Bupati PALI ‘Alergi’ Konfirmasi: Sebut Berita Dipelintir Lalu Kabur, Di Mana Janji Demokrasi?

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sambil menuding berita

Sambil menuding berita "dipelintir", Asgianto bungkam dan enggan menjelaskan maksud ucapannya pada momen silaturahmi Ramadhan lalu. Benarkah PALI masih menjunjung demokrasi, atau justru sedang membunyikan Lonceng Kematian Pers? (Foto: Dok/Santo)

PALI | tintamerah.co -, Topeng “kebebasan demokrasi” yang sering digembar-gemborkan Bupati PALI, Asgianto, akhirnya terkelupas di hadapan publik. Senin (30/3/2026), selepas Rapat Paripurna DPRD PALI, sang pemimpin daerah mempertontonkan sikap yang jauh dari etika pejabat publik: Menghindar, menuding, dan melarikan diri dari konfirmasi.

Kejadian bermula saat jurnalis tintamerah.co, Efran, mencoba menagih klarifikasi atas pernyataan “beracun” Asgianto pada 9 Maret lalu. Kala itu, di rumah dinasnya yang nyaman, Asgianto sesumbar bisa menggunakan kekuasaan untuk “menjahili” wartawan melalui telepon sakti ke Kapolres dan Kajari.

Tudingan “Pelintir”: Senjata Pamungkas Pejabat yang Terpojok?

Bukannya memberikan penjelasan logis sebagai bentuk akuntabilitas, Asgianto justru melempar tuduhan murahan. “Berita itu kau pelintir,” cetusnya singkat sembari bergegas meninggalkan awak media seolah sedang dikejar hantu dosa masa lalu.

BACA JUGA  Warga Rejosari PALI Was-was, Tiang Listrik Swadaya Rusak Parah dan Sering Konslet

Tudingan “pelintir” ini adalah penghinaan nyata terhadap profesi jurnalis. Jika benar dipelintir, mengapa sang Bupati enggan duduk tegak dan meluruskan fakta? Mengapa harus memilih jurus langkah seribu jika tangannya bersih dari niat kriminalisasi pers?

Demokrasi di Ujung Lidah, Otoriter di Balik Tindakan

Sangat ironis melihat seorang Bupati mengklaim memberikan kebebasan demokrasi, namun di saat yang sama memelihara mentalitas “ancaman telepon aparat” kepada mereka yang kritis. Sikap Asgianto hari ini bukan sekadar menghindari wartawan, melainkan bentuk peludahan terhadap pilar keempat demokrasi.

Pesan yang dikirimkan sangat jelas: Jangan tanya lebih jauh, atau Anda akan saya tuding sebagai pemelintir berita. Ini adalah gaya kepemimpinan kuno yang hanya berani bicara di panggung yang diatur, namun gemetar saat harus berhadapan dengan fakta lapangan.

BACA JUGA  Satu Tahun Kepemimpinan Asgianto-Iwan Tuaji: PALI Melompat Maju, IPM Masuk Kategori Tinggi

Gema Lonceng Kematian Pers PALI

Sikap bungkam Asgianto seolah menjadi simfoni pelengkap bagi laporan mendalam redaksi kami sebelumnya. Ancaman penjara dan “suap berbalut sirup” kini bukan lagi sekadar rumor, melainkan realitas pahit yang sedang mencengkeram Bumi Serepat Serasan.

Publik PALI kini harus bertanya-tanya: Apakah kita sedang dipimpin oleh seorang demokrat, atau seorang penguasa yang hanya ingin mendengar pujian sambil memegang gagang telepon untuk membungkam kebenaran?

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Refleksi 1 Muharam 1448 H: Firdaus Hasbullah Serukan ‘Hijrah’ sebagai Energi Perubahan PALI
Ketua DPRD PALI Percayakan Efran Nahkodai FKS: “Justru Pengalaman Wartawan Jadi Modal Strategis”
Misi Transparansi Pendidikan di Bumi Serepat Serasan: Efran Temui Ketua DPRD PALI
Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!
Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana
Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik
Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:31 WIB

Refleksi 1 Muharam 1448 H: Firdaus Hasbullah Serukan ‘Hijrah’ sebagai Energi Perubahan PALI

Senin, 15 Juni 2026 - 19:28 WIB

Ketua DPRD PALI Percayakan Efran Nahkodai FKS: “Justru Pengalaman Wartawan Jadi Modal Strategis”

Senin, 15 Juni 2026 - 18:33 WIB

Misi Transparansi Pendidikan di Bumi Serepat Serasan: Efran Temui Ketua DPRD PALI

Senin, 15 Juni 2026 - 09:20 WIB

Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!

Senin, 15 Juni 2026 - 08:16 WIB

Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana

Berita Terbaru