13 Tahun PALI: Firdaus Hasbullah Tabuh Genderang Akselerasi, Haramkan Pembangunan yang “Biasa-Biasa Saja”

Sabtu, 18 April 2026 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menandai usia ke-13 Kabupaten PALI, Firdaus Hasbullah menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan pemerataan pembangunan. Ia menjamin DPRD akan mengawal ketat setiap kebijakan agar benar-benar menyentuh kepentingan rakyat hingga ke pelosok wilayah. (Foto: Dok. tintamerah)

Menandai usia ke-13 Kabupaten PALI, Firdaus Hasbullah menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan pemerataan pembangunan. Ia menjamin DPRD akan mengawal ketat setiap kebijakan agar benar-benar menyentuh kepentingan rakyat hingga ke pelosok wilayah. (Foto: Dok. tintamerah)

PALI | tintamerah.co -, Usia ke-13 seringkali dianggap sebagai masa transisi menuju kedewasaan. Bagi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, angka ini bukan sekadar statistik perayaan tahunan, melainkan sebuah alarm keras untuk melakukan lompatan besar. Di bawah payung tema “KOMPAK, BERGERAK, BERDAMPAK”, sebuah pesan tajam muncul dari kursi pimpinan legislatif: PALI tidak boleh lagi berjalan di tempat.

Narasi Baru: Bukan Sekadar Slogan

Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, menegaskan bahwa tiga kata dalam tema HUT tahun ini harus menjadi ruh dalam setiap kebijakan pemerintah, bukan pemanis bibir saat seremoni semata. Menurutnya, sinergi antar-elemen adalah harga mati jika ingin kesejahteraan masyarakat bukan sekadar angka di atas kertas.

“Tema ini adalah energi. Kompak dalam kebersamaan, bergerak dalam kerja nyata, dan berdampak dalam setiap kebijakan yang menyentuh nadi kehidupan rakyat,” tegas Firdaus kepada tintamerah.co, Sabtu (18/4/2026).

BACA JUGA  Kepala Desa Sungai Langan Mendapatkan Piagam Penghargaan Pada HUT IWO ke-10 Tahun

Melompat dari Zona Nyaman

Tiga belas tahun berdiri, PALI memang telah bersolek. Infrastruktur mulai terkoneksi, pelayanan publik membaik, dan ekonomi mulai berdenyut. Namun, Firdaus memberikan catatan kritis. Baginya, fase ini adalah fase strategis untuk melakukan akselerasi progresif.

“Kita tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Di usia ke-13 ini, PALI harus bergerak lebih cepat dan lebih tepat,” ujarnya. Pernyataan ini menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa ritme kerja birokrasi harus ditingkatkan demi mengejar ketertinggalan dengan daerah lain yang lebih mapan.

Tantangan Nyata: Pemerataan dan SDM

Meski mengapresiasi capaian yang ada, Firdaus tidak menutup mata terhadap realitas di lapangan. Ia menyoroti dua isu krusial yang masih membayangi: Keadilan wilayah dan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

BACA JUGA  Gara-Gara Bupati Absen, Paripurna Pengesahan Raperda DPRD PALI Berakhir Ricuh dan Diskor Tanpa Batas Waktu!

Menurutnya, pembangunan yang “berdampak” adalah pembangunan yang tidak meninggalkan satu desa pun di belakang.

  • Prinsip Keadilan: Menjadi pijakan agar tidak ada ketimpangan antara pusat kota dan pelosok.
  • Kualitas SDM: Menyiapkan masyarakat PALI agar mampu menjadi aktor, bukan sekadar penonton di tanah sendiri.

Parlemen Sebagai Penjaga Gawang

Sebagai representasi suara rakyat, Firdaus memastikan bahwa DPRD PALI tidak akan melepaskan pandangannya dari jalannya roda pemerintahan. Fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi akan diperketat untuk memastikan setiap rupiah APBD dikonversi menjadi manfaat nyata.

FondasiProsesTujuan
KOMPAKBERGERAKBERDAMPAK
Soliditas lintas sektorKerja nyata & lincahKesejahteraan & Daya Saing

 

Refleksi dan Harapan

BACA JUGA  Ketua IWO PALI Menghormati Pengunduran Diri Engghi BM yang Merupakan Sekjen IWO.

Menutup pesannya, Firdaus mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan momentum HUT ke-13 ini sebagai titik balik. Sebuah refleksi untuk memperkuat komitmen bahwa masa depan PALI ditentukan oleh keberanian untuk berubah hari ini.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-13 Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir. Mari kita jaga kekompakan, terus bergerak, dan pastikan setiap langkah kita benar-benar berdampak bagi masa depan PALI,” pungkasnya.

Di usia remaja ini, PALI sedang diuji: apakah ia akan tumbuh menjadi daerah yang kompetitif, atau tergerus oleh kelambanan sendiri? Pilihan itu, menurut Firdaus, ada pada keselarasan antara niat yang kompak dan gerak yang berdampak.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Kepala Damkar PALI Dijadwalkan Hadir Langsung di Pembukaan NFSC 2026 Palembang
Lepas Tim Uji Skill ke Tingkat Nasional, Rizal Pahlefi Berharap Damkar PALI Harumkan Nama Daerah di Kancah Nasional
PALI Siap Unjuk Gigi di Kompetisi Pemadam Kebakaran Nasional 2026 di Palembang
Gebrakan Bupati Asgianto: RSUD Talang Ubi Menuju Tipe B, Layanan Cuci Darah Jadi Target Utama di 2027
Besok, DPRD PALI Panggil Dinas Pertanian, LIDIK Ancam Aksi Massa!
Jauh dari Kebisingan, RSUD Talang Ubi Kini Lebih Representatif dan Siap Naik Kelas ke Tipe B
Menggugat “Cetak Sawah di Atas Air Mata”: YKBHN Desak DPRD PALI Bongkar Skandal PCSR Tempirai!
Gebrakan Spektakuler Bupati Asgianto: RSUD Talang Ubi Menuju Mercusuar Kesehatan Sumsel, Siap Naik Kelas ke Tipe B!

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 22:36 WIB

Kepala Damkar PALI Dijadwalkan Hadir Langsung di Pembukaan NFSC 2026 Palembang

Minggu, 26 April 2026 - 22:07 WIB

Lepas Tim Uji Skill ke Tingkat Nasional, Rizal Pahlefi Berharap Damkar PALI Harumkan Nama Daerah di Kancah Nasional

Minggu, 26 April 2026 - 21:43 WIB

PALI Siap Unjuk Gigi di Kompetisi Pemadam Kebakaran Nasional 2026 di Palembang

Minggu, 26 April 2026 - 19:07 WIB

Gebrakan Bupati Asgianto: RSUD Talang Ubi Menuju Tipe B, Layanan Cuci Darah Jadi Target Utama di 2027

Minggu, 26 April 2026 - 18:58 WIB

Besok, DPRD PALI Panggil Dinas Pertanian, LIDIK Ancam Aksi Massa!

Berita Terbaru