Wartawan Peras Pejabat Jika Tak Terbukti, PWI Akan Lapor Polisi

Rabu, 27 Juli 2022 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabumulih | Tintamerah.co.id – Isu Oknum Wartawan yang diduga memeras pejabat di Kota Prabumulih yang mencuat oleh postingan media sosial Ketua Gerakan Cinta Rakyat (Gencar) Prabumulih Hasbi Fhi memasuki babak baru.

Pasalnya klarifikasi yang dimuat di medsos Facebook Hasbi Fhi dianggap sebagian wartawan berita bohong (Hoax), pasalnya hingga detik ini yang bersangkutan belum bisa menunjukan bukti lapor polisi atas dugaan pencatutan nama organisasi Gencar yang menyeret nama oknum “Wartawan”.

Saat klarifikasi di Kantor PWI Prabumulih pada Selasa (26/7/22) lalu Hasbi diundang oleh Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih untuk membuktikan nama pelaku yang diduga oknum wartawan.

“Saya dapat kabar dari Ketua Umum Gencar Sumsel Charma bahwa Kota Prabumulih sudah heboh, ada oknum wartawan mengatasnamakan Gencar untuk memeras pejabat di Prabumulih,” ucap Hasbi saat klarifikasi waktu lalu.

BACA JUGA  Perkuat Sinergi Pelaksanaan JKN, BPJS Kesehatan Palembang Gelar Forum Kemitraan Bersama Pemangku Kepentingan

Sebelumnya pada Live Facebook Hasbi Fhi memberi ruang kepada pihak berwajib untuk menindak pelaku oknum pemerasan pejabat, yang hingga kini belum ada laporan polisi.

Ditempat terpisah Mulwadi Ketua PWI Kota Prabumulih ketika dibincangi masih menunggu itikad baik pihak yang menyeret wartawan dalam isu dugaan pemerasan.

“Kita masih menunggu satu atau dua hari ini jika tidak ada laporan polisi berarti ini berita bohong atau Hoax yang disebar dan menyeret nama wartawan,” jelas Kemong sapaan akrabnya.

Jika memang benar ada yang merasa instansi atau organisasi yang dicatut mestinya lapor polisi dan bisa mengklarifikasi tanpa menyeret nama wartawan,” lanjutnya.
(***)

Berita Terkait

Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!
Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana
Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik
Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:20 WIB

Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!

Senin, 15 Juni 2026 - 08:16 WIB

Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana

Senin, 15 Juni 2026 - 07:37 WIB

Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Berita Terbaru