Wabup PALI Iwan Tuaji: Pancasila Jangan Cuma Jadi Hiasan Dinding Kantor dan Buku Sejarah!

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, selaku Inspektur Upacara saat memberikan penghormatan dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati PALI, Rabu (3/6/2026). Dalam pidatonya, Wabup menegaskan agar nilai-nilai Pancasila diimplementasikan secara nyata sebagai living ideology, bukan sekadar menjadi pajangan teks sejarah atau hiasan dinding kantor semata. (Foto: Dok/Kesbangpol PALI)

Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, selaku Inspektur Upacara saat memberikan penghormatan dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati PALI, Rabu (3/6/2026). Dalam pidatonya, Wabup menegaskan agar nilai-nilai Pancasila diimplementasikan secara nyata sebagai living ideology, bukan sekadar menjadi pajangan teks sejarah atau hiasan dinding kantor semata. (Foto: Dok/Kesbangpol PALI)

PALI, tintamerah.co – Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Iwan Tuaji, menyampaikan pesan menohok dan sarat refleksi mendalam saat bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kabupaten PALI, Sumatera Selatan. Upacara khidmat tersebut digelar langsung di halaman Kantor Bupati PALI pada Rabu (3/6/2026).

Dalam pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi, yang dibacakannya dengan lantang dan tegas, Iwan Tuaji mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN), elemen pemuda, dan masyarakat bahwa Pancasila bukan sekadar komoditas seremoni tahunan semata.

“Pancasila adalah living ideology, ideologi yang hidup. Saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda di Bumi Serepat Serasan sebagai penjaga masa depan, untuk membumikan nilai-nilainya. Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks bisu di buku sejarah,” tegas Iwan Tuaji di hadapan ratusan peserta upacara.

BACA JUGA  Pesan Ubaidillah dari Retreat Malang: Pengawasan Anggaran PALI Harus Bebas Bocor!

Sentilan Keras untuk Pengambil Kebijakan

Tidak hanya menyasar generasi muda, pidato tersebut juga menjadi alarm keras bagi para pejabat publik dan kepala daerah. Iwan Tuaji menekankan pentingnya akuntabilitas moral dalam melahirkan setiap regulasi dan kebijakan di daerah.

“Kepada para Menteri dan Kepala Daerah, saya titipkan Pancasila di tangan kalian. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” lanjutnya dengan nada bergetar penuh penekanan.

Ia menambahkan bahwa di tengah turbulensi global, disrupsi teknologi, hingga dinamika geopolitik, Pancasila harus diposisikan sebagai “jangkar moral” dan “bintang penuntun” (bintang penuntun) agar arah pembangunan bangsa tidak kehilangan kompas moralnya.

BACA JUGA  Oknum Panitia Pelantikan Anggota BPD Desa di Kecamatan Tanah Abang, Disebut Minta Setoran 2,5 Juta

Kelanjutan Komitmen “Membumikan Pancasila” di PALI

Ketegasan Wabup Iwan Tuaji ini sejalan dan memperkuat laporan tintamerah.co sebelumnya terkait komitmen serupa yang digelorakan oleh Kaban Kesbangpol PALI. Jika sebelumnya Kesbangpol PALI secara spesifik mengajak ASN dan organisasi kepemudaan untuk bertransformasi menjadi “Agen Perdamaian” demi menjaga stabilitas daerah, momentum Hari Lahir Pancasila kali ini menjadi penegasan politik dan eksekutif tertinggi bahwa seruan tersebut adalah harga mati yang wajib dieksekusi di lapangan.

Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan fondasi perdamaian dunia harus dibuktikan lewat tindakan nyata di Bumi Serepat Serasan—menolak intoleransi, menangkal radikalisme, serta menutup rapat celah konflik sosial demi terciptanya harmonisasi kebangsaan.

Upacara yang berlangsung tertib dan penuh nasionalisme ini ditutup dengan pekikan bersama: “Selamat Hari Lahir Pancasila! Jayalah Indonesiaku! Merdeka!” yang menggema di area Kantor Bupati PALI.

BACA JUGA  HUT IWO PALI Ke 3 Tahun, Kaban BPKAD Mendapatkan Piagam Penghargaan Sahabat Pers

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru