PALI | tintamerah.co -, Sektor pendapatan asli daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan kembali menorehkan prestasi gemilang di bawah nakhoda kepemimpinan baru. Komitmen tinggi Bupati Asgianto dalam menggenjot kemandirian fiskal daerah mulai berbuah manis melalui langkah-langkah strategis yang dieksekusi secara taktis oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten PALI.
Fokus utama keberhasilan ini tertuju pada performa luar biasa Kepala Bapenda PALI, Aryansyah, yang sukses membawa jajarannya melampaui target pajak bulanan pada tahun 2026. Melalui pengelolaan yang transparan, akuntabel, dan inovatif, Bapenda PALI berhasil menjaga stamina tren hijau pendapatan asli daerah secara konsisten.
Berdasarkan data laporan fungsional perbandingan pendapatan yang dihimpun, realisasi penerimaan Pajak Daerah Kabupaten PALI dari bulan Januari hingga Mei 2026 menunjukkan lonjakan yang sangat signifikan. Pada periode sampai dengan Mei 2026, realisasi Pajak Daerah berhasil menembus angka Rp14.160.609.810,56 dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp44.512.657.294,00.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, di mana penerimaan saat itu tercatat sebesar Rp11.622.411.884,00, maka terjadi selisih kenaikan penerimaan yang sangat positif sebesar Rp2.538.197.926,56. Angka pertumbuhan ini mencerminkan persentase kenaikan pajak yang sangat tajam, yakni tumbuh sebesar 21,84% secara year-on-year (YoY).
Keberhasilan melampaui target bulanan ini didorong oleh performa impresif sejumlah sektor pajak penopang utama, di antaranya:
- Pajak Restoran (PBJT-Restoran) yang mengalami kenaikan pesat hingga 83,14% dengan realisasi mencapai Rp125.440.448,00.
- Pajak Jasa Boga atau Katering yang mencatatkan realisasi kuat sebesar Rp1.417.299.376,00 atau tumbuh sebesar 70,15%.
- Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang melonjak drastis hingga 378,43% dengan realisasi sebesar Rp639.716.385,00.
- Pajak Tenaga Listrik yang menyumbang realisasi besar senilai Rp4.169.883.354,00, meningkat 20,76%.
Capaian impresif ini sekaligus mengonfirmasi serta memperkuat rangkaian laporan mendalam yang diturunkan oleh tintamerah.co sebelumnya. Sejak awal tahun, tintamerah.co secara konsisten terus mengawal dinamika ini melalui laporan eksklusif mengenai gebrakan sektor pajak PALI yang melejit di era baru kepemimpinan. “Sentuhan dingin” Kaban Bapenda Aryansyah terbukti sukses menjaga stamina Pendapatan Asli Daerah (PAD) sejak triwulan pertama, yang kemudian berlanjut dengan lonjakan tajam pada bulan April, hingga puncaknya pada akumulasi performa per Mei 2026 ini. Konsistensi pertumbuhan dari bulan ke bulan tersebut menjadi bukti sahih bahwa Visi Hebat yang diusung oleh Pasangan Bupati Asgianto dan Iwan Tuaji benar-benar berjalan di jalur yang tepat dan bukan sekadar isapan jempol semata.
Saat dihubungi oleh redaksi tintamerah.co pada Kamis (18/7/2026), Kepala Bapenda PALI, Aryansyah, memberikan pernyataan normatif terkait capaian jajarannya tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh hasil positif ini merupakan buah dari kerja keras kolektif serta kepatuhan masyarakat yang kian meningkat.
“Capaian yang kita raih hingga bulan Mei ini merupakan representasi dari komitmen bersama seluruh jajaran Bapenda PALI dalam menerjemahkan visi dan misi pembangunan Bapak Bupati. Kami di Bapenda hanya menjalankan fungsi optimalisasi pemungutan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar Aryansyah kepada tintamerah.co.
Lebih lanjut, Aryansyah menekankan bahwa keberhasilan melampaui target berkala ini akan menjadi motivasi bagi daerah untuk terus mempertahankan akuntabilitas fiskal demi kesejahteraan masyarakat PALI.
“Tentu kita tidak boleh cepat berpuas diri. Tantangan ke depan masih panjang untuk menyelesaikan target akhir tahun. Kami akan terus berinovasi, meningkatkan pelayanan, dan menjaga transparansi agar setiap rupiah pajak yang disetorkan oleh masyarakat dapat kembali dalam bentuk pembangunan daerah yang merata,” pungkasnya secara diplomatis.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















