Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana

Senin, 15 Juni 2026 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Lembaga Lansia Indonesia (LLI) Kabupaten PALI, Haris Mutakin, didampingi para peserta senam saat diwawancarai tim tintamerah.co di Lapangan Sanggar Pramuka Gelora Pertamina, Pendopo, Talang Ubi, Minggu (12/06/2026). Dalam rangkaian Sunday Morning tersebut, Haris menyampaikan harapan agar Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, berkenan menjadi pembina LLI serta memberikan perhatian nyata terhadap minimnya sarana prasarana penunjang kegiatan kesehatan lansia yang selama ini dikelola secara mandiri. (Foto: Dok/tintamerah.co)

Ketua Lembaga Lansia Indonesia (LLI) Kabupaten PALI, Haris Mutakin, didampingi para peserta senam saat diwawancarai tim tintamerah.co di Lapangan Sanggar Pramuka Gelora Pertamina, Pendopo, Talang Ubi, Minggu (12/06/2026). Dalam rangkaian Sunday Morning tersebut, Haris menyampaikan harapan agar Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, berkenan menjadi pembina LLI serta memberikan perhatian nyata terhadap minimnya sarana prasarana penunjang kegiatan kesehatan lansia yang selama ini dikelola secara mandiri. (Foto: Dok/tintamerah.co)

PALI | tinatemerah.co -, Semangat menggelora para peserta senam Lembaga Lansia Indonesia (LLI) di di Lapangan Sanggar Pramuka Gelora Pertamina, Pendopo, Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sumatera Selatan, terus menyala meski harus berjuang dengan keterbatasan. Di tengah rutinnya kegiatan Sunday Morning yang menjadi wadah kebugaran bagi para lansia, terselip harapan besar terhadap sosok Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, untuk hadir memberikan perhatian nyata dan dukungan konkret.

Rencana kehadiran Firdaus Hasbullah beserta istri untuk menyapa dan memberikan apresiasi langsung kepada komunitas lansia pada Minggu (14/06/2026) batal terlaksana dikarenakan kondisi kesehatan beliau yang kurang baik. Meski demikian, Ketua LLI PALI, Haris Mutakin, menegaskan bahwa antusiasme anggota tetap tinggi dan mereka tetap menaruh simpati serta doa bagi kesembuhan sang wakil rakyat tersebut.

“Kami bersyukur atas apresiasi yang ditunjukkan Pak Firdaus. Kami mendoakan semoga beliau dan keluarga segera diberikan kekuatan dan kesehatan oleh Allah SWT agar bisa kembali beraktivitas serta memimpin PALI dengan baik,” ungkap Haris Mutakin saat ditemui di lokasi kegiatan.

Kemandirian di Tengah Minimnya Perhatian

Selama ini, LLI PALI bergerak murni secara mandiri. Mulai dari pengadaan seragam hingga perlengkapan pendukung kegiatan, seluruhnya merupakan hasil patungan dari para anggota yang mayoritas terdiri dari emak-emak dan para lansia yang ingin tetap produktif serta sehat di masa purnabakti.

BACA JUGA  Disdubpar PALI Gelar Ajang Pemilihan Puteri Cilik dan Puteri Remaja

Haris Mutakin tidak menampik bahwa sarana dan prasarana menjadi persoalan mendasar yang selama ini menghambat pengembangan organisasi. Upaya menjalin komunikasi dengan berbagai dinas terkait pun seringkali menemui jalan buntu karena ketiadaan alokasi anggaran yang tersedia untuk mendukung kegiatan mereka.

“Sarana dan prasarana kami sangat minim. Kami sudah mencoba ke dinas-dinas, namun jawabannya selalu sama: tidak ada anggaran. Padahal, kebutuhan seperti sound system yang layak untuk menunjang senam sangat kami butuhkan,” tegas Haris.

Menagih Peran Wakil Rakyat sebagai Pembina

Harapan LLI PALI kini tertumpu pada sosok Firdaus Hasbullah. Haris secara terbuka melontarkan ajakan agar Firdaus bersedia menjadi pembina LLI PALI. Baginya, dukungan dari seorang wakil rakyat bukan sekadar masalah materi atau pemberian doorprize sebagai penyemangat, melainkan bentuk pengayoman dan pengakuan terhadap eksistensi para lansia di Kabupaten PALI.

BACA JUGA  Peserta Sebut Era Heri Amalindo Sukses, Era Asgianto Berantakan: 26 Finalis BGP 2025 Tuntut Kejelasan dan Tolak Pemilihan Ulang!

“Kami berharap Pak Firdaus bisa menjadi pembina kami agar keberadaan LLI bisa lebih berkembang dan terarah. Kami ini rakyat yang ingin disupport dan diayomi. Kehadiran beliau nanti, meski hanya sekadar memberikan dorongan semangat, akan sangat berarti bagi ibu-ibu dan bapak-bapak di sini,” tambahnya.

Ekspansi ke Kecamatan dan Harapan Masa Depan

Menatap periode kepengurusan 2026, LLI PALI memiliki visi besar untuk melakukan ekspansi. Haris memaparkan rencana strategis untuk memperluas jangkauan organisasi hingga ke tingkat kecamatan. Tujuannya adalah agar masyarakat, khususnya para pensiunan, dapat bergabung dalam kegiatan positif yang tidak hanya berfokus pada senam, tetapi juga bersinergi dengan layanan kesehatan melalui pengecekan rutin dari Dinas Kesehatan.

“Kami ingin LLI tidak hanya ada di tingkat kabupaten, tapi juga di kecamatan-kecamatan. Ke depan, kami ingin organisasi ini lebih baik dan mampu mengayomi lansia di seluruh pelosok PALI,” pungkas Haris.

Menolak Stigma ‘Hadir Saat Pemilu Saja’

Narasi yang berkembang di kalangan peserta senam saat ini sangat tegas: mereka menolak menjadi objek eksploitasi politik. Pengalaman pahit di masa lalu, di mana pejabat hadir sekali lalu hilang bak ditelan bumi, telah membentuk sikap kritis di kalangan emak-emak dan bapak-bapak peserta senam. Mereka kini menuntut kehadiran yang konsisten, pengayoman yang nyata, dan keterlibatan pemerintah dalam memfasilitasi gaya hidup sehat bagi warga lanjut usia.

BACA JUGA  PALI Membara! Harga Elpiji 3 Kg "Mencekik" Rakyat, Pelaku UMKM: Pemkab dan Aparat Tolong Jangan Tutup Mata!

Ke depan, Haris Mutakin bertekad membawa LLI PALI tidak hanya sebagai komunitas senam, tetapi sebagai organisasi yang mapan hingga ke tingkat kecamatan. Dengan rencana suksesi kepengurusan dan kolaborasi yang lebih dalam bersama instansi kesehatan, ia berharap LLI menjadi rumah yang nyaman bagi para purnabakti.

Kini, pertanyaannya tetap sama: Ke mana PALI akan bergerak? Apakah permintaan untuk menjadikan Firdaus Hasbullah sebagai pembina akan dijawab dengan kehadiran nyata, ataukah aspirasi lansia ini akan kembali menguap, terpinggirkan oleh agenda-agenda lain yang dianggap lebih prioritas? Masyarakat dan para lansia di PALI kini menunggu bukti, bukan lagi sekadar basa-basi.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik
Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi
Ketukan Pintu di Ujung Senja: Langkah Nyata Lurah Talang Ubi Timur Memeluk Warga yang Rapuh
PALI KACAU: Birokrasi Tiarap, Sinergi Forkopimda Ambyar, Rakyat Menjerit di Tengah Tekanan Fiskal!

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 08:16 WIB

Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana

Senin, 15 Juni 2026 - 07:37 WIB

Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:53 WIB

Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:43 WIB

DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai

Berita Terbaru