196 Santri di Sumsel Siap Ikuti Seleksi CBT MQK 2025

Rabu, 28 Mei 2025 - 00:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, tintamerah.co.id -Sebanyak 196 santri se-Sumatera Selatan akan mengikuti seleksi berbasis Computer Based Test (CBT) pada Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Tingkat Provinsi yang rencananya digelar Juni 2025 mendatang. Seleksi ini akan menjaring tiga peserta terbaik di setiap kategori untuk mewakili Sumsel pada ajang MQK Tingkat Nasional VIII Tahun 2025 di Sulawesi Selatan, Oktober 2025.

Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Kanwil Kemenag Sumsel H. Badrut Tamam menjelaskan, hingga akhir pendaftaran calon peserta pada 25 Mei lalu, terdapat 196 santri di Sumsel yang lolos verifikasi untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi. Rinciannya, 35 santri pada kategori Ula, 81 santri di kategori Wustho, dan 80 santri di kategori Ulya.

BACA JUGA  Kepala Desa Sungai Langan Mendapatkan Piagam Penghargaan Pada HUT IWO ke-10 Tahun

“Seleksi berbasis CBT merupakan inovasi penting dalam sejarah MQK. Melalui pendekatan ini, MQK tidak hanya lebih terbuka dan partisipatif, tetapi juga semakin terukur dan adil dalam proses seleksinya. Ini pertama kalinya dalam sejarah MQK, dan ini menjadi tonggak penting bagi tata kelola kompetisi kitab kuning di lingkungan pesantren,” ujar Badrut Tamam ditemui, Selasa (27/05/2025) siang.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pondok Pesantren Bidang PAKIS Kanwil Kemenag Sumsel H. Dzulfahmi Kurniadi menjelaskan, sistem seleksi CBT MQK Nasional 2025 dirancang untuk menjangkau peserta secara nasional secara efisien, dengan tetap menjaga kualitas seleksi secara substantif.

“Melalui CBT, seleksi awal dilakukan langsung oleh Pusat dengan menggunakan standar nasional. Dari hasil ini, tiga peserta terbaik putra dan putri dari setiap majelis akan diserahkan ke masing-masing provinsi untuk dipilih dan ditetapkan sebagai kafilah yang akan mewakili daerahnya di MQK tingkat nasional,” jelas Dzulfahmi.

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru