Gaya Membumi Iwan Tuaji: Tinggalkan Kemewahan Ibu Kota demi Sujud di Lapangan Desa

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, dijadwalkan sholat Id 1 Syawal 1447 H di Tempirai. (Dok/tangkapan layar Google)

Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, dijadwalkan sholat Id 1 Syawal 1447 H di Tempirai. (Dok/tangkapan layar Google)

PALI | tintamerah.co -, Ada yang berbeda pada peta protokol perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Saat panggung utama biasanya terpaku pada hiruk-pikuk pusat kota, Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, memilih memecah tradisi. Ia memutuskan untuk meninggalkan kenyamanan protokoler ibu kota demi bersujud bersama warga di pelosok desa: Lapangan H. Ujang Nanang, Desa Tempirai.

Langkah ini bukan sekadar kunjungan kerja biasa. Di balik jadwal resmi pemerintah, terselip pesan tegas tentang gaya kepemimpinan yang enggan berjarak dengan rakyat.

Menembus Sekat Protokoler

Keputusan Iwan Tuaji untuk salat Id di Kecamatan Penukal Utara dianggap sebagai oase bagi masyarakat setempat. Kepala Desa Tempirai, Muhammad Jonot, menegaskan bahwa kehadiran orang nomor dua di “Bumi Serepat Serasan” ini adalah bukti nyata dari kerendahan hati.

BACA JUGA  Kasat Samapta Melakukan Kegiatan PATROLI PERINTIS PRESISI Guna Memberikan Rasa Aman Kepada Masyarakat

“Ini bukan formalitas. Beliau ingin merasakan denyut nadi kehidupan masyarakatnya langsung di lapangan. Beliau minta persiapannya sederhana saja; cukup minum dan roti di bawah tenda agar bisa langsung membaur dan mengobrol tanpa sekat dengan warga,” ujar Jonot saat dihubungi tintamerah, Kamis (19/03/2026).

Bagi Jonot, pilihan Iwan Tuaji mengandung nilai moral yang kuat. Di saat banyak pejabat memilih eksklusivitas di hari raya, Iwan justru memilih merayakan kemenangan bersama masyarakat desa yang jauh dari pusat kekuasaan.

Gotong Royong: Menyambut Sang Pemimpin

Antusiasme warga Desa Tempirai pun memuncak. Panitia khusus telah dibentuk untuk memastikan Lapangan H. Ujang Nanang siap menampung ribuan jamaah. Bukan hanya soal teknis lapangan, Kades Tempirai bahkan menginstruksikan gerakan kebersihan massal.

Masyarakat diminta merapikan halaman rumah dan memastikan jalur-jalur utama bebas dari sampah. “Kita berikan kenyamanan dan keamanan terbaik. Ini momen langka, kita tunjukkan bahwa Tempirai siap menyambut pemimpinnya dengan tangan terbuka,” tegas Jonot.

BACA JUGA  Meraknya Isu Hilangnya Meteran Air PDAM, Ini Tanggapan Dirut PDAM Tirta PALI Anugerah

Pembagian Peran di “Bumi Serepat Serasan”

Secara administratif, Pemerintah Kabupaten PALI telah membagi zona kehadiran pimpinan daerah agar seluruh wilayah merasa terayomi:

  • Bupati PALI: Dijadwalkan Salat Id di Masjid Nurul Huda Bhayangkara, Talang Ubi, dilanjutkan dengan Open House di Guest House mulai pukul 09.00 WIB.
  • Wakil Bupati Iwan Tuaji: Menjadi representasi pemerintah di wilayah Penukal Utara (Desa Tempirai).

Kabag Protokol dan Komukasi Pimpinan (Prokopim) Setda PALI, Firman Irpama, menjelaskan bahwa distribusi lokasi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi secara merata.

“Di Masjid Nurul Huda, imamnya adalah Ketua MUI PALI KH. Mughni Zain. Sementara kehadiran Pak Wabup di Tempirai adalah bentuk sinergi langsung dengan masyarakat desa,” jelasnya kepada tintamerah.co, Kamis (19/3/2026).

BACA JUGA  Polres PALI Gelar Giat Rutin Binrohtal

Analisis: Lebih dari Sekadar Ibadah

Kehadiran Iwan Tuaji di Tempirai adalah sebuah pernyataan politik dan sosial yang lugas: bahwa pembangunan dan perhatian pemerintah tidak boleh berhenti di gerbang kota. Dengan duduk di bawah tenda sederhana sambil menyantap roti bersama warga, Iwan sedang meruntuhkan tembok birokrasi yang selama ini sering dianggap kaku.

Idul Fitri 1447 H di PALI tahun ini bukan hanya soal merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa, melainkan merayakan kembali kedekatan antara pemimpin dan yang dipimpin. Di Lapangan H. Ujang Nanang nanti, doa yang dipanjatkan mungkin sama, namun rasanya akan berbeda bagi warga Tempirai—rasa memiliki dan dimiliki oleh pimpinannya.

 

Laporan: Efran

 

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru