PALI | tintamerah.co -, Situasi darurat akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan memantik reaksi keras dari pimpinan legislatif daerah. Ketua DPRD Kabupaten PALI, H. Ubaidillah, secara terbuka melontarkan kritik tajam dan meradang terhadap minimnya kepedulian serta peran serta korporasi yang beroperasi di bumi Serepat Serasan dalam menghadapi bencana tahunan ini. Ubaidillah menilai bahwa perusahaan-perusahaan tidak boleh tinggal diam atau seolah tutup mata ketika masyarakat di sekitar wilayah operasional berjibaku menghadapi ancaman asap, kerugian kesehatan, hingga rusaknya lahan perkebunan warga akibat amukan api.
Di tengah sorotan tajam dan tuntutan ketat terhadap tanggung jawab sosial perusahaan tersebut, PT Pertamina EP Pendopo Field justru hadir di garis depan membuktikan komitmen nyatanya. Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab mutlak terhadap keselamatan lingkungan serta warga sekitar wilayah operasional, Pertamina EP Pendopo Field mengerahkan tim tanggap darurat dan armada Fire Truck untuk membantu proses pemadaman Karhutla yang mengganas di wilayah Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, sepanjang bulan Agustus 2026.
Senior Manager PT Pertamina EP Pendopo Field, Hermansyah, menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan wujud nyata dari pilar keselamatan yang tidak hanya berorientasi pada internal perusahaan, melainkan juga keselamatan masyarakat luas.
“Kami tidak hanya berfokus pada keselamatan di area kerja, tetapi juga pada keselamatan masyarakat di sekitar wilayah operasi. Kami akan terus hadir, sigap, dan berkolaborasi untuk memastikan lingkungan yang aman dan lestari,” tegas Hermansyah, Jumat (28/8/2026).
Dalam operasi pemadaman di Desa Talang Akar tersebut, tim tanggap darurat Pertamina Pendopo berkoordinasi secara intensif dengan unsur dan pihak terkait di lapangan. Langkah taktis ini diambil guna memastikan titik-titik api dapat dikendalikan secara efektif serta mencegah api meluas ke area permukiman padat penduduk, lahan-lahan produktif masyarakat, maupun kawasan vital di sekitarnya.
Tidak tanggung-tanggung, armada Fire Truck andalan Pertamina Pendopo yang dikerahkan memiliki kapasitas tangki air hingga 5.000 liter dan ditunjang oleh sistem pompa bertekanan tinggi. Spesifikasi mumpuni ini memungkinkan tim melakukan penyemprotan air secara masif dan berkelanjutan, sekaligus mempercepat proses pendinginan (cooling process) di area-area yang sebelumnya dilalap api. Operasi di lapangan juga disokong penuh oleh 4 personel terlatih yang siaga memastikan prosedur teknis pengisian air dan pengendalian api berjalan sesuai standar keselamatan kerja yang ketat.
Langkah proaktif yang ditunjukkan oleh Pertamina EP Pendopo Field ini sekaligus menjadi teladan dan jawaban konkret atas desakan Ketua DPRD PALI H. Ubaidillah agar korporasi tidak bersikap pasif di tengah bencana. Sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat mutlak diperlukan agar bencana Karhutla dapat ditekan seminimal mungkin demi menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan publik di Kabupaten PALI.
Pertamina Pendopo Field — Peduli, Sigap, dan Bersinergi untuk Keselamatan.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















