Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Front Perlawanan Rakyat (FPR) PALI, Edo Saputra, saat menyampaikan orasi tegas di hadapan aparat Polres PALI beberapa waktu yang lalu. Soal tuntutan warga Dusun IV/Talang Gas Desa Suka Maju, ia mendesak evaluasi total dan pertanggungjawaban PT Pertamina EP Pendopo Field dan PT TMMJ atas keringnya Sungai Penukal. (Foto: Dok/tintamerah.co)

Koordinator Front Perlawanan Rakyat (FPR) PALI, Edo Saputra, saat menyampaikan orasi tegas di hadapan aparat Polres PALI beberapa waktu yang lalu. Soal tuntutan warga Dusun IV/Talang Gas Desa Suka Maju, ia mendesak evaluasi total dan pertanggungjawaban PT Pertamina EP Pendopo Field dan PT TMMJ atas keringnya Sungai Penukal. (Foto: Dok/tintamerah.co)

PALI | tintamerah.co -, Kemarahan warga Talang Gas, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, kini telah mencapai titik didih. Mengering totalnya aliran Sungai Penukal bukan sekadar bencana alam musiman, melainkan buah pahit dari kelalaian brutal industri hulu migas yang diduga kuat mengisap dan merampas urat nadi kehidupan rakyat tanpa ampun.

Koordinator Front Perlawanan Rakyat (FPR) PALI, Edo Saputra, dengan nada tajam, tegas, keras, dan pedas melontarkan ultimatum telak kepada pihak perusahaan. Tanpa tedeng aling-aling, Edo menelanjangi narasi kosong korporasi dan mendesak pertanggungjawaban mutlak atas matinya sumber air yang selama ini menghidupi warga.

Investigasi Lapangan atau Hadapi Perlawanan Rakyat

Dalam pernyataannya yang membakar semangat perlawanan, Edo menegaskan bahwa publik tidak butuh bualan dan janji manis korporasi di atas meja dingin. Warga butuh pembuktian nyata dan transparansi data ilmiah, bukan sekadar alibi sepihak untuk meredam kemarahan massa.

BACA JUGA  Polsek Tanah Abang Laksanakan Giat KRYD Dalam Pencegahan Ganguan Kamtibmas

“Publik membutuhkan data, bukan sekadar narasi. Kalau memang tidak ada hubungan antara aktivitas perusahaan dengan mengeringnya sungai, buktikan secara ilmiah! Begitu juga sebaliknya, kalau ditemukan adanya dampak, harus ada langkah pemulihan dan pertanggungjawaban!” seru Edo dalam keterangan pers yang diterima tintamerah.co, Minggu (20/9/2026).

Ketegasan sikap ini juga diperkuat oleh desakan aksi sebelumnya yang menyoroti betapa arogan dan abainya pihak korporasi terhadap keselamatan lingkungan warga. Ketika Company Man Rig TMMJ-05 akhirnya terpaksa turun menemui warga yang meradang akibat aksi sedot air tanpa ampun, ketegangan kian memuncak. Warga Talang Gas bersama FPR PALI tidak akan tinggal diam dan siap menggelar aksi akbar besar-besaran jika tuntutan lingkungan dan hak hidup mereka terus diabaikan begitu saja.

Mitigasi Bencana Nol, Investasi Rampas Ruang Hidup

BACA JUGA  Diduga Proyek tak Bertuan di Puskesmas Air Ritam

FPR PALI menilai label investasi dan proyek energi nasional sering kali dijadikan perisai kebal hukum untuk melegalkan pengrusakan ekologis. Ketika mitigasi bencana diabaikan dan tata air hulu migas berantakan, yang menjadi korban pertama adalah rakyat kecil yang kehilangan sumber air bersih untuk bertahan hidup.

Edo mendesak Pemerintah Kabupaten PALI, Dinas Lingkungan Hidup, serta aparat penegak hukum untuk tidak tutup mata dan pasang badan melindungi korporasi nakal. Pemeriksaan teknis menyeluruh—mulai dari debit air, sistem drainase, hingga perusakan ekosistem—harus segera dituntaskan secara independen dan terbuka untuk umum.

“Energi memang penting bagi negara, tetapi pembangunan tidak boleh membuat masyarakat kehilangan sumber kehidupan. Investasi harus menghasilkan nilai ekonomi tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan. Jangan tunggu persoalan ini membesar menjadi konflik sosial baru di akar rumput!” tegas Edo memperingatkan.

BACA JUGA  Gladi Bersih Renungan Suci HUT RI ke-81: Kepala Dinsos PALI Pastikan Seluruh Rangkaian Upacara di TMP Pendopo Berjalan Khidmat dan Sempurna

Tuntutan Tanpa Kompromi: Sanksi atau Pemulihan Total

FPR PALI mendesak agar pemerintah dan instansi berwenang segera mengambil tindakan tegas tanpa ada ruang kompromi bagi pelanggar lingkungan:

  • Segera turun tangan melakukan investigasi lapangan menyeluruh terhadap lumpuhnya aliran Sungai Penukal.
  • Lakukan kajian ilmiah dan uji kualitas lingkungan independen untuk mengungkap akar masalah tanpa rekayasa.
  • Evaluasi total operasional PT TMMJ yang terindikasi merusak tatanan air dan ekosistem warga Talang Gas.
  • Tegakkan hukum setimpal jika terbukti ada pelanggaran aturan lingkungan hidup.
  • Wajibkan perusahaan memulihkan ekosistem sungai dan mengganti kerugian sosial masyarakat secara transparan.

“Kalau perusahaan bekerja sesuai aturan, tentu tidak perlu takut dengan pengawasan masyarakat. Prinsipnya sederhana: lingkungan harus dijaga, rakyat harus dilindungi, dan korporasi tidak boleh kebal hukum!” pungkas Edo menutup ultimatum kerasnya.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru