PALI | tintamerah.co -, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Asgianto benar-benar membuktikan komitmen nyatanya dalam mendekatkan pelayanan publik hingga ke tingkat kecamatan. Tepat hari ini, Rabu, 9 September 2026, Pemkab PALI secara resmi melaunching dan mengoperasionalkan Posko Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Penukal yang dipusatkan di Desa Gunung Menang.
Peresmian yang tertuang dalam agenda resmi Pemkab PALI pukul 10.00 WIB di Balai Kantor Desa Gunung Menang ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) PALI, unsur Forkopimcam, para Kepala Desa, BPD, tokoh masyarakat, serta ratusan undangan lainnya. Kehadiran posko ini menandai era baru perlindungan keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat dari ancaman kebakaran, sekaligus memangkas jarak respons darurat yang selama ini terpusat di kawasan Talang Ubi.
Peresmian dan dimulainya operasional posko ini merupakan buah dari konsistensi dan kerja taktis Dinas Damkar PALI. Sebelumnya, pada Selasa (1/9/2026), Dinas Damkar PALI telah menggelar rapat persiapan matang di Kantor Desa Gunung Menang yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Damkar PALI, Rizal Pahlevi, AP., M.Si., didampingi unsur pemerintah kecamatan, kepala desa, serta jajaran terkait.
Dalam arahannya saat rapat persiapan tersebut, Rizal Pahlevi memaparkan secara blak-blakan bahwa pembentukan posko ini adalah tindak lanjut konkret dari diskusi yang telah dibangun bersama Camat dan Kepala Desa Gunung Menang beberapa bulan sebelumnya di Kantor Camat.
“Alhamdulillah, pada saat itu kami didukung penuh dan disupport oleh Pak Camat dan Pak Kades Gunung Menang terkait dengan pembentukan pos pemadam kebakaran yang kita pusatkan untuk Kecamatan Penukal di Desa Gunung Menang,” ujar Rizal Pahlevi di hadapan peserta rapat.
Rizal menegaskan, rencana strategis ini telah dilaporkan langsung kepada Bupati PALI dan mendapatkan lampu hijau penuh dari pimpinan tertinggi di Bumi Serepat Serasan tersebut. “Jadi pembentukan pos damkar ini sudah mendapat arahan dari beliau. Pak Bupati setuju bahwa pos damkar Kecamatan Penukal ini dipusatkan dan diletakkan di Desa Gunung Menang,” tegasnya.
Strategi Percepatan: Siagakan 1 Unit Armada Baru dan Sistem 5 Personil 24 Jam
Lebih lanjut, Rizal menjelaskan bahwa percepatan operasional ini didasari oleh urgensi kebutuhan masyarakat di luar kawasan Talang Ubi yang selama ini memiliki celah risiko kebakaran cukup tinggi. Untuk menjawab tantangan tersebut, Dinas Damkar PALI langsung mengerahkan kekuatan penuh.
“Karena kita sudah ada armada tambahan, armada mobil damkar satu unit yang kita adakan atau pengadaannya di tahun 2026 ini sudah siap. Sengaja kami lakukan untuk percepatan ini, untuk merespons keluhan dan kebutuhan masyarakat, terutamanya masyarakat di luar Talang Ubi,” ungkap Rizal.
Di posko baru ini, Dinas Damkar PALI akan menempatkan satu unit armada tangguh beserta personel yang siaga secara bergilir. Mengingat adanya keterbatasan jumlah personel secara keseluruhan, Rizal memastikan pihaknya telah merumuskan pola pembagian tugas yang efektif dan efisien.
“Jadi nanti kami tempatkan di Gunung Menang ini satu armada, Pak Kades. Beserta personel yang akan mengoperasikan ataupun standby di sini untuk merespons kejadian-kejadian kebakaran. Karena kita terus terang ada keterbatasan personel, maka kita buat sistem bergilir. Satu hari itu akan ada lima personel standby di pos, siaga selama 24 jam untuk merespons laporan kejadian,” jelasnya.
Kolaborasi Lintas Sektoral dan Proyeksi Gedung Permanen Tahun Depan
Dalam kesempatan itu, Rizal Pahlevi juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Desa Gunung Menang dan pihak kecamatan yang telah memberikan fasilitas tumpangan tempat bagi armada dan personel Damkar.
“Karena kita belum ada gedung pos permanen sendiri, saat ini kita menumpang dulu di sini. Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Kades dan Pak Camat yang telah menyediakan tempat untuk standby kendaraan armada dan tempat istirahat personel yang bekerja,” tuturnya.
Namun, kolaborasi ini tidak berhenti pada fase tumpangan sementara. Rizal membeberkan bahwa sinergi lintas sektoral ini akan berlanjut ke tahap pembangunan infrastruktur permanen pada tahun anggaran mendatang. Pihak desa telah menyiapkan lahan khusus yang akan dihibahkan kepada Dinas Damkar PALI.
“Tahun ini kita difasilitasi dulu oleh pihak desa. Nah, tahun depan kita sudah ada lahan dari Pak Kades dan pihak desa yang akan dihibahkan kepada Dinas Damkar. Insya Allah tahun depan kita bangun pos komandonya secara permanen, lengkap dengan garasi dan fasilitas penunjang personel,” terangnya.
Matangkan Agenda Launching 9.9.2026 dengan Target 150 Undangan
Menyongsong hari peresmian pada tanggal 9 September 2026 (9.9.2026), Rizal mengajak seluruh peserta rapat dan stakeholder terkait untuk berdiskusi aktif mematangkan teknis acara, mulai dari format peluncuran, pengguntingan pita, hingga penyambutan tamu undangan dari tingkat kabupaten hingga pemerintahan desa (pemkal).
“Insya Allah kita laksanakan launching atau dimulainya operasional pos pada tanggal 9 September 2026. Kita siapkan konsumsi bersama masyarakat. Untuk undangannya, kita rencanakan sekitar 150 orang dari unsur Kabupaten, Camat, seluruh Kades se-Kecamatan Penukal, BPD, hingga elemen masyarakat,” ajak Rizal antusias.
Rapat persiapan yang berlangsung interaktif tersebut ditutup dengan permohonan masukan dari Rizal Pahlevi kepada seluruh peserta agar hari peresmian dan operasionalisasi pos damkar ini dapat berjalan lancar, sukses, serta memberikan dampak perlindungan maksimal bagi masyarakat luas.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















