Satu Tahun Kepemimpinan Bupati PALI: Mahasiswa Formapali Beri Catatan Kritis Soal Transparansi dan Nasib Pemuda

Sabtu, 21 Februari 2026 - 23:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perantau intelektual PALI se-Jabodetabek buka suara soal sau tahun kepemimpinan Asagianto-Iwan Tuaji
(Dok/Formapalijabodetabek)

Perantau intelektual PALI se-Jabodetabek buka suara soal sau tahun kepemimpinan Asagianto-Iwan Tuaji (Dok/Formapalijabodetabek)

PALI | tintamerah.co -, Forum Mahasiswa PALI se-Jabodetabek (Formapali) resmi menyampaikan hasil evaluasi kritis terhadap satu tahun kepemimpinan Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Meski mengapresiasi capaian fisik, para mahasiswa menyoroti pentingnya tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan keberpihakan pada pemberdayaan pemuda.

Dalam diskusi evaluatif yang melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, Formapali menaruh perhatian besar pada arah pembangunan daerah agar tidak hanya mengejar pembangunan infrastruktur semata.

Apresiasi Pembangunan Infrastruktur

Koordinator Formapali, Ulin Puspa, menyatakan bahwa mahasiswa mengakui adanya kemajuan signifikan dalam satu tahun terakhir. Peningkatan infrastruktur dasar dan perbaikan layanan administrasi publik dinilai telah mempermudah konektivitas antar wilayah serta mempercepat pelayanan birokrasi bagi masyarakat.

BACA JUGA  Polsek Tanah Abang Gelar Pengamanan Pelaksanaan Pemilihan BPD Desa Lunas Jaya dan Desa Bumi Ayu

“Kami mengapresiasi capaian pemerintah daerah dalam pembangunan fisik dan dukungan awal bagi UMKM. Ini langkah positif untuk konektivitas wilayah,” ujar Ulin dalam keterangan resminya, Sabtu (21/02/2026).

Catatan Kritis: Lapangan Kerja hingga Transparansi Anggaran

Namun, di balik capaian tersebut, Formapali memberikan sejumlah catatan merah. Isu utama yang menjadi sorotan adalah masih tingginya angka pengangguran di kalangan pemuda PALI serta minimnya program pelatihan keterampilan (skill development) yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Selain itu, mahasiswa menyoroti dua aspek krusial lainnya: tranparansi anggaran dan sitem meritokrasi. Mereka mendesak pemerintah untuk lebih terbuka dalam publikasi laporan kinerja dan penggunaan anggaran daerah.

Selain itu, Formapali mendorong penguatan merit system dalam penempatan jabatan birokrasi agar pengisian posisi ASN didasarkan pada kompetensi, bukan faktor kedekatan.

BACA JUGA  Diduga Dengan Sengaja Menerima Gadai Hasil Tindak Pidana Pencurian, Warga Dusun IV Desa Tempirai Ditangkap Satreskrim Polres PALI

“Evaluasi ini bukan kritik tanpa solusi. Ini tanggung jawab moral kami agar pembangunan juga menyentuh kualitas SDM dan tata kelola yang bersih,” tambah Ulin.

Rekomendasi Strategis untuk Pemkab PALI

Sebagai bentuk kontribusi nyata, Formapali menyodorkan beberapa rekomendasi strategis kepada Pemerintah Kabupaten PALI, di antaranya:

  • Pengembangan kewirausahaan dan pelatihan kerja khusus pemuda.
  • Digitalisasi UMKM untuk memperluas pasar produk lokal.
  • Penerapan seleksi jabatan berbasis kompetensi secara ketat.
  • Publikasi laporan kinerja secara berkala agar dapat diakses masyarakat luas.
  • Pembentukan forum dialog rutin antara pemerintah daerah dan elemen mahasiswa.

Formapali menegaskan akan terus mengawal jalannya pemerintahan sebagai mitra kritis demi memastikan kebijakan yang diambil Pemkab PALI benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat dan bersifat berkelanjutan.

BACA JUGA  Titik Hotspot kembali terpantau di Wilayah Hukum Polsek Penukal Abab

“Kami berharap hasil evaluasi ini menjadi bahan refleksi bagi Bupati untuk merumuskan kebijakan yang lebih inklusif ke depannya,” tutup Ulin.

 

Editor: efran

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru