450 orang ikutin Bimtek Aplikasi Srikandi untuk Desa, Kelurarahan dan Sekolah

Jumat, 25 Juli 2025 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALI, tintamerah.co.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggunaan Aplikasi Srikandi yang ditujukan bagi aparatur desa, kelurahan, dan sekolah. Dalam upaya mempercepat transformasi digital di lingkungan pemerintahan.

Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 25 Juli 2025, bertempat di Gedung Guest House Pendopoan, Komplek Rumah Dinas Bupati PALI.

Kegiatan ini dihadiri oleh peserta yang berasal Desa/Kelurahan dan perwakilan satuan pendidikan di lingkungan Kabupaten PALI dengan jumlah peserta 450 orang.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Drs. Supawi, MT, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penggunaan Aplikasi Srikandi merupakan langkah nyata dalam mendukung reformasi birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik.

“Digitalisasi kearsipan bukan lagi sekadar kebutuhan, tetapi menjadi tuntutan zaman. Melalui Aplikasi Srikandi, seluruh proses tata naskah dinas di lingkungan instansi pemerintahan dapat dilakukan secara elektronik, cepat, efisien, dan akuntabel,” ujar Supawi.

BACA JUGA  Dihari Pertama Tugas Kapolres Banyuasin Tinjau Giat Vaksinasi anak

Bimtek ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan aplikasi, tetapi juga difokuskan untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman aparatur di tingkat bawah tentang tata kelola arsip elektronik yang sesuai dengan regulasi nasional.

Peserta mendapatkan pelatihan langsung mengenai penggunaan sistem, pembuatan surat dinas digital, klasifikasi arsip, hingga tata cara pengamanan dokumen elektronik.

Supawi menambahkan, kehadiran Aplikasi Srikandi di tingkat desa dan sekolah merupakan tonggak penting.

“Selama ini arsip masih banyak dikelola secara manual. Melalui pelatihan ini, kami berharap aparatur desa dan sekolah tidak hanya mampu mengelola arsip digital, tetapi juga memahami pentingnya menjaga integritas dan keamanan data,” ujarnya.

Materi disampaikan oleh narasumber dari Dinas Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan Hj. Imela Guswindari Lubis, ST., MM serta 10 orang assesor pendamping Aplikasi Srikandi yang telah bersertifikat Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

BACA JUGA  Bupati Letakkan Batu Pertama Pembangunan Universitas Unmura

Para peserta tampak antusias mengikuti pelatihan yang dikemas interaktif ini. Di sesi praktik, peserta diberikan simulasi penggunaan akun dan alur surat-menyurat elektronik antar instansi.

Aplikasi Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) merupakan platform resmi milik pemerintah Indonesia yang dikembangkan oleh ANRI.

Aplikasi ini terintegrasi secara nasional dan wajib digunakan oleh seluruh instansi pemerintah, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Pemerintah Kabupaten PALI melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berkomitmen untuk terus mendorong modernisasi di bidang administrasi dan pelayanan publik. Implementasi Srikandi akan dijadikan sebagai indikator dalam penilaian kinerja tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan.

BACA JUGA  Wakapolda Sumsel Pimpin Rapat Kesiapan Menghadapi Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H

Sekretaris Desa Rusdianto peserta dari Desa Tanjung Kurung yang turut hadir, mengaku bahwa pelatihan ini membuka wawasan baru bagi perangkat desa. Ia berharap agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan didampingi hingga tuntas di lapangan.

“Kami siap mendukung digitalisasi pemerintahan. Tapi tentu perlu pendampingan lebih lanjut agar prosesnya berjalan efektif dan tidak membingungkan aparat desa,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta mendapatkan sertifikat serta modul penggunaan aplikasi yang dapat dijadikan panduan di tempat kerja masing-masing.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menyatakan akan terus melakukan monitoring dan evaluasi implementasi Aplikasi Srikandi secara bertahap.

Melalui Bimtek ini, diharapkan Kabupaten PALI dapat menjadi salah satu pelopor transformasi digital kearsipan tingkat desa dan pendidikan di wilayah Sumatera Selatan.

—

Reporter : Aroel

Editor: Efran/redaksi

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru