KPID Sumsel Datang ke Kantor Bupati Ogan Ilir, Ini Pesan Panca WA

Selasa, 15 Maret 2022 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indralaya | Ogan Ilir | Tintamerah.co.id – Guna melakukan sosialisasi siaran analog yang beralih menjadi siaran digital ke daerah, anggota komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumsel langsung mendatangi Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar Mawardi untuk melakukan silahturahmi dan dialog bersama, Senin (14/3) di Ruang Rapat Bupati KPT Tanjung Senai Indralaya.

Wakil Ketua KPID Sumsel Herpriadi mengatakan bahwa ada 7 orang anggota komisioner KPID Sumsel yang bidang-bidangnya terdiri dari kelembagaan pengawasan dan perizinan.

“Kami sangat berterimakasih sudah diterima Pak Bupati Panca untuk melakukan sosialisasi dan bersilahturahmi disini. Jadi tahap pertama penghentian siaran analog untuk daerah yaitu Ogan Ilir Banyuasin Oki, jadi pada 30 April nanti masyarakat yang masih memiliki tv lama sudah tidak bisa menonton lagi siaran tv analog karena sudah berganti ke sistem digital. Ini program Kementrian Kominfo, kami sebagai KPID melakukan pengawasan.Kita memberitahuan dan mensosialisasikan perpindahan analog ke digital agar masyarakat tidak kaget lagi,” kata Hepriadi.

BACA JUGA  Wabup Ardani Sebut Pelaksanaan MTQH ke-29 Ogan Ilir Banyak Kekurangan

Ia juga menyampaikan hal tersebut karena ingin Bupati memberikan dukungan perpindahan sistem siaran tv analog ke digital tersebut.

“Kalau memang dibutuhkan untuk sosialisasi di Kecamatan meskipun tidak seluruhnya kami siap. Tidak perlu repot dan tanpa biaya apapun,” jelasnya.

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar mengatakan, program analog swift off aso (soa) berubah menjadi digital. Menurut Bupati Panca program tersebut ada baik dan buruknya, baiknya siaran tv lebih jelas bening dan bersih, sementara buruknya adalah secara tidak langsung mewajibkan masyarakat membeli tv baru, kalau tidak membeli tv baru harus membeli semacam alat untuk menonton siaran digital.

“Saya rasa tidak ada masalah untuk sosialisasi ini sesuai kemajuan jaman. Yang dikhawatirkan sampai tidaknya info yang dibutuhkan ke masyarakat. Kalau disini yang agak susah signal adalah Kecamatan Rambangkuang, Muarakuang dan Pemulutan Barat. Sesuai kemajuan jaman dunia siaran juga mau tidak mau juga harus berkembang, namun jangan sampai seolah – olah kita berbisnis ke masyarakat. Jangan sampai image di masyarakat KPID, Pemkab dan Pemerintah Pusat seolah – olah seperti ‘memaksa’ membeli STB (alat menonton siaran digital-red) agar mereka bisa menonton, padahal kan tidak. Apalagi kondisi saat ini masyarakat secara ekonomi sedang susah,” jelasnya.

BACA JUGA  Tim Beruang Hitam Polres PALI Amankan Pelaku Pencuri Besi Pertamina

Kadis Kominfo Ogan Ilir Ferdian Riza Yudha didampingi Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Ogan Ilir Dian Septa mengatakan sepertinya distribusi kebijakan agak samar samar sehingga tidak terdistribusi dengan baik ke pemerintah daerah.

“Saya sarankan agar bisa di sounding ke pusat kebijakan ini agar lebih masif ke pemerintah daerah,” jelasnya. (AL)

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru