Menjemput Asa di Kandang Samping Rumah: Kisah Amat Surman dan Transformasi Ekonomi Desa Sirah Pulau Lewat Program PTBA

Selasa, 1 September 2026 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amat Surman (72), warga Desa Sirah Pulau, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, menunjukkan telur hasil ternak ayam petelur bantuan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) di samping rumahnya, Selasa (1/9/2026). Program pemberdayaan ini sukses memantik asa baru bagi warga prasejahtera untuk keluar dari ketergantungan ekonomi dan meraih kemandirian finansial. (Foto: Dok/Humas PT BA)

Amat Surman (72), warga Desa Sirah Pulau, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, menunjukkan telur hasil ternak ayam petelur bantuan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) di samping rumahnya, Selasa (1/9/2026). Program pemberdayaan ini sukses memantik asa baru bagi warga prasejahtera untuk keluar dari ketergantungan ekonomi dan meraih kemandirian finansial. (Foto: Dok/Humas PT BA)

PALI | tintamerah.co -, Di usia 72 tahun, Amat Surman menemukan ritme hidup baru yang jauh lebih bermakna. Warga Desa Sirah Pulau, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, ini tak lagi menghabiskan hari-harinya dalam ketidakpastian. Pagi, sore, hingga malam, waktunya kini tersita oleh rutinitas produktif: memberi makan, memastikan ketersediaan air minum, dan membersihkan kandang ayam petelur di samping rumahnya setiap dua hari sekali.

Rutinitas anyar ini bukan sekadar kesibukan pengisi waktu luang. Bagi Amat, kehadiran kandang ayam tersebut merupakan titik balik penopang hidup setelah sekian lama tidak memiliki pekerjaan tetap dan menggantungkan kebutuhan sehari-hari pada anak-anaknya. Memelihara ternak sebenarnya bukan hal asing bagi Amat yang sejak masa sekolah dasar sudah akrab dengan aktivitas merawat ayam, bebek, dan kambing. Namun, kali ini pengalaman masa kecil tersebut bertransformasi menjadi peluang emas untuk mengais pundi-pundi penghasilan mandiri.

Akselerasi Produktivitas dan Peran Strategis PTBA

BACA JUGA  Kasat Binmas Polres Pali Laksanakan Kegiatan Jum'at Curhat di Kantor Kades Talang Bulang

Transformasi yang dialami Amat merupakan bagian dari implementasi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang digulirkan oleh PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA). Inisiatif budidaya ayam petelur rumahan ini dirancang secara strategis guna menyasar penguatan ekonomi rumah tangga sekaligus mendongkrak ketahanan pangan di tingkat lokal.

Pada tahap awal, PTBA membekali setiap penerima manfaat dengan paket komprehensif berupa:

  • 12 ekor ayam petelur berkualitas siap produksi.
  • 1 karung pakan bernutrisi tinggi.
  • 1 unit kandang baru yang dibangun secara khusus di dekat pekarangan rumah masing-masing.

Menariknya, performa ayam-ayam bantuan ini melampaui estimasi awal. Dirancang agar mulai bertelur pada hari ke-24, ayam-ayam tersebut justru menunjukkan adaptasi luar biasa dengan mulai menghasilkan telur pada hari ke-16. Catatan data menunjukkan bahwa per 31 Agustus 2026 atau tepat 23 hari pasca-distribusi, siklus produksi telah berjalan optimal dan mendatangkan senyum optimisme bagi para penerima manfaat.

Membangun Ekosistem Usaha Berkelanjutan

BACA JUGA  Kapolres Pali Sanggah Adanya 60 Titik Sumur Minyak Ilegal Di Kabupaten Pali

Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, menggarisbawahi bahwa mulai berproduksinya ayam-ayam tersebut menandai tercapainya fase krusial program, yakni terciptanya manfaat ekonomi secara langsung bagi warga. Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa esensi dari pemberdayaan masyarakat bukan sekadar memberikan bantuan fisik yang bersifat karikatif, melainkan membangun kemandirian jangka panjang. Oleh karena itu, PTBA menyertakan program pelatihan serta pendampingan intensif agar warga memiliki kapabilitas manajerial usaha yang berkelanjutan.

Senada dengan hal tersebut, Sustainability Division Head PTBA, Dedy Saptaria Rosa, memaparkan bahwa budidaya ayam petelur ini memiliki multiplier effect yang strategis. Selain mengerek pendapatan keluarga, ketersediaan telur secara kontinu di tingkat lokal turut menjamin pasokan pangan bergizi bagi masyarakat sekitar.

Kolaborasi Lintas Sektor dan Proyeksi Masa Depan

Keberhasilan program di Desa Sirah Pulau ini tidak lepas dari sinergi kuat antara PTBA dengan Rumah Kreatif Sriwijaya selaku mitra pelaksana, melibatkan tenaga ahli budidaya, serta mendapat dukungan penuh dari Forum Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (FP2M) bersama Pemerintah Desa Sirah Pulau.

BACA JUGA  Kapolres PALI Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Musi 2023

Sebagai langkah keberlanjutan (sustainability), PTBA bahkan telah melakukan survei lokasi di desa-desa terdekat yang masuk dalam wilayah Ring 1 perusahaan. Langkah taktis ini dipersiapkan untuk merealisasikan program penanaman jagung serta pembangunan pabrik pakan mandiri, guna memangkas biaya operasional dan membentuk ekosistem budidaya yang jauh lebih efisien.

Bagi Amat Surman, deretan telur yang dipanen dari kandang sederhananya kini menjadi simbol nyata dari harapan baru. Sembari merawat ayam-ayamnya dengan telaten, ia menyimpan impian agar skala usahanya dapat terus berkembang di masa mendatang.

“Terima kasih kepada PTBA. Kami bersyukur sudah dibantu. Harapannya jangan hanya 12 ekor. Kalau ada tambahan ayam dan pakan, mudah-mudahan bisa segera diberikan, supaya kami bisa mendapatkan penghasilan lebih,” pungkas Amat penuh harap.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru