Kadis PUTR PALI Buka-Bukan Soal Rencana Besar Pembangunan Bupati Asgianto

Minggu, 25 Mei 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PUTR PALI, Ristanto Wahyudi, memberikan keterangan terkait progres lelang pembangunan Gedung B RSUD Talang Ubi yang kini tengah bergulir di Kementerian Kesehatan RI. Ristanto menegaskan pihaknya terus mengawal ketat tahapan lelang agar proyek strategis ini segera memasuki tahap groundbreaking. (Dok/tintamerah)

Kepala Dinas PUTR PALI, Ristanto Wahyudi, memberikan keterangan terkait progres lelang pembangunan Gedung B RSUD Talang Ubi yang kini tengah bergulir di Kementerian Kesehatan RI. Ristanto menegaskan pihaknya terus mengawal ketat tahapan lelang agar proyek strategis ini segera memasuki tahap groundbreaking. (Dok/tintamerah)

PALI | Tintamerah.co.id -, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) H. Ristanto Wahyudi buka suara soal rencana besar pembangunan yang akan dilakukan Bupati Asgianto di Bumi Serepat Serasan.

Ia mengatakan salah satunya akan membangun pusat perkantoran yang rencana awal kepemimpinan Heri Amalindo pembangunannya di kawasan Talang Kerangan, Komplek Pertamina, akan dialihkan Bupati Asgianto ke lahan kebun sawit seluas 401 hektar yang dikelola oleh PT Pemdas Agro Citra Buana, menjadi sumber perselisihan antara Kabupaten PALI dan Muara Enim. Lahan tersebut secara administratif berada di kawasan Simpang Raja, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi.

“Satu lagi yang harus kita ketahui bahwa ada beberapa rencana besar yang ingin dibangun oleh Pak Asgianto ini. Itu satu dia mau bangun kawasan pusat perkantoran yang awalnya ada di Talang Kerangan itu akan diubah menjadi di kawasan lahan 401 walaupun kami sebutkan. Ya 401,” kata Ristanto kepada Tintamerah.co.id, Kamis (15/05/25).

BACA JUGA  Dalam Menciptakan Situasi Kamtibmas Yang Aman, Polsek Tanah Abang Laksanakan Giat Rutin KRYD Dengan Pola Razia

Lebih lanjut, Ristanto mengungkap bahwa saat ini pihaknya sedang menyusun rencana pembangunan tersebut. Ia menyampaikan bahwa Bupati Asgianto menginginkan pembangunan akan dimulai pada tahun 2026 nanti.

Menurut Ristanto, pihaknya menargetkan pembangunan pusat pemerintahan tersebut akan selesai dalam kurun waktu dua tahun. Ia menyatakan groundbreaking akan dimulai pada awal tahun depan melalui proses pembiayaan Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Ia membocorkan bahwa pusat perkantoran tersebut akan dibangun di lahan seluas sekitar 42 hektar dengan konsep ‘Smart City’. Kantor Bupati dan perkantoran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan dibangun dalam satu kawasan.

Selain itu, Ristanto menuturkan, saat ini pihaknya tengah berupaya menyelesaikan pembangunan rumah wakil rakyat PALI sehingga pada tahun 2026 nanti, menjadi gedung parlemen yang representatif.

BACA JUGA  Titik Balik di Tanah Kelahiran: Dialog Strategis Tokoh PALI Antar-Provinsi untuk Indonesia Emas

Ristanto berujar, pihaknya juga sedang meyiapkan anggaran untuk mendukung realisasi pembangunan Smart City. Ia mengatakan Bupati Asgianto akan berfokus pada anggaran pergeseran dan anggaran APBD – P tahun ini untuk perencanaan, sehingga Bupati Asgianto bisa mengeksekusi visi dan misi-nya ditahun 2026.

“Nah yang di SMA City, eh maaf. Di itu kami saat ini, beliau dianggaran perubahan dan maupun anggaran pergeseran ini. Beliau fokus di perencanaan yang bisa kita eksekusi di 2026. Jadi termasuk di DED dan ini biar beliau fokus di eksekusi visinya di 2026. Termasuk yang tadi bilang pekantoran, itu master plan dan segala macamnya,” ungkap Ristanto.

Kemudian, Ristanto menyebut bahwa Bupati Asgianto merencanakan kawasan Simpang Lima akan menjadi kawasan pusat perkotaan, sementara derah Simpang Raja akan diproyeksikan menjadi kawasan pusat pemerintahan.

BACA JUGA  Masyarakat Desak Pertamina untuk Perbaiki Pipa Crossing

“Bahwa di daerah Simpang Limau ini jadi areanya pusat kota. Bahwa di daerah Simpang Raja ini areanya pusat pemerintahan. Jadi dengan harapan ada dua pusat, titik pusat tersebut,” tutup Ristanto.

(ej@/tintamerah)

 

Berita Terkait

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI
Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!
Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir
Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam
Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama
Membuka Urat Nadi Ekonomi Regional: Firdaus Hasbullah Ungkap Diskursus Strategis Akses Jalan Talang Ubi Menuju Musi Rawas
Reses Wakil Ketua II DPRD PALI Firdaus Hasbullah: Keterbatasan Anggaran Bukan Halangan, Konsorsium Migas dan Perjuangan Pusat Jadi Solusi Pembangunan Talang Ubi
Tegas! Firdaus Hasbullah Perjuangkan Kembalikan Pemotongan Anggaran Rp300–500 Miliar dari Pusat untuk PALI di 2027

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:32 WIB

Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama

Berita Terbaru