Fokus pada Kesiapsiagaan: Damkar PALI Hentikan Operasional Flying Fox demi Tanggulangi Kebakaran Pemukiman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Damkar PALI, Rizal Pahlevi, AP., M.Si., memberikan arahan strategis kepada personel dalam persiapan penghentian sementara wahana Flying Fox di Gelora November, Senin (10/8/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh armada dan tim rescue berada dalam posisi siaga penuh guna menanggulangi ancaman kebakaran pemukiman. (Foto: Dok/Istimewah)

Kepala Damkar PALI, Rizal Pahlevi, AP., M.Si., memberikan arahan strategis kepada personel dalam persiapan penghentian sementara wahana Flying Fox di Gelora November, Senin (10/8/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh armada dan tim rescue berada dalam posisi siaga penuh guna menanggulangi ancaman kebakaran pemukiman. (Foto: Dok/Istimewah)

PALI, tintamerah.co – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan mengambil langkah krusial di tengah memuncaknya ancaman musim kemarau. Wahana Flying Fox yang kerap menjadi pusat aktivitas masyarakat pada agenda Sunday Morning di Gelora November, kini resmi dihentikan operasionalnya untuk waktu yang belum ditentukan.

Kebijakan ini diambil sebagai respons cepat atas meningkatnya intensitas kejadian kebakaran pemukiman yang mulai menghantui wilayah PALI belakangan ini. Pihak Damkar memilih untuk memprioritaskan keselamatan warga di atas aktivitas rekreasi demi memastikan kesiapan penuh seluruh personel dan armada dalam menghadapi situasi darurat.

Prioritas Mutlak: Menyelamatkan Pemukiman dari Bara Api

BACA JUGA  OPINI: Akhir Era "Telepon Sakti" dan Gertakan Pidana di Bumi Serepat Serasan

Kepala Damkar PALI, Rizal Pahlevi, AP., M.Si., saat memberikan keterangan kepada tintamerah.co pada Senin (10/8/2026), menegaskan bahwa keputusan ini murni didasari oleh kebutuhan mendesak untuk menjaga keamanan wilayah.

“Kami memutuskan untuk menghentikan sementara operasional wahana Flying Fox di Gelora November. Keputusan ini diambil sebagai wujud tanggung jawab dan komitmen kami dalam memfokuskan seluruh kekuatan personel serta peralatan pada penanganan kebakaran pemukiman yang frekuensinya meningkat signifikan selama musim kemarau saat ini,” ujar Rizal Pahlevi.

Rizal menambahkan bahwa setiap detik sangat berharga dalam operasi pemadaman. “Kami memohon pengertian masyarakat. Kehadiran tim rescue di lapangan adalah kunci untuk merespons setiap laporan bencana dengan cepat. Mengingat ancaman bahaya api sudah berada pada level yang menuntut kesiapsiagaan penuh, kami harus memastikan tidak ada sumber daya yang terpecah,” tegasnya.

BACA JUGA  Penghujung 2021, Bupati PALI Sentil Kepala OPD yang Rangkul Keluarga Besar Jadi Pemborong

Sinergi dengan Status Siaga Penuh

Langkah tegas ini menjadi bentuk nyata dari upaya Damkar PALI dalam merespons kondisi wilayah yang sedang dikepung bara kemarau. Sebelumnya, dalam laporan tintamerah.co mengenai situasi terkini, Damkar PALI telah menetapkan status siaga penuh dalam menghadapi cuaca ekstrem.

Pihak Damkar secara konsisten mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak sekadar menjadi penonton bencana. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing, mengawasi potensi titik api, serta segera melapor jika menemukan indikasi bahaya. Penghentian wahana Flying Fox ini merupakan bagian dari strategi besar instansi tersebut untuk memastikan bahwa seluruh tim rescue selalu dalam kondisi siap tempur, kapan pun dan di mana pun ancaman kebakaran muncul di pemukiman.

BACA JUGA  Efran Kutuk Pembunuhan Wartawan di Bangka Belitung

Dengan langkah ini, Dinas Damkar PALI membuktikan bahwa keselamatan nyawa dan aset warga adalah prioritas tertinggi yang melampaui segala bentuk aktivitas lainnya. Masyarakat diharapkan dapat memahami kondisi ini demi terciptanya keamanan bersama di tengah tantangan musim kemarau yang sedang dihadapi.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Polemik Pergub 40/2017 di PALI: PT BGP Indonesia Tegaskan Komitmen Patuhi Aturan Berlaku dan Siap Ikuti Regulasi Baru
DPRD PALI Pasang Badan! Firdaus Hasbullah Ungkap Alasan Ngotot Desak Cabut Pergub 40/2017 Usai Dikuliti Pakar Hukum
Dinilai Tak Berdasar Hukum, DPRD PALI Inisiasi Pencabutan Total Pergub 40/2017
Sigit Kamseno: HUKe-28, DPD PAN PALI Siapkan Rangkaian Aksi Sosial dan Rakyat untuk Perkuat Basis Masyarakat
Kader PAN PALI Wajib Turun Ke Lapangan: H. Ubaidillah Instruksikan Bakti Sosial Sambut HUT RI Ke-81 Dan HUT PAN Ke-28
PALI Dikepung Bara Kemarau: Damkar Siaga Penuh, Warga Diminta Jangan Jadi Penonton Bencana
Skandal “Jual Beli” Izin Pabrik Sawit Di PALI Terbongkar, Darmadi Suhaimi: PT Aburahmi Adalah Korban, Saya Akan Buka Siapa Aktornya!
Anggota DPRD PALI Darmadi Suhaimi Sebut Pabrik Sawit PT Aburahmi Tanpa Izin Adalah “Korban”

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Polemik Pergub 40/2017 di PALI: PT BGP Indonesia Tegaskan Komitmen Patuhi Aturan Berlaku dan Siap Ikuti Regulasi Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:01 WIB

DPRD PALI Pasang Badan! Firdaus Hasbullah Ungkap Alasan Ngotot Desak Cabut Pergub 40/2017 Usai Dikuliti Pakar Hukum

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Dinilai Tak Berdasar Hukum, DPRD PALI Inisiasi Pencabutan Total Pergub 40/2017

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Sigit Kamseno: HUKe-28, DPD PAN PALI Siapkan Rangkaian Aksi Sosial dan Rakyat untuk Perkuat Basis Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kader PAN PALI Wajib Turun Ke Lapangan: H. Ubaidillah Instruksikan Bakti Sosial Sambut HUT RI Ke-81 Dan HUT PAN Ke-28

Berita Terbaru