Warga Tempirai Keluhkan Sulit Mendapatkan KUR di BSB Cabang Pendopo

Selasa, 11 Januari 2022 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALI |Tintamerah.co.id -, Ketua Kelompok Tani Tunas Harapan Desa Tempiral Timur kecamatan Penukal Utara, Ihsan Suharto keluhkan  sulitnya  untuk mendapatkan kredit usaha rakyat (KUR) masyarakat petani  di Bank Sumselbabel (BSB) Cabang Pendopo.
Hal tersebut dilontarkan Suharto kepada Tintamerah.co.id, Selasa (11/01/22).

Menurutnya, pihaknya telah berulang kali mengajukan usulan  ke BSB  Cabang Pembantu Tanah Abang, tetapi sampai anggaran tahun 2022 ini belum di realisasikan sehingga petani yang ingin manfaatkan KUR.
“Kami sangat kecewa karena para petani kesulitan membeli bibit, pupuk dan juga biaya lainnya,” katanya di kantor Dinas pertanian PALI .

Tak hanya itu, kejengkelannya bertambah saat syarat yang sulit dari BSB yang meminta agunan sertifikat kepada calon nasabah.
“Proses seleksi ketat akibatnya anggota saya semua tidak di setujui pinjaman,” jelasnya.

Dia mengatakan keputusan BSB yang berlakukan para nasabah KUR tidak selaras dengan program Gubernur Sumatera Selatan Sumsel Mandiri Pangan (SMP) yang memprioritas usaha pertanian.

Kemudian menurut dia, sikap BSB tersebut mengangkangi instruksi presiden.

BACA JUGA  HUT ke-44 Bukit Asam (PTBA): Menata Ulang, Menyulut Perubahan

Dilansir dari CNN Indonesia, Senin (05/04/21), Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan agar plafon kredit usaha rakyat (KUR) tanpa jaminan naik menjadi Rp100 juta dari sebelumnya yang sebesar Rp50 juta. Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas (ratas) di Kompleks Istana Kepresidenan.

“Arahan Pak Presiden (Jokowi) KUR tanpa jaminan yang selama ini angkanya di bawah Rp50 juta untuk ditingkatkan plafonnya menjadi Rp100 juta, yang tanpa jaminan dari Rp50 juta naik jadi Rp100 juta,” ungkap Airlangga, Senin (5/4).

Sementara itu, Kepala BSB Cabang Pendopo Darmiansyah, SH saat dihubungi Tintamerah.co.id belum memberikan tanggapannya.

Laporan    : ej@

Edotor       : Andre

Berita Terkait

Gerak Cepat Kawal Hak Rakyat, Bupati Asgianto Perintahkan Bagian Hukum dan Ekonomi Bergerak Taktis: “Kita Tidak Menghalangi Investasi, Tapi Jangan Sampai Masyarakat Dirugikan!”
“Benar-benar Tidak Imbang, Kasihan Masyarakat!”: Bupati Asgianto Tegas Sambut Pencabutan Pergub 40/2017 Demi Keadilan Warga PALI
Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:22 WIB

Gerak Cepat Kawal Hak Rakyat, Bupati Asgianto Perintahkan Bagian Hukum dan Ekonomi Bergerak Taktis: “Kita Tidak Menghalangi Investasi, Tapi Jangan Sampai Masyarakat Dirugikan!”

Rabu, 23 September 2026 - 15:56 WIB

“Benar-benar Tidak Imbang, Kasihan Masyarakat!”: Bupati Asgianto Tegas Sambut Pencabutan Pergub 40/2017 Demi Keadilan Warga PALI

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Berita Terbaru