Gelorakan Ekonomi Kerakyatan, Perkembangan UMKM Sunday Morning Gelora November Pertamina Pendopo Kian Melesat

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Sunday Morning Santi Yulianti saat memberikan keterangan kepada tim liputan tintamerah.co di sela-sela perhelatan UMKM Sunday Morning di Gelora November Pertamina Pendopo, Minggu (2/8/2026). (Foto: Dok/Istimewah)

Koordinator Sunday Morning Santi Yulianti saat memberikan keterangan kepada tim liputan tintamerah.co di sela-sela perhelatan UMKM Sunday Morning di Gelora November Pertamina Pendopo, Minggu (2/8/2026). (Foto: Dok/Istimewah)

PALI | tintamerah.co -, Ajang keramaian publik yang menyedot perhatian warga kian menunjukkan tajinya sebagai pusat kebangkitan ekonomi kerakyatan. Rangkaian kegiatan yang berpusat di Gelora November Pertamina Pendopo membuktikan bahwa denyut usaha mikro, kecil, dan menengah di Bumi Serepat Serasan sedang berada dalam tren lonjakan yang luar biasa dan membanggakan.

Kehadiran pusat aktivitas publik ini telah menjelma menjadi motor penggerak utama yang membangkitkan gairah ekonomi lokal. Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir secara konsisten terus mengoptimalkan perhelatan ini agar mampu memberikan ruang seluas-luasnya bagi para pelaku usaha kecil untuk tumbuh, berkembang, dan menunjukkan eksistensi produk lokal mereka di tengah masyarakat luas.

Transformasi dan Lonjakan Pelaku Usaha

Dalam wawancara eksklusif bersama koordinator lapangan kegiatan, Santi Yulianti, kepada portal berita tintamerah.co, terungkap fakta menarik mengenai perjalanan serta perkembangan pesat dari pusat keramaian mingguan ini. Santi menuturkan bahwa kegiatan yang berjalan sejak beberapa bulan lalu tersebut kini menunjukkan grafik peningkatan yang kian hari kian membaik dan memuaskan.

Dari sisi partisipasi pelaku usaha, lonjakan jumlah tenant yang ambil bagian sangat signifikan. Santi Yulianti merinci bahwa saat ini jumlah lapak dan tenant yang menjajakan berbagai produk kuliner maupun kerajinan telah mencapai puluhan lebih, bahkan mendekati kisaran puluhan lapak aktif yang meramaikan kawasan tersebut setiap akhir pekan.

BACA JUGA  Pengurus PD IWO PALI Sambangi Kediaman Bupati Heri Amalindo

“Perkembangannya semakin hari semakin bagus. Kalau ditanya jumlah tenant yang jualan di sini UMKM, ada puluhan lebih, bahkan hampir mendekati kisaran puluhan lapak aktif yang ikut serta sampai minggu ini,” ujar Santi Yulianti kepada tintamerah.co, Minggu (2/8/2026).

Antusiasme masyarakat yang tumpah ruah datang berkunjung berbanding lurus dengan peningkatan omset yang dirasakan oleh para pedagang. Menurut Santi, perbandingan omset para pelaku UMKM saat berjualan di arena ini mengalami peningkatan pendapatan yang berlipat-lipat dibanding hari-hari biasa. Hal ini menegaskan bahwa tingkat kunjungan dan daya beli masyarakat ke area tersebut tergolong sangat besar dan masif.

“Perkembangan omset setiap ininya bagus kok. Maksudnya itu, kalau dibandingkan hari-hari biasa jualan, bisa berlipat-lipat ganda. Artinya antusiasme masyarakat ke sini juga cukup besar,” ungkapnya menegaskan.

BACA JUGA  Wahyu: Terima Kasih Jalan Kami Sudah Di Aspal

Suara Hati dan Kebutuhan Mendasar Fasilitas Publik

Di balik kemeriahan dan kesuksesan perhelatan ekonomi kerakyatan ini, Santi Yulianti selaku penanggung jawab lapangan juga menyuarakan aspirasi penting yang menjadi kebutuhan mendesak para pengunjung maupun pedagang. Berdasarkan hasil interaksi langsung dan pertanyaan yang ia ajukan kepada para pengunjung, fasilitas penunjang ibadah dan kenyamanan umum menjadi catatan krusial yang sangat dinantikan realisasinya.

Santi menjelaskan bahwa para pengunjung sangat mengharapkan adanya fasilitas rumah ibadah berukuran minimalis atau musola mini di sekitar kawasan kegiatan. Mengingat rangkaian acara tidak hanya berpusat pada satu titik saja dan sering kali beriringan dengan kegiatan kuliner baru yang berkesinambungan, kebutuhan akan tempat ibadah dan sarana wudu yang dekat menjadi sangat vital agar warga tidak perlu menempuh jarak jauh dan kerepotan ketika memasuki waktu salat.

“Ini sih sebenarnya yang sangat-sangat diperlukan. Rata-rata aku tanya ke pengunjung, mereka butuh musola mini gitu loh. Karena selain kegiatan ini, ada kegiatan-kegiatan kuliner baru yang berkesinambungan. Jadi kalau orang salat lalu buang air, kadang ke masjid utama terasa sangat jauh dan menghambat. Aku pun merasakan sendiri kepengurusannya saat menjaga tenan, harus bolak-balik mengatur waktu dengan jarak yang jauh,” beber Santi dengan nada lugas.

BACA JUGA  Serius Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres PALI mendapat Penghargaan dari IWO PALI

Pesan Tegas dan Ajakan Membela Produk Lokal

Menutup perbincangan, Santi Yulianti menyampaikan pesan tegas dan menggugah kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten PALI. Ia mengajak agar setiap kali ada perhelatan atau event UMKM yang diselenggarakan, masyarakat senantiasa menunjukkan dukungan nyata dengan cara datang, melangkah, serta memborong produk-produk lokal hasil karya pelaku usaha daerah sendiri.

“Pesan untuk masyarakat ya sederhana saja; setiap ada event UMKM, tolong bela dan beli saja produk-produk UMKM kita,” pungkas Santi menutup wawancara.

Melalui sinergi antara optimalisasi program pemerintah daerah, semangat juang para penggerak lapangan, serta kesadaran kolektif masyarakat untuk mencintai produk lokal, Gelora November Pertamina Pendopo kini bukan sekadar tempat berkerumun, melainkan simbol kebangkitan ekonomi kerakyatan yang kokoh dan berdaulat di Bumi Serepat Serasan.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

 

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru