Kutukan atau Berkah? Wabup PALI Iwan Tuaji Menggelegar di Pengabuan Timur: “Jangan Pernah Lawan Orang Tua, Itu Sumber Utama Ridho Allah!”

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, menyampaikan sambutan emosional di atas mimbar Masjid Agung Assyakirin Desa Pengabuan Timur pada momen Idul Adha 1447 H. Dalam orasinya, ia menegaskan pentingnya doa dan larangan keras melawan orang tua sebagai kunci keberkahan hidup. (Foto: Dok/Alber Irawan)

Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, menyampaikan sambutan emosional di atas mimbar Masjid Agung Assyakirin Desa Pengabuan Timur pada momen Idul Adha 1447 H. Dalam orasinya, ia menegaskan pentingnya doa dan larangan keras melawan orang tua sebagai kunci keberkahan hidup. (Foto: Dok/Alber Irawan)

PALI | tintamerah.co -, Suasana khusyuk pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 H di Masjid Agung Assyakirin Desa Pengabuan Timur, Kecamatan Abab, seketika bergetar hebat. Bukan hanya karena gema takbir yang bersahut-sahutan, melainkan karena untaian kalimat lugas, tegas, dan cenderung “pedas” yang dilontarkan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Iwan Tuaji, Rabu (27/5/2026). Di hadapan ribuan jamaah, ia menghujamkan pesan moral krusial yang kerap disepelekan generasi masa kini: larangan keras melawan orang tua, terutama ibu.

Dalam sambutan emosionalnya, Iwan Tuaji secara blak-blakan membawa dinamika personalnya ke atas mimbar. Ia mencontohkan aksi nyatanya yang sengaja mengajak sang ayah, Bapak Haji Ali Sastroni Joyo, untuk menginisiasi dan mendampinginya dalam setiap ibadah sholat yang ia dirikan—yang kini sudah memasuki kali keempat dan kelima. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan rasional dan spiritual yang matang.

“Percayalah Bapak, Ibu, kakak-kakak, adik-adik, keponakan-keponakan sekalian… Doa orang tua itu adalah hal yang paling mustahil untuk ditolak oleh Allah SWT. Saya bisa berdiri di sini, dipanggil sebagai pemimpin, itu semua mutlak karena kekuatan doa orang tua. Jadi, jangan pernah sesekali kalian melawan orang tua, apalagi Mak! Apalagi Ibu kalian!” seru Wabup Iwan Tuaji dengan nada keras yang menggugah sanubari jemaah.

BACA JUGA  Belum Genap Satu Bulan, Kadiskop UMKM PALI Dapat Kujungan Komisi II DPRD Sumsel

Iwan menegaskan dengan gaya bicaranya yang tanpa basa-basi bahwa ibu adalah “sumber umum” keberkahan hidup yang paling dipenuhi oleh ridho Ilahi. Namun, kritik tajam juga ia semprotkan secara timbal balik. Wabup mengingatkan agar para orang tua yang sudah berumur pun tidak bertindak semena-mena terhadap anak. Hubungan emosional keluarga harus dijaga secara harmonis dari kedua belah pihak tanpa adanya ego sektoral.

“Jangan membuat ibu marah dengan anak, tapi jangan juga orang tua semena-mena dengan anak. Jangan saling memarahi, sama-samalah menahan diri,” tegasnya membedah realita sosial keluarga yang sering retak.

Kronologi Kontinuitas Laporan Tintamerah.co (Urutan Integrasi Agenda Daerah):

  1. Pemetaan Agenda Daerah: Pesan moral yang menghujam jantung Pengabuan Timur ini merupakan bagian dari skenario besar Pemerintah Kabupaten PALI dalam menyemarakkan Hari Raya Idul Adha 1447 H. Sebagaimana dilaporkan TINTAMERAH.CO sebelumnya dalam rilis “Pemerintah Kabupaten PALI Sebar Agenda Idul Adha 1447 H”, Pemkab secara strategis membagi zonasi pimpinan daerah. Jika Bupati Asgianto memilih berbaur dan menyapa masyarakat di kawasan Talang Ubi Timur, maka Wakil Bupati Iwan Tuaji sengaja diterjunkan langsung ke wilayah Pengabuan Timur.
  2. Sentuhan Persatuan di Tengah Krisis: Langkah kaki Iwan Tuaji ke wilayah pesisir ini membawa misi krusial yang mendalam. Melalui laporan “Wabup PALI Iwan Tuaji Sentuh Jantung Pengabuan Timur, Serukan Semangat Pengorbanan dan Persatuan di Momen Idul Adha”, kehadirannya memang didesain untuk merekatkan kembali emosional warga melalui momentum sakral qurban, yang kini ditekankan lewat fondasi bakti kepada orang tua dan kebersamaan regional.
  3. Apresiasi Nyata dan Kehadiran Negara: Ketegasan dan kepedulian Wabup PALI ini langsung disambut gemuruh positif dari otoritas desa setempat. Berdasarkan catatan berita “Pengabuan Timur Bergema, Kades Sampaikan Apresiasi Mendalam Atas Kehadiran Wabup PALI dan Bantuan Presiden di Momen Idul Adha 1447 H”, masyarakat merasa diakui dan diperhatikan, terlebih dengan adanya stimulus bantuan kemasyarakatan yang mengiringi kehadiran fisik sang pemimpin daerah.
  4. Tamparan Keras Terhadap Badai Finansial: Namun, orasi Iwan Tuaji tidak berhenti pada urusan moralitas domestik. Dengan nada pedas dan membakar semangat, ia mengaitkan kekuatan doa orang tua dan persatuan ini sebagai modal utama melawan keterpurukan daerah. Seperti yang diulas tajam dalam laporan “PALI Dihantam Pemotongan DBH Rp470 Miliar, Wabup Iwan Tuaji di Pengabuan Timur: Jangan Mati Suri, Modal Kita Kompak dan Optimis”, Kabupaten PALI saat ini sedang “berdarah-darah” akibat pemotongan anggaran hampir setengah triliun oleh pusat.
BACA JUGA  Layangan Sawangan Polres PALI Berhasil Mengudara di Bumi Serepat Serasan

“Daerah kita dihantam pemotongan anggaran Rp470 Miliar! Tapi itu bukan alasan untuk menyerah dan mati suri. Modal utama kita hari ini bukanlah uang, melainkan kekompakan, persatuan, dan sikap optimis yang kokoh!” cetus Iwan dengan mimik wajah tegas. Ia menjamin bahwa dirinya bersama Bupati Asgianto akan terus berjuang habis-habisan agar masyarakat tetap dapat menikmati hasil pembangunan nyata.

Komitmen Kunjungan Permanen

Menutup sambutannya sebelum kembali menunaikan ibadah sholat hajat bersama jamaah, Iwan Tuaji menyepakati komitmen jangka panjang dengan Kepala Desa. Ia menegaskan bahwa pertemuan di momen Idul Adha ini bukanlah panggung sandiwara politik yang sekali pakai lalu dilupakan.

“Ini bukan pertemuan terakhir. Ini akan menjadi agenda kunjungan tetap bagi saya, bagi Bapak Bupati, Ketua DPRD, dan seluruh anggota legislatif untuk terus datang, mendengarkan aspirasi, dan memikirkan masa depan masyarakat Pengabuan serta Pengabuan Timur,” pungkasnya memungkasi sambutan dengan lugas.

BACA JUGA  Optimalkan Anggaran Terbatas, Damkar PALI Fokus Keselamatan Publik dan Digitalisasi Layanan

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Wabup PALI Iwan Tuaji: Pancasila Jangan Cuma Jadi Hiasan Dinding Kantor dan Buku Sejarah!
Membumikan Pancasila di Bumi Serepat Serasan: Kaban Kesbangpol PALI Ajak ASN dan Pemuda Jadi Agen Perdamaian
Raih Gelar Magister Hukum di Tengah Kesibukan Wakil Rakyat, Muhammad Budi Hoiru Tegaskan Komitmen Kawal Regulasi PALI
Hari Lahir Pancasila, Firdaus Hasbullah Bakar Semangat Generasi Muda: Rawat Nilai Kebangsaan, Jangan Hanya Jadi Slogan!
Jeritan Warga Ring 1 Diabaikan! APMAB Kutuk Sikap Eksklusif Pertamina Field Adera, Desak DPRD PALI Jangan Mandul!
Respons Cepat Bencana, Pemkab PALI Kirim Bantuan Pangan untuk Korban Kebakaran Mesin Cuci
Lilin di Atas Mesin Cuci Hanguskan Rumah Warga, Camat dan Lurah Talang Ubi Timur Tinjau Langsung Lokasi Bencana
PALI Dihantam Pemotongan DBH Rp470 Miliar, Wabup Iwan Tuaji di Pengabuan Timur: “Jangan Mati Suri, Modal Kita Kompak dan Optimis!”

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:11 WIB

Wabup PALI Iwan Tuaji: Pancasila Jangan Cuma Jadi Hiasan Dinding Kantor dan Buku Sejarah!

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:54 WIB

Membumikan Pancasila di Bumi Serepat Serasan: Kaban Kesbangpol PALI Ajak ASN dan Pemuda Jadi Agen Perdamaian

Senin, 1 Juni 2026 - 08:35 WIB

Raih Gelar Magister Hukum di Tengah Kesibukan Wakil Rakyat, Muhammad Budi Hoiru Tegaskan Komitmen Kawal Regulasi PALI

Senin, 1 Juni 2026 - 08:14 WIB

Hari Lahir Pancasila, Firdaus Hasbullah Bakar Semangat Generasi Muda: Rawat Nilai Kebangsaan, Jangan Hanya Jadi Slogan!

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:42 WIB

Jeritan Warga Ring 1 Diabaikan! APMAB Kutuk Sikap Eksklusif Pertamina Field Adera, Desak DPRD PALI Jangan Mandul!

Berita Terbaru