Nurhikma Ditangkap Terkait Dugaan Senpi, Kuasa Hukum Desri Nago Soroti Proses Hukum

Minggu, 20 Juli 2025 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, tintamerah.co.id Kantor Hukum Desri Nago & Rekan bersama sejumlah advokat yakni Suwito Winato, S.H., M.H., Philipus Pito Sogen, S.H., Ilham Wahyudin, S.H., Muhammad Hasbi Hashiddiq, S.H., dan Rudianto, S.H., menyatakan akan menempuh berbagai langkah hukum untuk membela klien mereka, Nurhikmah. Hal ini menyusul penangkapan terhadap Nurhikmah oleh pihak Polres Muara Enim yang dinilai janggal.

Advokat Desri Nago, S.H. menyampaikan bahwa langkah hukum ini diambil demi kepentingan kliennya yang diduga mengalami perlakuan tidak sesuai prosedur hukum. Menurutnya, peristiwa terjadi pada tanggal 17 malam sekitar pukul 02.00 WIB, ketika sekelompok orang yang diduga merupakan anggota Polres Muara Enim mendatangi rumah Nurhikmah.

BACA JUGA  APBK Aceh Timur Tahun 2024 Capai 1,9 Triliun

“Mereka datang menanyakan keberadaan ibunya kepada anak Nurhikmah. Setelah itu, dilakukan penggeledahan di dalam rumah, dan dikabarkan ditemukan sebuah senjata api,” jelas Desri saat memberikan keterangan pada Minggu (20/07).

Lebih lanjut, Desri menjelaskan bahwa penggeledahan tersebut tidak disertai dengan surat resmi dan tidak disaksikan aparat pemerintah setempat seperti kepala desa. Salah satu saksi keluarga, Ariel, yang disebut sebagai keponakan Nurhikmah, berada di luar rumah saat kejadian.

“Yang kami sayangkan adalah proses penegakan hukum yang tidak transparan dan diduga tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Klien kami adalah seorang jurnalis dan juga berencana mencalonkan diri sebagai kepala desa, sehingga kami menduga ada motif lain di balik penangkapan ini,” imbuhnya.

BACA JUGA  Wakil Ketua TKD Sumsel, Himbau Agar Debat Capres Harus Objektif

Tim kuasa hukum menyatakan akan menempuh jalur praperadilan serta melaporkan peristiwa ini ke sejumlah lembaga, termasuk Divisi Propam Mabes Polri, Kompolnas, Komnas HAM, dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Mereka juga berencana menggelar jumpa pers dan aksi damai di Polda Sumatera Selatan.

“Kami akan mendaftarkan gugatan praperadilan hari Rabu ini. Kami tidak ingin penegakan hukum dilakukan secara semena-mena. Kami percaya keadilan masih ada, terutama bagi masyarakat kecil seperti klien kami,” pungkas Desri. (DNL)

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru