Diskominfo OKI Susun Juknis Penanganan Komunikasi Krisis

Selasa, 1 November 2022 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI | Tintamerah.co.id – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Menyusun petunjuk teknis penanganan komunikasi krisis dilingkup Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Kepala Dinas Kominfo OKI, Alexsander, SP, M. Si menyampaikan tentang pentingnya strategi penanganan komunikasi krisis dalam rangka meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Komunikasi dalam menjaga reputasi pemerintah daerah.

“Krisis dimulai dari hal- hal yang dianggap kecil dan sepele. Untuk itu perlu pengetahuan untuk mengidentifikasi dan cara mengelola isu agar tidak terjadi krisis” Ungkap Alex pada Rakor PPID dan Bakohumas Kabupaten OKI di Ruang Rapat Bende Seguguk I Setda OKI, Selasa (01/11/2022).

Disampaikan Alex, pentingnya identifikasi dan penangganan krisis, komunikasi dan memahami dampak krisis, dan penyusunan program, pembentukan tim krisis, dan perumusan tindakan penanganan krisis di Pemerintah Daerah.

BACA JUGA  Lita Machfud Arifin : Tak Boleh Ada Penahanan Ijazah Siswa di Sekolah Negeri Maupun Swasta

“Jika isu ini tidak bisa kita atasi atau kelola dengan baik, maka akan berkembang menjadi kasus, dan kasus berkembang menjadi krisis. Sehingga, kita harus bisa menganalisis isu,” kata Alex.

Alex juga menjelaskan perlunya kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam manajemen krisis, yang dapat disesuaikan dengan identifikasi isu dan level krisis yang terjadi.

“Terjadinya krisis, dapat memberikan potensi negatif untuk organisasi mau pun institusi pemerintah. Ketidakmampuan menghadapi krisis juga dapat merusak reputasi dan citra publik. Sehingga, sebisa mungkin manajemen krisis harus mampu memitigasi risiko yang berdampak pada kredibilitas institusi,” jelas Alex.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfo OKI, Adi Yanto mengatakan pedoman penanganan komunikasi krisis dilingkup Pemkab OKI yang disusun menggunakan pendekatan Crisis Emergency Risk Comunication (CERC). Model CERT, menurut Adi, digunakan sebagai kerangka komunikasi publik pada keadaan luar biasa di Pemkab OKI.

BACA JUGA  Jelang Nataru, Kapolsek Penukal Abab Monitoring ke Rumah Ibadah GPDI Ora Et Labora Desa Gunung Raja

“Kita menganalisa setiap isu melalui berbagai tahapan antara lain sebelum krisis (pre-crisis), awal krisis (initial event), selama krisis (maintenance), resolusi (resolution), dan evaluasi (evaluation),” paparnya.

Adi mencontohkan pada tahap sebelum krisis, pemerintah berkomunikasi dengan publik untuk memberikan pengetahuan awal agar publik memahami dan menyiapkan diri terhadap krisis yang dihadapi.

“Tujuan komunikasi pra-krisis ini untuk meningkatkan kepercayaan diri publik dan juga mengajak semua pemangku kepentingan (lembaga pemerintah, pemerintah daerah, dan organisasi sipil) untuk mengkomunikasikan hal yang sama,” ujar Adi.

Selanjutnya tambah Adi, dalam memanajemen isu pihaknya telah melakukan monitoring media, memantau persepsi publik, atau percakapan di media sosial dengan memanfaatkan aplikasi media monitoring, serta memaksimalkan media sosial pemerintah.
(Ns)

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru