Cium Aroma Korupsi di PT. PAS, Singa Abab Ancam akan Demo Kejari PALI

Selasa, 24 Mei 2022 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Singa Abab alias Mulyadi Asoi saat memberikan keterangan kepada Tintamerah.co.id di Sekretariat IWO PALI, Selasa (24/05/22).
Sumber Foto: Tim IWO PALI

Foto: Singa Abab alias Mulyadi Asoi saat memberikan keterangan kepada Tintamerah.co.id di Sekretariat IWO PALI, Selasa (24/05/22). Sumber Foto: Tim IWO PALI

PALI | Tintamerah.co.id -, Warga Desa Betung, kecamatan Abab, yang akrab dikenal Mulyadi Asoi oleh masyarakat PALI mengancam bakal menggelar demonstrasi mengerahkan massa ke Kejaksaan Negeri PALI.

Hal itu dilakukan bila dalam waktu dekat tidak ada perkembangan penanganan dugaan kasus korupsi dana penyertaan modal Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PT. PALI Anugerah Sejahtera (PAS).

Dia mensinyalir anggaran tahun 2017 – 2018 yang sempat mencuat ke publik senilai 3 milliar rupiah itu diduga kuat dengan aroma tindak pidana korupsi.

“Ini tepat sekali, ini yang sangat diharapkan bagi kami masyarakat, karena ini pengeluaran uang negara,” kata dia kepada Tintamerah.co.id di Sekretariat IWO PALI, Selasa (24/05/22).

Pria yang tenar dengan sebutan Singa Abab itu mengatakan dalam penggunaan uang negara pelaporannya harus benar-benar akuntabel, jadi tegas Singa Abab, jangan bodohi rakyat.

Menurut Singa Abab, kabupaten PALI bukan tempat untuk bermain bagi para koruptor dalam mengelolah uang negara.

BACA JUGA  Kapolres PALI Imbau Pengguna Jalan Jelang Nataru

“Karena kami tidak mau dipermainkan, usut tuntas, usut tuntas tidak ada kompromi dan tidak ditoleril,” tegas Singa Abab.

Singa Abab menilai ada gelagat tidak benar karena dari awal suntikan uang rakyat ke PT. PAS tidak ada bukti nyata  keberhasilan.

Singa Abab pun heran, dan mempertanyakan kenapa PT. PAS terus menerus diberikan aliran dana penyertaan modal.

Menurut Singa Abab, seharusnya dari apa yang sudah diberikan dievaluasi, apakah dana yang diberikan itu memang betul-betul dapat dimanfaatkan sesuai dengan harapan, jika tidak, kata Singa Abab, kenapa harus diberikan lagi dana.

Tak hanya itu, lantang Singa Abab, ini sudah keterlaluan, karena sejak berdiri PT. PAS hanya menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengelolaan anggaran kepada pihak-pihak berwenang.

Oleh karena itu, Singa Abab meminta kepada wakil rakyat PALI jangan hanya diam terkait permasalahan ini. Kredibiltas kabupaten PALI yang menjadi taruhannya, karena  kalau terus menerus kita biarkan, menurut Singa Abab, pihak diluar akan beranggapan PALI dihuni sumber daya manusia  orang bodoh-bodoh semua, tempat berlabuhnya para koruptor.

BACA JUGA  Firdaus Hasbullah: Menembus Sekat Parlemen dengan Seni Komunikasi

Singa Abab mengaku mencium aroma tindak pidana korupsi di PT. PAS dan menantang keberanian aparat penegak hukum mengusut tuntas permasalahan ini.

Selain  itu, Singa Abab menuturkan jangan sampai masyarakat PALI menghakimi masalah ini, pihaknya mengingatkan demo akan dilancarkan apabila hal ini tidak segera dituntaskan, pihaknya akan menuntaskan dengan caranya sendir karena kedaulatan ada ditangan rakyat.

“Kami akan segara melakukan aksi demo akbar meminta kepada Kejaksaan Negeri PALI untuk segera mengusut tuntas permasalahan ini, bagi mereka yang betul-betul tidak menginginkan semua ini dituntaskan angkat kaki dari bumi PALI, karena kami memperjuangkan tegaknya dan berdirinya kabupaten PALI, kami tidak senang dan mengecam keras bagi orang-orang yang membiarkan PALI ini diobok-obok oleh para koruptor,” Singa Abab mengobarkan.

BACA JUGA  Jeritan Emak-Emak Simpang Raja PALI: Harga Elpiji 3 Kg Pernah Tembus Rp40 Ribu, Pemkab dan Aparat Tutup Mata?

Dengan luapan berapi-api, Singa Abab meminta pertanggungjawaban kepada pihak yang berkompeten di PT. PAS, karena jelas dia, pihaknya mempunyai hak dan kewajiban terhadap negara untuk mengawasi pengelolaan uang negara.

Singa Abab berharap agar aparat penegak hukum secepat mungkin mengungkap permasalahan ini keruang publik, karena menurut dia, ada pihak-pihak yang mementingkan kepentingan diri sendiri  memenuhi kantong-kantong untuk memperkaya diri pribadi.

Seperti diketahui, perusahaan plat merah kabupaten PALI tersebut mencuat dibeberapa media online setelah Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia menyampaikan opini hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan PT. PAS dari sejak berdiri hungga tahun anggaran (TA) 2020.

Laporan: Efran

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru