SATU KOMANDO! PEMUDA PANCASILA TALANG UBI SIAP “MEMERAHKAN” ADERA: MENANTI INSTRUKSI PERLAWANAN SEMESTA

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PAC Pemuda Pancasila Talang Ubi, Stelly Adriansyah, menegaskan seluruh kader di tingkat akar rumput siap bergerak menunggu instruksi Ketua MPC PP PALI, H. Ubaidillah. Barisan

Ketua PAC Pemuda Pancasila Talang Ubi, Stelly Adriansyah, menegaskan seluruh kader di tingkat akar rumput siap bergerak menunggu instruksi Ketua MPC PP PALI, H. Ubaidillah. Barisan "Loreng Oranye" kini dalam posisi siaga satu, siap mengawal perlawanan terhadap dugaan gurita nepotisme dan mafia proyek di tubuh Pertamina Adera Field. (Foto: Dok/ PAC PP PALI)

PALI | tintamerah.co -, Tabuh genderang perang melawan dugaan praktik lancung di tubuh Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Adera Field kian nyaring terdengar. Bukan sekadar gertakan sambal, barisan pemuda berseragam loreng oranye di bawah naungan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Talang Ubi menyatakan diri dalam posisi “Siaga Satu”.

“Satu komando! Saya, selaku Ketua Pemuda Pancasila Talang Ubi, menegaskan bahwa seluruh kader di tingkat bawah siap bergerak menunggu komando dari Ketua MPC, H. Ubaidillah. Apapun perintahnya, kami laksanakan!” tegas Ketua PAC PP Talang Ubi, Stelly Adriansyah, dengan nada lugas dan tanpa basa-basi saat mmemberikan keterangan kepada tintamerah.co, Sabtu (28/3/2026).

Pernyataan ini menjadi amunisi tambahan bagi gerakan “PALI Menggugat” yang sebelumnya telah dicanangkan oleh H. Ubaidillah, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kabupaten PALI. Ini adalah sinyal merah bagi manajemen Pertamina Adera yang dinilai kian “budeg” dan menutup mata terhadap borok internal yang kian bernanah.

BACA JUGA  Menagih Janji "Partisipasi Semesta": Catatan Keras Firdaus Hasbullah untuk Pendidikan PALI

Gurita Nepotisme dan Mafia Proyek yang Kian Tebal

Dukungan penuh dari level akar rumput ini bukan tanpa alasan. Rentetan investigasi dan laporan sebelumnya telah menguliti bagaimana dugaan gurita nepotisme mencengkeram operasional Adera Field. Mulai dari dugaan penguasaan proyek oleh “orang dalam”, hingga karpet merah yang digelar untuk vendor-vendor luar daerah sembari mematikan potensi pengusaha lokal PALI.

Praktik ini dinilai bukan lagi sekadar pelanggaran administrasi, melainkan pembangkangan sistematis terhadap semangat Undang-Undang yang seharusnya memprioritaskan kearifan dan pemberdayaan lokal di wilayah ring satu operasional migas.

“Kita tidak boleh hanya jadi penonton di tanah sendiri sementara oknum-oknum di dalam sana berpesta pora dengan mafia proyek dan titipan-titipan tertentu,” ungkap salah satu kader PP dengan nada geram.

BACA JUGA  Polres PALI Melalui Polsek Penukal Abab Hadiri Seismik 3D Wilayah Kecamatan Penukal

Tuntutan “Turun Gunung” yang Belum Terjawab

Sebelumnya, desakan agar General Manager (GM) PHR Zona 4 “turun gunung” untuk membongkar sindikat ini telah menggema. Publik menuntut transparansi total atas proses tender dan rekrutmen yang selama ini terkesan tertutup dan hanya menguntungkan segelintir elit.

Ubaidillah secara konsisten menyerukan “Perlawanan Semesta” jika Pertamina tetap bersikukuh mempertahankan sistem yang korup. Kini, dengan barisan Pemuda Pancasila Talang Ubi yang sudah merapatkan barisan, “Perlawanan Semesta” tersebut tinggal menunggu satu instruksi final untuk meledak di lapangan.

Konfirmasi Pihak Terkait

Tim redaksi tintamerah.co  telah melakukan upaya konfirmasi kepada pihak PHR Zona 4 dan SKK Migas, Jumat (27/3/2026), terkait gejolak di tingkat bawah serta tudingan-tudingan miring yang mengarah pada manajemen Adera Field. Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait masih irit bicara, seolah menganggap remeh api kemarahan masyarakat lokal yang kian membesar.

BACA JUGA  KNPI PALI Galang Dana untuk Membantu Korban Kebakaran di Gang Masjid

Publik kini menanti, apakah Pertamina akan segera melakukan bersih-bersih internal dan membenahi tata kelola vendornya, ataukah mereka lebih memilih untuk berhadapan langsung dengan “Satu Komando” barisan pemuda yang sudah kehilangan kesabaran?

Satu hal yang pasti: Di Talang Ubi, mesin-mesin perlawanan sudah dipanaskan. Komando ada di tangan H. Ubaidillah, dan ribuan kader siap menjemput keadilan bagi tanah PALI.

 

Laporan: Efran | Editor: tintamerah.co

 

Berita Terkait

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI
Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!
Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir
Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam
Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama
Membuka Urat Nadi Ekonomi Regional: Firdaus Hasbullah Ungkap Diskursus Strategis Akses Jalan Talang Ubi Menuju Musi Rawas
Reses Wakil Ketua II DPRD PALI Firdaus Hasbullah: Keterbatasan Anggaran Bukan Halangan, Konsorsium Migas dan Perjuangan Pusat Jadi Solusi Pembangunan Talang Ubi
Tegas! Firdaus Hasbullah Perjuangkan Kembalikan Pemotongan Anggaran Rp300–500 Miliar dari Pusat untuk PALI di 2027

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:32 WIB

Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama

Berita Terbaru