Nyawa Warga PALI Bukan Tumbal Logistik! LSM Serampuh Desak Dishub Hentikan Total Operasional PT MHP: SOP Hanya Macan Kertas!

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu unit truk raksasa pengangkut loging PT Musi Hutan Persada (MHP) terpantau melintasi jalan aspal di kawasan Simpang Raja saat malam hari. Meski dikawal petugas, kehadiran armada bermuatan berat di jalan umum ini terus menuai protes keras dari masyarakat dan aktivis karena dianggap mengabaikan SOP keselamatan serta mengancam nyawa warga PALI. (Foto: Dok/Dwik)

Satu unit truk raksasa pengangkut loging PT Musi Hutan Persada (MHP) terpantau melintasi jalan aspal di kawasan Simpang Raja saat malam hari. Meski dikawal petugas, kehadiran armada bermuatan berat di jalan umum ini terus menuai protes keras dari masyarakat dan aktivis karena dianggap mengabaikan SOP keselamatan serta mengancam nyawa warga PALI. (Foto: Dok/Dwik)

PALI | tintamerah.co -, Aroma maut kembali menyengat di jalanan Bumi Serepat Serasan. Meski rentetan tragedi telah merenggut nyawa warga hingga pelajar, armada raksasa pengangkut loging milik PT Musi Hutan Persada (MHP) dituding masih leluasa “menjajah” aspal umum dengan mengabaikan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Ketua LSM Serampuh, Sonny Ternando, meledak dalam kemarahan saat memberikan pernyataan kepada redaksi tintamerah.co, Selasa (31/3/2026). Ia menegaskan bahwa Dinas Perhubungan (Dishub) tidak boleh lagi bermain mata dengan keselamatan rakyat.

SOP Formalitas, Rakyat Jadi Sasaran

Sonny menilai klaim PT MHP mengenai aturan ketat terhadap driver hanyalah omong kosong belaka demi meredam gejolak publik. Faktanya, di lapangan, truk-truk monster ini tetap menjadi teror nyata yang mengancam keselamatan pengguna jalan lain.

BACA JUGA  WD Berhasil Diringkus Satres Narkoba Polres PALI yang Diduga Kurir Narkoba

“Kami minta dengan sangat, pihak Dishub segera ambil tindakan nyata: Hentikan total angkutan loging PT MHP yang melanggar SOP! Jangan tunggu ada nyawa melayang lagi baru sibuk bikin rilis media. Keselamatan warga PALI tidak bisa ditukar dengan nilai investasi apa pun,” tegas Sonny dengan nada pedas.

Dishub Mandul atau Terbelenggu Hibah?

Sentilan keras juga diarahkan kepada kinerja Dishub yang dianggap “ompong” di hadapan korporasi. Sonny mengaitkan kecurigaan publik yang sempat mencuat sebelumnya terkait hibah lahan 9 hektar yang diduga menjadi “pelicin” bungkamnya otoritas terkait.

“Apakah nyawa anak sekolah dan warga kita semurah itu? Jangan sampai tudingan bahwa Dishub mandul karena ‘tersandera’ hibah lahan itu benar adanya. Jika SOP terus dilanggar tanpa ada sanksi penghentian operasional, maka pemerintah telah gagal melindungi rakyatnya sendiri,” cetusnya.

BACA JUGA  Nyawa Warga PALI Melayang di Bawah Roda Raksasa: "Hentikan Armada PT MHP!"

Menagih Janji Flyover: Bangun atau Pergi!

Nada keras Sonny ini sejalan dengan kemarahan Ketua DPRD PALI sebelumnya yang sempat mengultimatum PT MHP untuk segera membangun flyover atau angkat kaki dari Bumi Serepat Serasan. Selama jalur khusus belum tersedia, membiarkan truk loging melintasi jalan umum yang padat aktivitas warga adalah sebuah kejahatan kemanusiaan yang terencana.

Berdasarkan catatan laporan tintamerah.co, rekam jejak “roda maut” PT MHP telah berkali-kali menumpahkan darah di jalanan PALI. Mulai dari insiden tragis pelajar SMP hingga ancaman terhadap pengendara motor setiap harinya.

Ultimatum Terakhir

LSM Serampuh memperingatkan bahwa jika dalam waktu dekat tidak ada langkah tegas dari Dishub untuk mengandangkan armada yang melanggar SOP, maka jangan salahkan jika masyarakat yang akan turun tangan melakukan pemblokiran massal.

BACA JUGA  LSM Serampuh akan Menggelar Kongres ke–2 Tahun 2021

“Jalan aspal ini dibangun pakai uang rakyat, bukan uang perusahaan. Kalau MHP tidak bisa tertib dan Dishub hanya diam menonton, maka rakyat yang akan bertindak sebagai hakim di jalanan. Jangan paksa kami bergerak lebih jauh!” tutup Sonny Ternando dengan tajam.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!
Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana
Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik
Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:20 WIB

Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!

Senin, 15 Juni 2026 - 08:16 WIB

Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana

Senin, 15 Juni 2026 - 07:37 WIB

Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Berita Terbaru