Reses III : Dewan Buka Telinga, dari Jalan sampai “Komputer Tak Berdaya”

Rabu, 25 Oktober 2023 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Linggau | Tintamerah.co.id – Duduk sebagai anggota parlemen, tak bisa hanya berjibaku dalam gedung, atau duduk-duduk di antara meja dan lipatan map yang bertumpuk diatas meja.

Turun ke jalan, dan berkunjung ke lokasi tempat rakyat mengais hidup dan beraktifitas, merupakan satu diantara kewajiban para wakil rakyat di Sumsel, untuk membuka telinga dan mendengar aspirasi mereka.

Begitulah yang dilakukan para wakil rakyat Sumsel, di Daerah Pemilihan (Dapil) VIII, Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), 15 Oktober hingga 22 Oktober 2023. Tak ada tujuan lain, kecuali para anggota parlemen itu, datang untuk nendengar secara langsung keluhan masyarakat.

“Kedatangan kami ke Kota Lubuk Linggau, tidak lain untuk mendengar secara langsung keluhan masyarakat. Jangan ragu. Sampaikan apapun permintaan. Mulai dari pembangunan insfrastruktur, perbankan hingga mengenai pendidikan, akan kita upayakan untuk disampaikan pada saat rapat paripurna bersama Gubernur Sumsel,” ujar H. A Gani Subit, salah satu wakil rakyat dari Partai Demokrat, mewakili Koordinator Reses III, H Toyeb Rakembang.

BACA JUGA  Bupati OI Panca Wijaya Akbar Hadiri Serah Terima Jabatan Perwakilan BPK Provinsi Sumsel

Para Wakil rakyat Sumsel, di Daerah Pemilihan (Dapil) VIII, Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), 15 Oktober hingga 22 Oktober 2023.
Kali itu, banyak hal yang kemudian masuk ke telinga para anggota dewan Sumsel, ketika mereka menjumpai para konstituen di wilayah itu.

Bukan hanya H Toyib, dan H A Gabi Subit (Demokrat), tetapi pada sesi itu, hadir pula para wakil rakyat Sumsel lainnya, seperti H M Solehan (Gerindra), H Novian Fauzi (Nasdem), dan Hj Rita Suryani PDIP).

Diantara usulan yang mengemuka dalam Reses III itu, muncul dari Aan, Ketua RT 01 Kelurahan Watervang Kecamatan Lubuklinggau Timur II. Aan berharap adanya pelebaran jalan lingkungan di wilayahnya. Mengingat, jalan itu menjadi perlintasan pengguna jalan yang lalu lalang. Akibatnya sering mengakibatkan kemacetan panjang.

Para Wakil rakyat Sumsel, di Daerah Pemilihan (Dapil) VIII, Kota Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), 15 Oktober hingga 22 Oktober 2023.
“Kami selaku masyarakat sekitar RT 01 sangat berharap pembangunan jalan sepanjang 1 kilo meter. Kami ingin ada pelebar jalan hingga 4 meter. Mengingat jalan tersebut menjadi jalur utama perlintasan masyarakat dari arah pom bensin walikota menuju simpang Watervang, sehingga perlu dilebarkan,” tegasnya.

BACA JUGA  Polres Pali Melalui Polsek Talang Ubi Gelar KRYD

Lain halnya dengan Indra Sepri, Lurah Watervang. Kali itu Indra menyampaikan perlengkapan kantor yang tidak lagi memadai. Meskipun, dengan keterbatasan itu, pihaknya tetap berupaya memberikan pelayanan prima da yang terbaik kepada masyarakat.

Namun untuk melakukan itu, masih dibutuhkan anggaran yang cukup. Sebab banyak fasilitas dan perlengkapan kantor yang tidak lagi bisa digunakan secara maksimal.

“Alhamdulliah pemerintah daerah seratus persen membebankan kegiatan kelurahan secara gratis terhadap masyarakat. Namun kami tidak berdaya, sebab untuk memberikan pelayanan prima, masih banyak perlengkapan kantor yang tidak lagi memadai. Misalnya di kantor itu ada Komputer tahun 2018. Tapi hal fasilitas itu sampai sekarang masih kurang. Sementara yang ada saat ini, sudah mulai rusak,” ujarnya.

BACA JUGA  Wahyu: Terima Kasih Jalan Kami Sudah Di Aspal

Kunjungi Dapil, Anggota DPRD Provinsi Sumsel Dibanjiri Aspirasi
Aspirasi juga disampaikan Bambang Susilo, salah satu warga Desa Mardiharjo. Pada kesempatan itu, Bambang menyampaikan tentang sulitnya mencari pangsa pasar dari hasil panen pertanian. Padahal, menurut Bambang, usaha pertanian di masa sekarang sedang berkembang.

Sementara, Hariyadi warga Kelurahan P2 Purwodadi menyampaikan ketimpangan antara desa dan kelurahan, terutama tentang banyaknya jalan berlobang di hampir setiap gang.

Oleh sebab itu, Hariyadi berharap, dari reses ini para anggota dewan dapat menyampaikan hal ini pada rapat paripurna, agar pemerintah segera mewujudkan keinginan masyarakat.

“Kami ingin, para anggota dewan mengusulkan ke pemerintah bisa membuat jalan beton, mengingat jalan kami sudah tidak layak digunakan lagi,” pintanya.

Mendengar sejumlah aspirasi itu, H. A Gani Subit, mewakili Koordinator Reses III, H Toyeb Rakembang mengatakan, pihaknya akan berkomitmen dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, hingga menuntaskan di akhir jabatannya.

“Kami disini berkomitmen agar apa yang menjadi aspirasi masyarakat tetap terwujud hingga 2025 mendatang,” ucapnya.*

Berita Terkait

Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!
Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana
Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik
Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:20 WIB

Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!

Senin, 15 Juni 2026 - 08:16 WIB

Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana

Senin, 15 Juni 2026 - 07:37 WIB

Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Berita Terbaru