Strategi “Jemput Bola” hingga Gandeng Jaksa: Cara Bapenda PALI Dongkrak PAD Rp10 Miliar di Awal 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi foto AI Bapenda PALI Dongkrak PAD Rp10 Miliar di Awal 2026. (Dok/tintamerah)

Ilustrasi foto AI Bapenda PALI Dongkrak PAD Rp10 Miliar di Awal 2026. (Dok/tintamerah)

PALI | tintamerah.co -, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) tengah melakukan akselerasi besar-besaran untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tidak tanggung-tanggung, dua strategi utama dilancarkan sekaligus: pendekatan humanis melalui program “Balik Dusun” dan tindakan tegas terhadap sektor industri.

Hasilnya pun mulai terlihat nyata. Hingga Februari 2026, realisasi pendapatan tercatat melonjak tajam menjadi Rp35 miliar, naik signifikan dibandingkan periode yang sama di tahun 2025 yang sebesar Rp25 miliar.

Inovasi “Balik Dusun”: Bayar Pajak Cukup di Desa

Memahami kendala geografis dan akses masyarakat, Bapenda PALI meluncurkan program unggulan bertajuk “Bapenda Balik Dusun”. Melalui program ini, petugas Bapenda turun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan layanan konsultasi sekaligus pembayaran di tempat.

BACA JUGA  Ketua IWO PALI Beri Ucapan Selamat Kepada Ketua FK2DP yang Baru

“Masyarakat kini tidak harus jauh-jauh ke kantor Bapenda. Kami menyediakan fasilitas alat gesek tunai (EDC) di lokasi agar pembayaran lebih mudah, cepat, dan transparan,” ujar Kepala Bapenda PALI, Aryansyah, saat dibincangi tintamerah.co di ruang kerjanya, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, fungsi pelayanan harus berjalan selaras dengan penagihan. Kemudahan akses terbukti menjadi kunci meningkatnya kesadaran wajib pajak secara sukarela.

Sasar Sektor Industri: PBG Jadi Incaran Utama

Selain fokus pada pajak rakyat, Bapenda PALI kini membidik kontribusi besar dari sektor korporasi. Fokus utama saat ini adalah Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)—pengganti IMB—khususnya pada kawasan-kawasan profit dan industri yang beroperasi di Bumi Serepat Serasan.

Aryansyah menegaskan bahwa tidak ada lagi dispensasi atau ruang “main-main” bagi perusahaan yang belum memenuhi kewajibannya.

BACA JUGA  Gebrakan Pajak Daerah PALI Lampaui Target: Sentuhan Dingin Aryansyah Buktikan Visi Hebat Bupati Asgianto Bukan Isapan Jempol

“Kami fokuskan pada PBG industri. Perusahaan yang beroperasi di PALI wajib berkontribusi. Draft aturannya sedang menunggu pengesahan, dan begitu ketok palu, seluruh pembangunan industri akan terkena PBG,” tegasnya.

Gandeng Jaksa untuk Penagihan Tunggakan

Untuk memastikan kepatuhan hukum, Bapenda PALI juga memperkuat sinergi dengan Aparat Penegak Hukum (APH), termasuk pihak Kejaksaan. Langkah ini diambil khusus untuk menangani:

  • Penagihan tunggakan pajak yang membandel.
  • Penyelesaian Tuntutan Ganti Rugi (TGR) dari pihak ketiga.

Langkah tegas ini diambil demi menjamin rasa keadilan. Aryansyah optimis, dengan kombinasi kemudahan layanan digital dan ketegasan aturan, ketergantungan PALI pada dana transfer pusat dapat terus ditekan.

 

Perbandingan              Realisasi                                Pendapatan (Year on Year)

BACA JUGA  Wakil Ketua DPRD PALI Ucapkan HUT Bhayangkara ke-79: Bekerja Profesional Semoga Polri Makin Jaya
PeriodeRealisasi PendapatanKenaikan
Februari 2025Rp25 Miliar–
Februari 2026Rp35 MiliarRp10 Miliar (40%)

Penulis: ej@ | Editor: efran

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru