H. Ubaidillah Bongkar Gurita Nepotisme di Pertamina Adera, Tabrak Undang-Undang demi Vendor Luar!

Jumat, 27 Maret 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD PALI sekaligus Ketua MPC Pemuda Pancasila, H. Ubaidillah, menabuh genderang perang terhadap praktik

Ketua DPRD PALI sekaligus Ketua MPC Pemuda Pancasila, H. Ubaidillah, menabuh genderang perang terhadap praktik "main mata" oknum internal Pertamina Adera yang diduga memprioritaskan vendor luar. Dengan bukti otentik di tangan, ia mendesak perombakan total demi membela hak pengusaha dan tenaga kerja lokal. "Jangan jadikan jabatan alat memperkaya kroni!" tegasnya. ✊🔥 (Foto:Dok/ubaidillah)

PALI | tintamerah.co -, Genderang perang terhadap praktik kotor di lingkungan industri hulu migas ditabuh kencang dari Bumi Serepat Serasan. Ketua MPC Pemuda Pancasila PALI yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, mengeluarkan pernyataan keras yang menggetarkan dinding-dinding kantor Pertamina EP Hulu Rokan Zona 4, khususnya di Adera Field.

Bukan sekadar gertakan kosong, Ubaidillah menegaskan bahwa dirinya telah mengantongi sejumlah bukti autentik yang menunjukkan bahwa praktik “main mata” ini telah menggurita sejak lama. Ia menuding adanya “tangan dingin” oknum internal di Pertamina Adera yang secara turun-temurun menjadi benteng pelindung bagi vendor-vendor luar, sembari sistematis mematikan potensi pengusaha dan tenaga kerja lokal.

Bukti Praktik Menahun: Bukan Sekadar Isu

Ubaidillah mengungkapkan bahwa data yang ia miliki menunjukkan pola permainan yang rapi dalam lelang proyek dan rekrutmen selama bertahun-tahun.

“Kami punya bukti, ini bukan kejadian kemarin sore. Ini praktik lama yang dipelihara. Ada oknum-oknum yang ‘menanam’ kepentingan mereka di sana. Dokumen dan laporan dari lapangan sudah kami pelajari, dan polanya jelas: mengutamakan kroni luar dengan tameng orang dalam,” tegas Ubaidillah dengan nada bicara yang meledak-ledak saat memberikan keterangan kepada tintamerah.co, Jumat (27/3/2026).

BACA JUGA  DPK KNPI PALI Resmi Dilantik Secara Serentak

Secara yuridis, langkah Pertamina Adera yang disinyalir lebih memprioritaskan vendor luar tanpa alasan objektif merupakan bentuk pengabaian terhadap:

  1. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang mengamanatkan penggunaan serta peningkatan kapasitas sumber daya lokal.
  2. Peraturan Menteri ESDM Nomor 15 Tahun 2013, yang mewajibkan penggunaan produk dalam negeri dan memberikan ruang prioritas bagi perusahaan lokal dalam kegiatan usaha hulu migas.
  3. Pedoman Tata Kerja (PTK) SKK Migas Nomor 007, yang secara eksplisit mengatur tentang kewajiban penggunaan tenaga kerja dan vendor lokal guna menciptakan multiplier effect bagi daerah operasional.

Mafia Proyek dan “Titipan” Orang Dalam

Sorotan tajam ini merupakan kelanjutan dari aroma busuk yang sebelumnya terendus dalam laporan tintamerah.co terkait dugaan mafia proyek dan gurita nepotisme. Modusnya terbilang rapi namun kasat mata: oknum-oknum di dalam Pertamina Adera diduga kuat bermain mata dengan pengusaha luar, menjadi “backing” agar lelang proyek jatuh ke tangan pihak tertentu, sementara pengusaha lokal hanya menjadi penonton di tanah sendiri.

BACA JUGA  Menggugat "Cetak Sawah di Atas Air Mata": YKBHN Desak DPRD PALI Bongkar Skandal PCSR Tempirai!

“Jangan salahkan jika pemuda dan masyarakat PALI bergerak. Pemuda Pancasila tidak akan tinggal diam melihat ketidakadilan yang sudah berkarat ini. Kami meminta General Manager (GM) Pertamina EP Hulu Rokan Zona 4 segera turun gunung ke Adera Field. Bongkar tatanan yang rusak ini! Pecat oknum yang menjadikan jabatan sebagai alat memperkaya kroni!” tambah Ubaidillah.

Ia menekankan bahwa keterlibatan oknum internal sebagai “pelindung” vendor luar telah mencederai semangat transparansi yang digembar-gemborkan Pertamina. “Mereka (oknum) itu digaji negara untuk mengelola aset rakyat, bukan untuk jadi makelar proyek bagi perusahaan luar,” ketusnya.

Seruan Perlawanan Semesta

Sebagai pimpinan legislatif sekaligus komandan ormas terbesar, Ubaidillah memastikan bahwa tuntutan ini adalah suara bulat rakyat PALI. Dengan bukti-bukti yang ada di tangan, ia siap membawa persoalan ini ke ranah yang lebih tinggi jika tidak ada perbaikan mendasar. Perlawanan Semesta” dari berbagai elemen masyarakat kini tinggal menunggu waktu jika manajemen PHR Zona 4 tetap menutup mata.

BACA JUGA  Polres PALI Melalui Polsek Tanah Abang Memantau Langsung PPS Desa Untuk Pemilu Serentak 2024

PALI tidak hanya butuh seremonial CSR, tapi butuh implementasi nyata dari regulasi yang mewajibkan keterlibatan lokal secara penuh dalam setiap tetes keringat produksi migas di tanah mereka.

Konfirmasi: Hingga berita ini diturunkan, redaksi tintamerah.co telah melayangkan upaya konfirmasi kepada pihak manajemen Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4, Jumat (27//3/2026), guna mendapatkan penjelasan resmi terkait tudingan nepotisme, bukti-bukti praktik lama, dan pelanggaran prioritas vendor lokal di Adera Field. Redaksi masih menunggu tanggapan resmi untuk memberikan ruang perimbangan informasi.

 

Laporan: Efran | Editor: tintamerah.co

 

Berita Terkait

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI
Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!
Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir
Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam
Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama
Membuka Urat Nadi Ekonomi Regional: Firdaus Hasbullah Ungkap Diskursus Strategis Akses Jalan Talang Ubi Menuju Musi Rawas
Reses Wakil Ketua II DPRD PALI Firdaus Hasbullah: Keterbatasan Anggaran Bukan Halangan, Konsorsium Migas dan Perjuangan Pusat Jadi Solusi Pembangunan Talang Ubi
Tegas! Firdaus Hasbullah Perjuangkan Kembalikan Pemotongan Anggaran Rp300–500 Miliar dari Pusat untuk PALI di 2027

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:32 WIB

Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama

Berita Terbaru