EKSKLUSIF: Inilah Daftar Lengkap Brigade Pangan PALI Penerima Alsintan & Saprodi 2025 – Siapa yang “Lengkap” dan Siapa yang “Bermasalah”?

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab PALI saat menyalurkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) melalui kegiatan

Pemkab PALI saat menyalurkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) melalui kegiatan "Gelar Alsintan Brigade Pangan" di Gelora November, Rabu (24/12/2025). (Dok/Prokopim Setda PALI)

PALI | tintamerah.co -, Transparansi distribusi bantuan sektor pertanian di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini menjadi sorotan publik. Berdasarkan dokumen resmi Dinas Pertanian PALI Nomor: 521/191/DIPERTA-II/2025, terungkap daftar detail Brigade Pangan yang menjadi ujung tombak program Padi CSR dan Optimasi Lahan (OPLAH) Tahun 2025.

Langkah ini diambil menyusul instruksi Kepala Dinas Pertanian PALI, Ahmad Jhoni, SP., MM, yang menuntut tertib administrasi total guna mengamankan aset negara berupa Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dan Sarana Produksi (Saprodi).

Daftar Brigade Pangan & Penerima Bantuan: Bedah Data per Kecamatan

Hasil pemantauan dokumen menunjukkan sebaran penerima bantuan yang mencakup wilayah strategis di PALI. Berikut adalah rincian Brigade Pangan yang telah menerima penyaluran:

Kecamatan Penukal & Penukal Utara

Wilayah ini menjadi salah satu basis terbesar dengan keragaman status kelengkapan dokumen:

  • Desa Gunung Menang: Brigade Jaya Bersama (Ketua: Sopuyan), mengelola lahan 163 Ha dengan 150 anggota.
  • Desa Air Itam Timur: Brigade Timo Gemilang (Ketua: Jodi Istiawan) dan Brigade Timur Jaya (Ketua: Putra Nata), masing-masing mengelola 200 Ha lahan.
  • Desa Air Itam: Brigade Air Itam Bersatu (Ketua: Afrizal) dan Brigade Maju Bersama (Ketua: Heriyadi).
  • Desa Tempirai Selatan: Brigade Tempirai Selatan Jaya (Ketua: Doni Aprison) dan Brigade Tempirai Bersatu (Ketua: Peting Haryanto).
  • Desa Tempirai Timur: Brigade Timur Sejahtera (Ketua: Suharto), mengelola 219 Ha.
  • Desa Lubuk Tampui: Brigade Karya Jaya (Ketua: Mashuri).
BACA JUGA  Wabup PALI Sebut Tenaga Pendidik Harus Bersyukur dengan Profesi Guru

Kecamatan Abab

Beberapa brigade di wilayah ini tercatat telah menerima Saprodi dan Alsintan dengan status “Diterima”:

  • Desa Betung Barat: Brigade Alam Muslim (Ketua: Muslim).
  • Desa Pengabuan Timur: Brigade Berani Mandiri (Ketua: Redha Wijaya).
  • Desa Tanjung Kurung: Brigade Beringin Sakti (Ketua: Ediyanto).
  • Desa Prambatan: Brigade Mapan (Ketua: Adwar Andri Saputra) dan Brigade Abab Gemilang (Ketua: Mahai).
  • Desa Betung Selatan: Brigade Tunas Jaya Mandiri (Ketua: Sartibi) dan Brigade Selatan Jaya (Ketua: Toto Jaya).

Tajam: Temuan Ketidaksesuaian Lahan dan Berkas “Misterius”

Dibalik distribusi yang masif, dokumen tersebut menyingkap sejumlah catatan merah yang memerlukan tindakan segera dari Inspektorat Daerah. Beberapa temuan yang sangat tajam di antaranya:

  1. Anomali Luas Lahan: Di Desa Gunung Menang (Brigade Jaya Bersama), ditemukan fakta bahwa luas lahan CPCL dan PKS tidak sesuai dengan hasil Survey Investigation Design (SID). Hal ini berpotensi menimbulkan tumpang tindih anggaran atau ketidakefektifan bantuan.
  2. Dokumen Nihil: Temuan paling mencolok terjadi di wilayah Kota Raya (Brigade Pusaka Bersatu, Ketua: Sultan Kota Raya), di mana secara tegas dicatat bahwa dokumen PKS dan CPCL belum ada, meskipun nama mereka masuk dalam daftar pengawasan.
  3. Kesenjangan Usulan: Terdapat perbedaan angka antara usulan luas lahan pengajuan benih dengan realisasi di lapangan pada beberapa brigade, seperti di Desa Tempirai Selatan.
BACA JUGA  Wakapolres PALI Pimpin Razia Keroyok Vaksin

Status Alsintan dan Saprodi: Sudah Diterima atau Sekadar Klaim?

Mayoritas brigade dalam daftar tersebut, seperti Brigade Beringin Sakti dan Alam Muslim, telah mencatatkan status “Sudah Diterima” untuk Alsintan dan “Sudah Salur” untuk benih padi serta dolomit. Namun, Dinas Pertanian tetap mewajibkan verifikasi fisik untuk memastikan barang tersebut berada di tangan petani, bukan sekadar laporan di atas kertas.

Kepala Dinas Pertanian menegaskan bahwa percepatan administrasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan syarat mutlak agar program ketahanan pangan 2025 tidak tersandung masalah hukum di kemudian hari.

 

Laporan Oleh: Efran

Sumber Data: Dinas Pertanian Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (2026)

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru