Bentuk Kepedulian Bupati Banyuasin Gratiskan Penyebrangan Bagi Masyarakat

Kamis, 10 Maret 2022 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin | Tintamerah.co.id
Pemerintahan Kabupaten Banyuasin lakukan rapat penetapan tarif penyebrangan Sri Menanti – Karang Baru Banyuasin, sekaligus penyerahan sertifikat hibah tanah dari Kabupaten Banyuasin ke Balai Pengelolah Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VII Provinsi SumSel Babel, Bersama Kepala Manager PT. ASDP Kementerian BUMN Dan Kelapa BPTT VII Kementerian Perhubungan RI, bertempat di ruang rapat Bupati Banyuasin, Kamis (10/03/2022).

Ini merupakan lanjutan kegiatan yang sebelumnya telah dilakukan launching peluncuran kapal penyebrangan 150 GT KMP Puteri Leanpuri Tanjung Api Api, tipe double ended lintas Sri Menanti – Karang Baru oleh Kementerian Perhubungan Direktorat Jendral Perhubungan Darat, melalui oleh Direktur Transportasi Sungai, Danau dan Penyebrangan Kementerian Perhubungan RI di PT. Mariana Bahagia Kabupaten Banyuasin, yang sudah diawasi oleh Biro Standarisasi Indonesia.

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Banyuasin, H. Askolani, didampingi oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Banyuasin, H. Senen Har beserta jajaran UPTD terkait. Kepala Manager PT. ASDP Kementerian BUMN Cabang Bangka Cristhoper Samosir, Kelapa BPTT VII yang diwakili oleh Kasie TSDP BPTD VII, Indah.

Bupati Banyuasin, H Askolani mengatakan, jika ini merupakan bentuk perhatian Kabupaten Banyuasin, sebagai salah satu sarana pendukung konektifitas penyebrangan dan angkutan pendukung perekonomian, sekaligus penghubung dua akses sungai dari Sri Menanti ke Karang baru Kabupaten Banyuasin. Dimana pelabuhannya sendiri sudah mendekati penyelesaian, dan diharapkan juga nantinya kapal angkutan ini menjadi salah satu sarana akomodasi masyarakat di wilayah perairan di Kabupaten Banyuasin. Sedangkan untuk hibah tanah sendiri, Banyuasin menghibahkan tanah di wilayah Sri menanti Banyuasin akan dihibahkan seluas 1886 m/persegi dan wilayah Upang Makmur seluar3892 m/persegi

BACA JUGA  Kapolres Banyuasin Gelar Apel Kesiagaan Kendaraan Dinas

“Hari ini kita melakukan rapat terkait tarif penyebrangan Sri Menanti – Karang Baru Banyuasin, yang dimana kapal ini merupakan salah satu pendukung sarana perekonomian wilayah,” katanya.

Bupati Banyuasin menambahkan, jika memang pembangunan pelabuhan dan pemaksimalan transportasi penyeberangan kapal ini diperlukan, untuk pemaksimalan integrasi wilayah, juga hal ini membantu Banyuasin dalam meminimalisir biaya pembangunan jembatan, dengan penghubungan lewat jalur air menggunakan kapal penyebrangan, nantinya bisa dimaksimalkan untuk pembangunan lain. Sedangkan terkait dengan biaya tarif yang diajukan tidak begitu memberatkan masyarakat, juga pihak Banyuasin akan mengejar penyelesaian dermaga penyebrangan yang nantinya menjadi fokus utama dalam pendukung penghubung transportasi dan perekenomian di Banyuasin terutama Sumsel.

“Target pada tahun 2023 ini akan dimaksimalkan mulai dari fungsi transportasi jalan ke dermaga, hingga penyelesaian dermaganya, sehingga pertumbuhan dan perkembangan ekonomi terus tumbuh dan berkembang,” katanya.

BACA JUGA  Guna Menurunkan angka Kemiskinan Ekstrem Pemdes Rimba Alai Saluran Bantuan Langsung Tunai

Mengingat, ini bukan hanya masalah transportasi saja, namun dalam kegiatan masyarakat di wilayah perairan Banyuasin, angkutan sungai dan laut merupakan transportasi budaya yang tidak bisa lepas dari kehidupan sehari hari. Dan Bupati Banyuasin, H. Askolani menginginkan gratis angkutan untuk masyarakat Banyuasin, namun dikarenakan adanya operasional, kru kapal dan pegawai pelayanan pelabuhan yang membutuhkan biaya, namun Bupati Banyuasin tetap meminta untuk mengurangi lagi biaya penyebrangan, dan meminta pertimbangan untuk pengkajian tarif.

“Kita minta untuk pengajuan tarif penyeberangan minim untuk masyarakat, bahkan kalau bisa gratis untuk masyarakat Banyuasin, namun dikarenakan ada biaya untuk crew dan pegawai jadi ada biaya tarif, namun harus murah untuk warga,” tegasnya.

Sementara, PT. ASDP Kementerian BUMN Cabang Bangka Cristhoper Samosir menyampaikan kisaran usulan tarif, yang akan dijadikan biaya penyebrangan angkutan lintasan Srimenanti – Karang Baru, antara lain:

– Untuk Penumpang Perorangan diusulkan biaya Rp 15.000/Orang

Sedangkan untuk kendaraan pribadi dan angkutan :

– Untuk motor diusulkan biaya Rp 31.000

Kendaraan Pribadi dan Angkutan dibagi beberapa segmen :

BACA JUGA  Aksi Heroik Petugas Pos Pelayanan Operasi Ketupat Musi 2024 di Muratara, Kejar dan Ringkus Pelaku Curat

– Kendaraan Gol I diusulkan biaya Rp 19.000
– Kendaraan Gol II diusulkan Rp 31.000
– Kendaraan Golongan III diusulkan Rp 64.000

– Golongan IV
Kendaraan penumpang diusulkan Rp 385.000
Kendaraan barang diusulkan Rp 212.000

– Golongan V
Kendaraan penumpang diusulkan Rp 602.000
Kendaraan barang diusulkan Rp 557.000

Dirinya menambahkan, jika meminta Bupati Banyuasin untuk membantu penyelesaian usulan tarif, sebagai salah satu persyaratan mendapatkan program keperintisan.

Sedangkan Kasie TSDP BPTD VII, Indah mewakili Kepala BPTD VII Sumsel Babel, mengatakan jika pihaknya akan melakukan apa yang diperlukan untuk pemaksimalan pelabuhan dan pemaksimalan pelayanan kapal penyebrangan nantinya. Pihak BPTD VII Sumsel Babel akan melakukan pemaksimalan builder dock dan Site trial dan juga pemaksimalan kru kapal, yang nantinya sudah selesai sebelum beroperasi.

“Kita akan melakukan pemaksimalan di bidang pelayanan, mulai dari apa yang diperlukan sampai pemeriksaan sebelum kapal beroperasi perdana,” katanya.

Dirinya menambahkan , jika saat pembangunan pelabuhan memang sedikit terlambat karena Covid-19 lalu, dan dirinya meminta kolaborasi dengan Banyuasin, terkait jalan akses ke wilayah yang nantinya akan di jadikan pelabuhan Karang Baru, yang merupakan sarana pendukung pelayanan, sekaligus subsidi dalam transportasi angkutan ke dermaga.
(Denny)

Berita Terkait

Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!
Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana
Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik
Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:20 WIB

Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!

Senin, 15 Juni 2026 - 08:16 WIB

Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana

Senin, 15 Juni 2026 - 07:37 WIB

Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Berita Terbaru