PALI | tintamerah.co -, Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni harus menjadi pemantik kesadaran kolektif bangsa, terutama bagi generasi muda. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Firdaus Hasbullah, S.H., M.H., melayangkan ajakan tegas dan menggugah kepada generasi milenial dan Gen Z untuk tidak sekadar menghafal Pancasila, melainkan merawat dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhurnya dalam kehidupan sehari-hari.
Politis Partai Demokrat ini menegaskan bahwa tantangan ideologi di era digital jauh lebih kompleks. Tanpa fondasi yang kokoh, generasi muda rentan tergerus oleh arus globalisasi dan polarisasi yang mengancam persatuan.
“Pancasila bukan dokumen mati yang hanya dibaca saat upacara. Pancasila adalah bintang penuntun yang hidup! Saya mengajak seluruh generasi muda, khususnya di Kabupaten PALI, untuk menjadi garda terdepan dalam merawat nilai-nilai kebangsaan ini,” ujar Firdaus Hasbullah dengan nada lugas dan penuh ketegasan, Senin (1/6/2026).
Menurut pria yang akrab disapa FH ini, mengamalkan Pancasila di era sekarang berarti berani menolak hoaks, menjaga toleransi, dan bergotong royong menciptakan keadilan sosial di lingkungan masing-masing. Generasi muda harus mampu menerjemahkan lima sila tersebut menjadi aksi nyata demi terwujudnya kesejahteraan bersama.
“Mari kita bumikan Pancasila. Amalkan nilainya demi terciptanya persatuan yang solid, keadilan yang merata, dan kesejahteraan yang bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Masa depan bangsa ini ada di tangan pemuda yang berkarakter Pancasila,” pungkasnya optimis.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















