Agresif & Inovatif! Pertamina EP Zona 4 Bor 90 Sumur, Sukses Amankan Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 22 April 2026 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEP Zona 4 meraih lima penghargaan dari SHU Pertamina berkat pencapaian positif pengeboran sumur migas sepanjang tahun 2025. (Foto: Dok/SKK Migas Sumsel)

PEP Zona 4 meraih lima penghargaan dari SHU Pertamina berkat pencapaian positif pengeboran sumur migas sepanjang tahun 2025. (Foto: Dok/SKK Migas Sumsel)

PRABUMULIH | tintamerah.co -, Di tengah tantangan lapangan migas yang semakin menua (mature field), Pertamina EP (PEP) Zona 4 justru tancap gas. Sepanjang tahun 2025, perusahaan plat merah ini menunjukkan taringnya dengan melakukan aksi pengeboran masif di lebih dari 90 titik. Hasilnya luar biasa: produksi minyak melonjak dan sederet penghargaan bergengsi berhasil disabet.

Berdasarkan data terbaru, PEP Zona 4 menutup tahun 2025 dengan catatan produksi minyak sebesar 27.642 BOPD (barel minyak per hari) dan gas sebesar 530,9 MMSCFD. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti nyata keberhasilan strategi “melawan” penurunan produksi alami (natural decline).

Borong 5 Penghargaan di Sulawesi

Keberhasilan operasional ini mendapat pengakuan tinggi di tingkat nasional. Dalam ajang Quarterly Development & Production Coordination Meeting yang digelar Pertamina Subholding Upstream (SHU) di Banggai, Sulawesi Tengah (7-11 April 2026), PEP Zona 4 memborong lima penghargaan sekaligus.

BACA JUGA  Manager Relation Pertamina Zona Ajak Alumni Retreat LCLP 2025 Jadi Pejuang Migas

Penghargaan tersebut mencakup kategori usulan investasi paling berkelanjutan hingga inisiatif terobosan terbaik dalam performa pengeboran. Pencapaian ini melampaui torehan tahun sebelumnya, membuktikan konsistensi peningkatan performa perusahaan.

Strategi “Menjemput” Cadangan: Agresif dan Taktis

General Manager PEP Zona 4, Djujuwanto, menegaskan bahwa pihaknya tidak sekadar menunggu, melainkan aktif berburu cadangan baru melalui tiga pendekatan utama:

  1. Step Out: Mengebor struktur geologi yang sama untuk menemukan cadangan baru di area yang belum terjamah.
  2. Near Field: Eksplorasi target di dekat infrastruktur produksi yang sudah eksis.
  3. Interfield Drilling: Mengebor di antara sumur-sumur yang sudah berproduksi dalam satu lapangan.

“Kami terus berinovasi untuk menekan natural decline. Bahkan, kami berhasil mencatatkan peningkatan angka produksi. Ini adalah fondasi utama kami untuk menjaga baseline produksi nasional,” ujar Djujuwanto dalam keterangan pers yang diterima tintamerah.co, Rabu (22/4/2026).

BACA JUGA  Kepala Dinas Kominfo Kunjungi Posko Nataru IWO-Indonesia Kota Prabumulih

Sebaran Titik Pengeboran 2025

Kategori PengembanganJumlah SumurLokasi Struktur
Step Out / Interfield8 SumurAbab, Benuang, Mangunjaya, Niru
New Area Development9 SumurLavatera, Lembak Kemang Tapus,

Prabumenang, Talang Jimar

Interfield (Existing)82 SumurTersebar di area produksi aktif

 

Komitmen Keamanan dan Keberlanjutan

Meski bergerak agresif, PEP Zona 4 memastikan seluruh aktivitas pengeboran berjalan tanpa kompromi terhadap aspek keamanan. Prinsip keselamatan kerja, perlindungan masyarakat, serta kelestarian lingkungan tetap menjadi harga mati di tengah ambisi mengejar target produksi.

Prestasi ini kian memperkokoh posisi PHR Regional Sumatra Zona 4 sebagai pilar penting energi nasional. Mengelola tujuh wilayah kerja yang tersebar di Sumatera Selatan, PEP Zona 4 membuktikan bahwa inovasi dan kerja keras mampu mengubah tantangan lahan tua menjadi sumber energi yang tetap produktif.

“Keberhasilan ini adalah modal kuat kami menuju target 2026. Kami tidak akan berhenti melakukan terobosan demi ketahanan energi negeri.” – Djujuwanto, GM PEP Zona 4.

 

Laporan: SKK Migas Sumsel | Editor: Efran

Berita Terkait

APM ‘Kepung’ PHR Zona 4: Bongkar Aroma Busuk Rekrutmen PDSI-PDC, Siap “Meledak” di DPRD 29 April!
Sempat Bungkam Soal Isu Biaya Jargas Rp 4,5 Juta, Dirut Petro Prabu Akhirnya Buka Suara dan Siap Blak-blakan Senin Besok!
Lawan Penurunan Reservoir, PEP Zona 4 Sukses ‘Hidupkan Kembali’ Sumur LBK-29: Produksi Melejit ke 552 BOPD!
Ocktaf Riadi Buka Suara Soal Retreat Pertamina LCLP 2025 di Yonzipur Prabumulih Dinilai untuk Membungkam Kebebasan Ekspresi
Deretan Pelatih Pembentukan Karakter Pertamina LCLP 2025 Zona 4
Manager Relation Pertamina Zona Ajak Alumni Retreat LCLP 2025 Jadi Pejuang Migas
Gubernur HD, Bupati dan Walikota Dijadwalkan akan Hadiri Penutupan Pertamina LCLP 2025 Zona 4
PPSDM Migas Cepu dan BNSP Uji Peserta Retreat Pertamina LCLP, Manager Relation: Itu Sertifikasi Level Tertinggi

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 09:19 WIB

Agresif & Inovatif! Pertamina EP Zona 4 Bor 90 Sumur, Sukses Amankan Ketahanan Energi Nasional

Selasa, 21 April 2026 - 20:26 WIB

APM ‘Kepung’ PHR Zona 4: Bongkar Aroma Busuk Rekrutmen PDSI-PDC, Siap “Meledak” di DPRD 29 April!

Minggu, 5 April 2026 - 08:43 WIB

Sempat Bungkam Soal Isu Biaya Jargas Rp 4,5 Juta, Dirut Petro Prabu Akhirnya Buka Suara dan Siap Blak-blakan Senin Besok!

Jumat, 3 April 2026 - 14:25 WIB

Lawan Penurunan Reservoir, PEP Zona 4 Sukses ‘Hidupkan Kembali’ Sumur LBK-29: Produksi Melejit ke 552 BOPD!

Minggu, 22 Juni 2025 - 15:02 WIB

Ocktaf Riadi Buka Suara Soal Retreat Pertamina LCLP 2025 di Yonzipur Prabumulih Dinilai untuk Membungkam Kebebasan Ekspresi

Berita Terbaru