Tembus Ratusan Peserta! Wahana Flying Fox Damkar PALI Kembali Menggebrak Gelora November Dalam Semangat HUT RI Ke-81

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten PALI, Rizal Pahlevi, AP., M.Si, bersama personil tampil kompak dan penuh semangat sebelum pelaksanaan wahana Flying Fox di Stadion Gelora November, Talang Ubi, dalam kemeriahan kegiatan Sunday Morning, Minggu (2/8/2026). (Foto: Dok/Istimewah)

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten PALI, Rizal Pahlevi, AP., M.Si, bersama personil tampil kompak dan penuh semangat sebelum pelaksanaan wahana Flying Fox di Stadion Gelora November, Talang Ubi, dalam kemeriahan kegiatan Sunday Morning, Minggu (2/8/2026). (Foto: Dok/Istimewah)

PALI | tintamerah.co -, Suasana Minggu pagi, 2 Agustus 2026 di area Stadion Gelora November Pertamina Pendopo, Talang Ubi, kembali menjadi saksi sejarah ledakan antusiasme publik yang luar biasa. Wahana flying fox besutan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan sukses mencetak rekor fantastis dengan menembus angka 117 peserta dalam perhelatan Sunday Morning, mematri standar baru pelayanan publik yang humanis, edukatif, dan merakyat.

Pagi Penuh Gelora di Jantung Talang Ubi

Aktivitas akhir pekan di pusat keramaian tersebut mendadak dipadati ribuan pasang mata, khususnya anak-anak dan para orang tua yang ingin merasakan langsung sensasi meluncur dari ketinggian. Kehadiran kembali wahana uji nyali dan ketangkasan ini bukan sekadar agenda hiburan musiman. Ia menjelma menjadi simbol kebangkitan ruang publik yang interaktif, tempat di mana anak-anak dan keluarga dapat menikmati akhir pekan dalam balutan edukasi luar ruang yang menyehatkan fisik sekaligus mental.

Gelombang antusiasme ini terlihat jelas dari barisan panjang anak-anak yang dengan sabar menunggu giliran mengenakan atribut pengaman lengkap di bawah pengawasan ketat personel Damkar yang terlatih dan profesional.

Transformasi Pelayanan Publik dan Manifestasi Ketangguhan Mental

Jika ditarik melalui benang merah laporan mendalam portal berita tintamerah.co sebelumnya, kembalinya wahana flying fox ini merefleksikan sebuah lompatan besar dalam paradigma pelayanan publik modern. Damkar PALI membuktikan bahwa instansi penanggulangan bencana tidak lagi sekadar berdiri sebagai garda terdepan saat musibah kebakaran melanda, melainkan hadir secara proaktif dalam membangun ketahanan sosial masyarakat.

BACA JUGA  Jajaran Polres PALI Monitoring Dan Pulbaket Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Pilkades Serentak Tahun 2023

Dalam ulasan terdahulu, ditekankan bagaimana wahana rekreasi publik mampu berfungsi sebagai laboratorium sosial bagi anak-anak. Melalui luncuran dari ketinggian, peserta didik dilatih untuk mengelola rasa takut, membangun rasa percaya diri, serta memupuk keberanian moral yang menjadi fondasi karakter bangsa. Semangat ini sangat selaras dengan momentum perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81 pada tahun ini, di mana kemerdekaan dimaknai sebagai kebebasan untuk tumbuh menjadi generasi yang tangguh, mandiri, dan pantang menyerah.

Pernyataan Resmi Pimpinan: Komitmen Nyata untuk Anak-Anak PALI

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten PALI, Rizal Pahlevi, AP., M.Si, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas ledakan partisipasi publik yang begitu luar biasa pada akhir pekan ini:

“Alhamdulillah atas antusias masyarakat Kabupaten PALI khususnya anak-anak yang hadir bermain wahana flying fox di Gelora November pada Minggu, 2 Agustus 2026, di mana peserta yang bermain mencapai seratus tujuh belas orang,” ujar Rizal Pahlevi saat dihubungi tintamerah.co, Minggu (2/8/2026).

BACA JUGA  Lilin di Atas Mesin Cuci Hanguskan Rumah Warga, Camat dan Lurah Talang Ubi Timur Tinjau Langsung Lokasi Bencana

“Walaupun kegiatan flying fox ini sempat rehat atau istirahat selama satu bulan, tapi antusias masyarakat khususnya anak-anak sangat senang dengan kembali hadirnya flying fox ini, sekaligus dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tahun 2026,” Rizal Pahlevi menambahkan.

“Saya selaku Kadin Damkar dan Penyelamatan Kabupaten PALI selaku penanggung jawab kegiatan ini sangat bersyukur dan sangat senang sekali atas animo masyarakat Kabupaten PALI terhadap kehadiran flying fox ini. Kami berharap dengan kehadiran flying fox ini memberikan dampak positif untuk menghibur sekaligus memberikan edukasi kepada anak-anak PALI,” pungkas Rizal Pahlevi.

Benteng Mental Anak PALI di Ruang Publik

Jeda istirahat selama satu bulan terakhir terbukti sama sekali tidak menyurutkan kerinduan publik; sebaliknya, kehadiran kembali wahana ini disambut dengan ledakan partisipasi yang mencatatkan rekor luar biasa.

Respons positif masyarakat pun mengalir tanpa henti. Sebagaimana disuarakan oleh para orang tua di lokasi kegiatan dalam laporan eksklusif tintamerah.co, wahana luncur gantung ini dinilai sukses bertindak sebagai benteng mental yang efektif bagi anak-anak. Di tengah gempuran era digital dan ketergantungan gawai yang mengisolasi interaksi sosial, wahana fisik seperti flying fox memberikan alternatif petualangan nyata yang mengasah keberanian psikologis, ketangkasan motorik, serta solidaritas sosial di ruang terbuka hijau Kabupaten PALI.

BACA JUGA  Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama

Menyongsong Kemerdekaan dengan Jiwa Kesatria

Melalui sinergi yang kokoh antara aparat penyelamat dan masyarakat, kegiatan Sunday Morning di Gelora November Talang Ubi kini telah bertransformasi menjadi ikon kebanggaan lokal yang patut diperhitungkan. Keberhasilan program ini membuktikan bahwa pendekatan humanis, kreatif, dan dekat dengan rakyat mampu menciptakan ikatan emosional yang kuat antara pemerintah daerah dan warganya.

Menyongsong perayaan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, langkah nyata Damkar PALI melalui wahana flying fox memberikan teladan inspiratif tentang bagaimana sebuah instansi pemerintah dapat menjadi katalisator kebahagiaan dan pembelajaran karakter. Dari ketinggian kabel luncur di Gelora November, masa depan generasi muda PALI ditempa menjadi pribadi yang berani melangkah, siap menghadapi tantangan zaman, dan berjiwa kesatria bagi nusa dan bangsa.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru