Setelah Jaranan Kini Majelis Taklim, PSI PALI Kian Membumi Bersama Heri Amalindo di Momentum 1 Muharram

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALI | tintamerah.co –, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) semakin menunjukkan taringnya di Bumi Serepat Serasan. Tidak hanya menghentakkan PALI lewat gelaran seni Jaranan Restu Budoyo, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Sumatera Selatan bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI PALI kembali membuat gebrakan nyata.

Kali ini, momentum sakral peringatan 1 Muharram 1448 H dijadikan panggung untuk memperkuat ikatan emosional dengan akar rumput melalui jalinan silaturahmi bersama ibu-ibu pengajian Mithahul Jannah di Mushola Kebun Buah Simpang, Talang Ubi Timur di Sekretariat PSI PALI, Selasa (16/6/2026).

Langkah strategis ini bukan sekadar seremonial politik, melainkan bukti otentik bahwa PSI hadir, bernafas, dan melebur bersama denyut nadi kehidupan religius dan kultural masyarakat PALI.

Heri Amalindo: PSI Selalu Dekat dan Hadir di Tengah Rakyat

Mantan Bupati PALI dua periode ini, Heri Amalindo, memberikan pernyataan normatif namun sarat makna mendalam. Beliau menegaskan bahwa momentum hari besar Islam seperti 1 Muharram harus menjadi refleksi bagi parpol untuk terus hadir di tengah masyarakat.

BACA JUGA  Disbudpar PALI Gandeng Poltekpar Palembang, Standarisasi Mutu Perhotelan dan Wisata Harga Mati!

“Peringatan 1 Muharram ini menjadi bukti nyata bahwa PSI bukanlah partai yang berjarak dengan umat. PSI selalu dekat dan melebur bersama rakyat dalam setiap momentum, termasuk acara keagamaan seperti ini. Ini adalah wujud komitmen untuk terus merawat nilai-nilai religius dan memperkokoh ukhuwah islamiyah di Kabupaten PALI,” tegas Heri Amalindo saat diwawancarai tintamerah.co diselah-selah kegiatan.

Suara Akar Rumput: Doa Yasin dan Fatihah Mengalir untuk Pemimpin

Peduli Dukungan tulus dan riil terpancar dari kehadiran 35 anggota dari total 50 jamaah Pengajian Miftahul Jannah Talang Ubi Timur. Ketua Pengajian Miftahul Jannah, Yuni Lisiska, dengan lantang menyatakan kekagumannya terhadap kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran PSI serta figur Heri Amalindo dan Iskandar.

BACA JUGA  Prof. Dr. H.R. Wijaya Dikukuhkan Jadi Guru Besar UIN Raden Fatah, Firdaus Hasbullah: Beliau Menjaga Ilmu Tetap Berpijak pada Nilai

“PSI sudah mendukung penuh kegiatan kami. Kami bersama-sama membaca Surat Yasin dan Al-Fatihah, khusus mendoakan agar Bapak Heri Amalindo dan Bapak Iskandar selalu diberikan kesuksesan dalam memimpin dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Yuni Lisiska dengan penuh semangat.

Yuni menambahkan, Heri Amalindo selaku pembina pengajian di Mushola Kebun Buah Simpang Raja memiliki rekam jejak yang tidak perlu diragukan lagi dalam memperhatikan urusan umat.

“Bapak Heri Amalindo selalu membantu, meninjau langsung kegiatan keagamaan, penuh perhatian, dan tidak pernah absen memberikan bantuan nyata kepada kami. Setahu saya, PSI sudah mencontohkan sikap yang selalu turun langsung ke masyarakat. Sikap peduli dan merakyat itu sudah sangat tertanam kuat pada diri Bapak Heri Amalindo selama memimpin Kabupaten PALI,” tambah Yuni.

Menyatu dengan Budaya, Melekat dengan Agama: Strategi Dua Sayap PSI PALI

BACA JUGA  Edi Suprianto Resmi Menjabat Plt. direktur PDAM Tirta PALI Anugrah

Gebrakan religius menyambut tahun baru Islam 1448 H ini menjadi pelengkap sempurna dari pergerakan masif PSI PALI sebelumnya. Berdasarkan laporan komprehensif tintamerah.co, PSI PALI sebelumnya juga membumikan budaya lokal dengan merangkul komunitas jaranan tradisional
“Restu Budoyo” untuk bersatu memberikan dukungan penuh.

Kolaborasi apik ini menunjukkan pola pergerakan PSI PALI yang sangat komprehensif:

Sayap Kultural: Merangkul pegiat seni, menghidupkan tradisi jaranan, dan menjaga kelestarian budaya lokal agar tetap membumi.

Sayap Religius: Merangkul majelis taklim, mendukung syiar islam, dan memperkuat basis spiritual masyarakat di akar rumput.

Dengan memadukan pelestarian budaya lokal dan penguatan nilai-nilai keagamaan, PSI PALI di bawah naungan DPW PSI Sumsel berhasil membuktikan diri sebagai kekuatan politik baru yang paling dinamis, adaptif, serta dicintai oleh lintas elemen masyarakat di Kabupaten PALI.

 

Penulis: Efran| Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru