Panen Raya Serentak, Banyuasin 3 Besar Penghasil Gabah Nasional Optimis Optimalkan Swasembada Pangan

Senin, 7 April 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin, tintamerah.co.id — Dalam rangka pelaksanaan Panen Raya serentak oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP digelar di 14 Provinsi dan 157 kabupaten/kota, Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, SP melakukan Panen Raya Padi di Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, Senin (7/04/2025).

Panen Raya ini tentu seiring dengan program Presiden RI menuju Indonesia Swasembada Pangan, ditargetkan Indonesia mencapai swasembada pangan dalam kurun waktu tiga sampai empat tahun mendatang dengan mencetak luas lahan panen hingga empat juta hektar.

Salah satu kebijakan utama dari Presiden Prabowo adalah penetapan harga gabah kering panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram. Menurut Presiden, langkah ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga stabilitas ekonomi dalam rantai distribusi pangan.

Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian menegaskan sebagai 3 besar penghasil Gabah nasional, Kabupaten Banyuasin siap bersama dengan Kabupaten/kota seluruh Indonesia mewujudkan swasembada pangan sesuai dengan cita-cita Presiden Prabowo Subianto. Kita sepakat bahwa dengan swasembada pangan, negara akan menjadi kuat dan ketahanan pangan kunci dari kekuatan negara.

BACA JUGA  Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel Amankan Pelaku Penyebar Video Asusila

Di Kabupayen Banyuasin, untuk lahan luas tanam sampai dengan Maret 2025 seluas 199.684 Ha, luas panen sampai dengan Maret 2025 seluas 129.880 Ha dengan estimasi produksi sebesar 649.400 Ton GKG.

Realisasi penyerapan gabah oleh Bulog periode Maret dan April sebesar 36.170 ton GKG untuk konversi setara beras yakni 15.647 ton Beras. “Tentu Pemkab Banyuasin optimis kedepan akan terus meningkatkan luas tanam seperti yang telah diarahkan oleh Kementerian Pertanian RI. Insha Allah berkat kerja sama bersama para petani, gapoktan dan stakeholder yang ada, kita yakin dapat mewujudkan Indonesia swasembada pangan, ” papar Ibu dua anak ini.

Pemanfaatan pupuk bersubsidi sejauh ini berjalan dengan baik, didistribusikan langsung kepada petani baik dari bantuan pusat maupun dari Pemkab Banyuasin. Saat ini Kabupaten Banyuasin memiliki potensi pertanian strategis di wilayah Tanjung Lago, Muara Telang, Muara Padang, Muara Sugihan, Air Salek, Makarti Jaya, Karang Agung Ilir dan Banyuasin I.

BACA JUGA  Sekolah Lestari Berdikari Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan Lingkungan

Sementara itu, Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, SH., MH menyatakan bahwa dari tahun 2009, Sumatera Selatan telah menjadi 5 (lima) besar penyumbang padi terbesar di Indonesia. Untuk itu, Herman Deru berharap agar Presiden dapat terus membantu memaksimalkan pertanian di Sumsel baik bantuan pupuk, alat mesin pertanian untuk panen dan pasca panen.

Selain itu, Herman Deru mengucapkan terima kasih atas net harga gabah Rp. 6.500 yang sangat membantu petani serta distribusi pupuk yang menjadi lebih mudah saat ini.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo mengucapkan terima kasih dan apresisasi kepada para petani yang merupakan produsen pangan. Pangan sangat penting, penompang negara dan tanpa pangan tidak akan ada negara RI.

BACA JUGA  KPU Sumsel Resmi Launching Pilkada yang Akan Dilaksanakan Serentak 27 November 2024

“Kita akan terus berupaya menemukan formula agar swasembada pangan terus dimaksimalkan, kedepan akan dibentuk koperasi desa dan apotik serta klinik di desa dengan harga yang terjangkau. Selain itu juga ikan akan diupayakan sampai kepada masyarakat langsung untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat, ” jelasnya.

Kedepan Prabowo yakin dapat mewujudkan cita-cita Indonesia mandiri pangan serta mengucapkan terima kasih kepada semua Menteri, Gubernur, Bupati/Walikota, Kapolri, Kejati dan semua yang membantu, bekerja untuk kepentingan rakyat Indonesia. “Insha Allah kita mampu menuju Indonesia swasembada pangan, ” tutup orang nomor satu di Republik Indonesia ini.

Turut hadir Dandim O430/Banyuasin, Kapolsek Mariana, Manager Bisnis Perum Bulog Wilayah Sumsel Babel, Camat Banyuasin I dan Kades Merah Mata. (**)

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru