Solusi Macet di Jantung Kota, Dinas PUTR PALI Desak Provinsi Bangun Jalan Lingkar Simpang Madu-Simpang Raja

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi foto AI kemacetan di jantung Kota Pendopo. (Dok/tintamerah)

Ilustrasi foto AI kemacetan di jantung Kota Pendopo. (Dok/tintamerah)

PALI | tintamerah.co -, Tingginya volume kendaraan yang melintasi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menuju Musi Rawas, Lubuklinggau hingga Jambi kini menjadi tantangan serius bagi infrastruktur lokal. Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten PALI melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) tengah menggodok usulan strategis untuk mengalihkan arus kendaraan keluar dari pusat kota.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten PALI, Ristanto Wahyudi, mengungkapkan bahwa jalur lintas yang ada saat ini sudah menjadi urat nadi vital bagi pengendara lintas kabupaten dan provinsi. Namun, penyempitan jalan di area pemukiman padat seperti Talang Baru dan Talang Tumbur menjadi titik jenuh yang menghambat mobilitas.

Strategi Memecah Kepadatan di Simpang Lima

Menurut Ristanto, solusi jangka panjang yang paling rasional adalah pembangunan jalan lingkar (bypass) yang menghubungkan Simpang Madu langsung ke Simpang Raja. Rencana ini bertujuan agar kendaraan dari arah Musi Rawas atau Lubuklinggau tidak lagi menumpuk di pusat kota atau Simpang Lima.

BACA JUGA  PENGABUAN TIMUR BERGEMA: Kades Sampaikan Apresiasi Mendalam Atas Kehadiran Wabup PALI dan Bantuan Presiden di Momen Idul Adha 1447 H

“Kami sudah menyusun usulan agar jalan provinsi yang dari Musi Rawas tembus ke Semangus itu tidak lagi memutar masuk ke tengah kota. Harapannya, dari Simpang Madu nanti bisa langsung tembus ke Simpang Raja. Jadi arus luar kota tidak masuk lagi ke pusat keramaian kita,” ujar Ristanto saat ditemui tintamerah.co, Jumat (6/3/2026).

PR Besar di Jalur Provinsi

Meski perencanaan telah disusun, Ristanto menegaskan bahwa eksekusi di lapangan sangat bergantung pada kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, mengingat status jalan tersebut adalah jalan provinsi.

Ia tidak menampik adanya keluhan masyarakat terkait kerusakan di sejumlah titik, seperti jalur Simpang Raja hingga Payu Putat serta ruas Simpang Lima menuju Talang Bulang.

BACA JUGA  Kepala DPMPTSP PALI Ungkap Pabrik Sawit PT Aburahmi Beroperasi Tanpa Izin Lengkap!

“Ini memang masih ada beberapa PR terkait konektivitas antar kabupaten. Karena ini kewenangan provinsi, kami terus berkoordinasi secara intensif. Terutama untuk titik Simpang Raja ke Payu Putat yang sangat memerlukan perbaikan segera,” tambahnya.

Siaga Arus Mudik Lebaran

Menjelang arus mudik Lebaran yang diprediksi akan mengalami lonjakan kendaraan secara signifikan, Dinas PUTR PALI mengambil langkah proaktif. Ristanto menyatakan pihaknya telah berkali-kali mendesak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Provinsi untuk melakukan pemeliharaan darurat.

“Kami terus koordinasi dengan UPTD agar ada percepatan pemeliharaan, terutama menutup lubang-lubang di jalur mudik. Kalau memang memungkinkan, kami siap membantu agar akses bagi para pemudik tetap aman dan lancar,” tegasnya.

BACA JUGA  Hari Kemerdekaan Pers, Efran : Kriminalisasi Pers adalah Sinyal Mati dan Hancurnya Demokrasi

Kondisi jalan di wilayah PALI yang berbatasan dengan Musi Banyuasin (Muba) juga menjadi sorotan. Menurut pantauan dinas, jalan di wilayah PALI relatif aman, namun kerusakan mulai terlihat begitu memasuki wilayah kabupaten tetangga. Hal inilah yang memperkuat alasan perlunya koordinasi lintas wilayah yang lebih solid di level provinsi.

Dengan terealisasinya jalur lingkar Simpang Madu-Simpang Raja ke depan, diharapkan Kabupaten PALI tidak hanya menjadi perlintasan semata, tetapi juga memiliki tata kota yang lebih teratur tanpa gangguan kemacetan kendaraan bertonase besar di pusat kota.

 

Laporan: Efran

 

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru