut Soemarjono, dalam proses mendidik, syukur sangat ditekankan kepada disiplin kerja dan kesadaran seorang guru agar menjadi teladan terhadap murid-muridnya. Ia mengatakan bahwa guru tidak hanya berperan aktif memberikan  wawasan dan kecerdasan akan tetapi, kata Wabup, pendidik harus menekankan pembelajaran budi pekerti yang sampai saat ini perannya tidak dapat digantikan dengan teknologi.

BACA JUGA  Kapolres PALI Imbau Masyarakat yang Merayakan Natal untuk Jaga Keamanan dan Ketertiban

“Cara bersyukur itu ya kita bekerja dengan bagus disiplin bisa menjadi contoh karena sekarang peran guru ini kalau di peran bidang wawasan, kecerdasan, mungkin sudah diganti oleh mesin sekarang. Tapi peran guru dalam pembinaan untuk budi pekerja yang luhur belum bisa diambil oleh mesin. Peran guru sekarang penting, yaitu bisa jadi contoh di teladan murid-murid,” ungkap Wabup.

Soemarjono menyampaikan bahwa sampai saat ini pemerintah kabupaten PALI telah memberikan kontribusi yang maksimal terhadap pendidikan untuk masyarakat.

Kendati begitu, dia tidak menampik ada beberapa aspek program, sarana dan prasarana pendidikan yang harus diperbaiki pihaknya.

Soemarjono menilai, secara keseluruhan ada keberhasilan dalam dunia pendidikan yang dicapai oleh beberapa sekolah di kabupaten PALI.

“Tapi secara umum sudah cukup baik terbukti kan ada sekolah SDN 17 menjadi percontohan seluruh Indonesia. Kemudian ada 4 sekolah, SD 7 Talang Ubi, SD 17 talang Ubi, SMP 1 Tanah Abang, dan SMP 7 Penukal menjadi percontohan untuk Google,” tutup Wabup.

BACA JUGA  Uji Praktik Pembuatan SIM Sekarang Lebih Mudah Karena lintasan Ujian praktik pembuatan SIM saat ini telah diubah

Hal senada disampaikan Guru SD Negeri 1 Tanah Abang Teti Hariansi mengatakan bahwa tenaga pendidik harus bersyukur dengan pekerjaannya karena guru merupakan profesi yang mulia.

“Karena pertama profesi guru ini profesi yang mulia,” kata Teti saat dihubungi  Tintamerah.co.id, Selasa (22/10).

“Kita mencerdaskan kehidupan anak bangsa ini mulai dari mengajarkannya membaca, menulis, berhitung sampai membenari akhlak, mengajari mereka sopan santun dan lain sebagainya,” Teti menambahkan.

Oleh karena itu, Teti sepakat dengan pernyataan Wabup mengatakan bahwa profesi guru itu memang harus disyukuri.

Menurut tenaga pendidik perempuan yang berasal dari provinsi Bengkulu itu, wujud syukur terhadap profesi guru adalah bertanggung jawab kepada pekerjaan yang diamanahkan kepadanya baik itu proses mengajar dan pengelolaan administrasi sekolah sehingga dengan sendirinya guru tidak akan meninggalkan tugas yang menjadi kewajibannya.

“Bentuk bersyukur kita, kita harus bertanggung jawab penuh dengan apa yang telah dibebankan kepada kita. Dari beban mengajar, dari beban adminstrasi, dan semuanya. Kalu kita bersyukur otomatis kita akan bertanggung jawab. Dengan tanggung jawab kita itu otomatis kita jarang meninggalkan tugas. Itu salah satu bentuk syukur menurut saya kita selaku profesi guru ini,” tutup Teti.

BACA JUGA  Belum Genap Satu Bulan, Kadiskop UMKM PALI Dapat Kujungan Komisi II DPRD Sumsel

Seperti diketahui, PT ERC Media Mandiri yang menaungi EO Ahlam Creation bekerjasama dengan Disidik PALI untuk menggelar edukasi pers kepada tenaga pengajar SD, SMP, dan SMA/SMK se kabupaten PALI sehingga para pendidik di sekolah dapat memahami tentang kerja jurnalistik.

Kegiatan sosialisasi atau edukasi tersebut dilaksanakan di Pendopoan Rumah Dinas Bupati PALI tanggal 15 Oktober 2024 kemarin. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati PALI Soemarjono.

Dalam kesempatan itu, pihak penyelenggara menghadirkan narasumber yakni Anggota Komisi Pendidikan Dewan Pers Rahmat Hidayat, Anggota Unit Pidana Umum Polres PALI Bripka Sandika, Direktur Kantor Hukum Nusantara Palembang Tabrani, SH, dan sebagai moderator mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang 2008-2011 Imron Supriadi.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Disdik PALI Harun, Kasi Humas Polres PALI AKP Ardiansyah, Kasi Intel Kejari PALI Rido Dharma Hermando, personil Koramil 404-03 Pendopo Serma Umar Jaya. Pengurus Dewan Pendidikan PALI, Pengurus PGRI PALI, Ketua PJS PALI Eddi Saputra, dan LBH PALI Joko Sadewo, SH, dan Puput Warsono, SH.

 

(TM/eja)

Berita Terkait

Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Kembali Gelar LCLP: Wadah Strategis Cetak Pemimpin Lokal Berkarakter dan Berdaya Saing untuk Negeri
Hasil Audit Inspektorat PALI: Temuan Gudang Pupuk Tempirai Tidak Layak, Mafia Cetak Sawah Diserahkan ke Kementan
Proteksi Aset Negara: Damkar PALI Distribusikan 153 APAR ke Seluruh OPD dan Instansi
PALI di Ambang ‘Jumbo SiLPA’: Birokrasi Tiarap, Rakyat Tercekik, Menanti Nyali Sang Nahkoda
Dibalik Terobosan Sumur Minyak Pertamina: Ikhtiar Ekologis Bupati Asgianto Menepis Konflik dan Menjamin Masa Depan Sosial PALI
Proyeksi Dampak Lingkungan dan Dongkrak PAD, Aryansyah: Pengelolaan Sumur Minyak Pertamina Adalah Langkah Visioner Bupati Asgianto Untuk Masa Depan PALI
Gebrakan Pajak Daerah PALI Lampaui Target: Sentuhan Dingin Aryansyah Buktikan Visi Hebat Bupati Asgianto Bukan Isapan Jempol
Jaminan Transparansi dan Ajakan Berdikari: Kadis Sosial PALI Beberkan Strategi Jawab Tantangan Sosial 2026

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:47 WIB

Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Kembali Gelar LCLP: Wadah Strategis Cetak Pemimpin Lokal Berkarakter dan Berdaya Saing untuk Negeri

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:17 WIB

Hasil Audit Inspektorat PALI: Temuan Gudang Pupuk Tempirai Tidak Layak, Mafia Cetak Sawah Diserahkan ke Kementan

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:57 WIB

Proteksi Aset Negara: Damkar PALI Distribusikan 153 APAR ke Seluruh OPD dan Instansi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:40 WIB

PALI di Ambang ‘Jumbo SiLPA’: Birokrasi Tiarap, Rakyat Tercekik, Menanti Nyali Sang Nahkoda

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:48 WIB

Proyeksi Dampak Lingkungan dan Dongkrak PAD, Aryansyah: Pengelolaan Sumur Minyak Pertamina Adalah Langkah Visioner Bupati Asgianto Untuk Masa Depan PALI

Berita Terbaru