Pilunya Seorang Bocah Penderita Lumpuh Layu, Selama 8 Tahun Terbaring

Sabtu, 26 Maret 2022 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabumulih | Tintamerah.co.id – Bocah laki-laki berusia 8 tahun, bernama Raffel Aditia Pramana itu menderita lumpuh layu sejak usia 1 bulan setelah dilahirkan. Ia merupakan anak kedua dari pasangan Suryadi (36) dan Hendah Surastiani (33).warga. JL. baru Kemang Sari RT.028 RW.012 Kelurahan .Mangga Besar .kota Prabumulih.

Kondisi Raffel Aditia Pramana sangat memprihatinkan. Di saat anak-anak normal seusianya sudah mulai bisa berjalan dan bermain, Raffel hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur. Ayahnya, Suryadi bercerita, Raffel sebenarnya lahir dalam kondisi normal. Namun saat usianya sebulan, Ia mengalami demam tinggi hingga kejang-kejang sebelum akhirnya lumpuh, Sabtu (26/03/2022).

“Anakku lahir normal, namun sebulan melahirkan mengalami demam tinggi sampai kejang-kejang. Lalu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah prabumulih. Di sana harus menjalani perawatan selama satu bulan,” kata Suryadi pada awak media.

BACA JUGA  Kadin PUTR Temukan Pengerasan Jalan AMS Hanya 3 CM

Namun, karena keterbatasan ekonomi, Suryadi tak mampu melanjutkan pengobatan sang anak. Akhirnya, kondisi Raffel ini meminta perhatian Pemerintah kota prabumulih.agar kiranya ada yang dapat mengulurkan sedikit rejekinya untuk adik kita Raffel agar bisa dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Orang tua Raffel berharap bantuan dari donasi yang kiranya dapat membatu Raffel agar dapat bermain seperti anak anak umumyna.kami sekeluarga sangat berharap bantuan khususnya dari pemerintah kota Prabumulih dan donasi lainya.

Nomor Rekening 0641945625 Bank BNI atas nama Hendah Surastiani orang tua Raffel.

(Umar)

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru