SKANDAL CETAK SAWAH TEMPIRAI: Camat Penukal Utara Akhirnya Buka Suara, Lempar Bola Panas ke Polsek!

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahan program cetak sawah rakyat (PCSR) Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI telah mnenjadi semak belukar. (Dok/tintamerah)

Lahan program cetak sawah rakyat (PCSR) Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI telah mnenjadi semak belukar. (Dok/tintamerah)

PALI | tintamerah.co -, Polemik dugaan penyerobotan lahan warga Desa Tempirai dalam Program Cetak Sawah Rakyat (PCSR) kian memanas. Setelah sempat menjadi teka-teki, Camat Penukal Utara, Fahrudin, akhirnya memberikan pernyataan tegas terkait carut-marut pengawasan dan konflik agraria yang menyeret nama Kepala Desa Tempirai tersebut.

Dalam wawancara eksklusif, Fahrudin membeberkan fakta mengejutkan mengenai kebuntuan mediasi dan posisi pihak kecamatan dalam pusaran proyek strategis nasional ini.

Mediasi Macet, Camat Minta Bantuan Polisi

Menanggapi tudingan mandulnya pengawasan kecamatan, Fahrudin mengakui bahwa upaya mediasi yang dilakukan di tingkat desa maupun kecamatan menemui jalan buntu. Ia mengungkapkan adanya pihak pelaksana pekerjaan yang mangkir dari panggilan hingga dua kali, yang menyebabkan pihak kecamatan tidak dapat mengambil simpulan hukum.

BACA JUGA  Kejari PALI Menerima Titipan Uang Dari Tersangka Kasus Pembangunan Kantor DPRD

“Kami sudah mencoba melakukan pemanggilan beberapa pihak untuk dimintai konfirmasi, namun ada pihak pelaksana pekerjaan yang belum bisa hadir hingga panggilan kedua sehingga kami tidak bisa menyimpulkan apa-apa,” tegas Fahrudin menjawab surat wawancara tintamerah.co, Minggu (22/3/2026).

Lantaran kebuntuan tersebut, Fahrudin mengambil langkah drastis dengan melimpahkan penanganan konflik ini kepada aparat penegak hukum. “Kami meminta secara resmi kepada Polsek Penukal Utara untuk dapat memediasi persoalan antar warga tersebut.”

Dalih Program Strategis Nasional

Terkait dugaan tumpang tindih lahan milik Sdr. Suparin yang digarap tanpa izin, Camat Penukal Utara menekankan bahwa Program Cetak Sawah Rakyat (PCSR) merupakan agenda besar yang diawasi langsung oleh pemerintah pusat.

BACA JUGA  Bappeda Pangkas Anggaran Publikasi, Efran: Keputusan Itu Tidak Selaras dengan Pernyataan Bupati PALI

“Program cetak sawah ini merupakan program strategis nasional yang langsung di bawah pemerintah pusat, yang diawasi langsung oleh unsur ketahanan pangan nasional, Kementerian Pertanian, serta Dinas Pertanian,” ujarnya, seolah menegaskan bahwa kontrol penuh tidak berada di tangan kecamatan semata.

Siap Mediasi Ulang, Hindari Eskalasi Hukum

Meski bola panas kini berada di tangan kepolisian, Fahrudin menyatakan pihaknya tetap terbuka untuk memfasilitasi setiap tuntutan warga guna mencegah eskalasi hukum yang lebih luas, menyusul adanya somasi dari Kuasa Hukum YKBHN kepada Kades Tempirai.

“Kami selalu bersedia memfasilitasi setiap permintaan mediasi permasalahan warga. Apapun itu permasalahannya, sesuai kemampuan dan kewenangan kami,” pungkasnya.

Catatan Redaksi

Konflik ini bermula dari laporan warga Desa Tempirai, Suparin, yang mengklaim lahannya digarap secara sepihak untuk proyek PCSR tanpa adanya ganti rugi maupun izin. Selain itu, muncul dugaan maladministrasi terkait penolakan penerbitan Surat Keterangan Tanah (SKT) oleh Pemerintah Desa Tempirai yang diduga kuat berkaitan dengan kepentingan proyek tersebut.

BACA JUGA  DPD KNPI PALI Menyantuni dan Berikan Bantuan Kepada Balita 1,8 yang Mengalami Sakit Kejang-Kejang

 

Laporan: Efran | Editor: tintamerah.co

 

Berita Terkait

Firdaus Hasbullah Tegaskan Cik Ujang Sosok Pemersatu, Layak Kembali Pimpin Demokrat Sumsel
Kepala Damkar PALI Dijadwalkan Hadir Langsung di Pembukaan NFSC 2026 Palembang
Lepas Tim Uji Skill ke Tingkat Nasional, Rizal Pahlefi Berharap Damkar PALI Harumkan Nama Daerah di Kancah Nasional
PALI Siap Unjuk Gigi di Kompetisi Pemadam Kebakaran Nasional 2026 di Palembang
Gebrakan Bupati Asgianto: RSUD Talang Ubi Menuju Tipe B, Layanan Cuci Darah Jadi Target Utama di 2027
Besok, DPRD PALI Panggil Dinas Pertanian, LIDIK Ancam Aksi Massa!
Jauh dari Kebisingan, RSUD Talang Ubi Kini Lebih Representatif dan Siap Naik Kelas ke Tipe B
Menggugat “Cetak Sawah di Atas Air Mata”: YKBHN Desak DPRD PALI Bongkar Skandal PCSR Tempirai!

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 11:39 WIB

Firdaus Hasbullah Tegaskan Cik Ujang Sosok Pemersatu, Layak Kembali Pimpin Demokrat Sumsel

Minggu, 26 April 2026 - 22:36 WIB

Kepala Damkar PALI Dijadwalkan Hadir Langsung di Pembukaan NFSC 2026 Palembang

Minggu, 26 April 2026 - 22:07 WIB

Lepas Tim Uji Skill ke Tingkat Nasional, Rizal Pahlefi Berharap Damkar PALI Harumkan Nama Daerah di Kancah Nasional

Minggu, 26 April 2026 - 21:43 WIB

PALI Siap Unjuk Gigi di Kompetisi Pemadam Kebakaran Nasional 2026 di Palembang

Minggu, 26 April 2026 - 18:58 WIB

Besok, DPRD PALI Panggil Dinas Pertanian, LIDIK Ancam Aksi Massa!

Berita Terbaru